Mengenal Kanker Ovarium Stadium 1 Seperti yang Dialami Artis Feby Febiola

(0)
23 Jul 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Artis Febby Febiola divonis mengidap kanker ovarium stadium 1Feby Febiola menyarankan kepada para penggemar untuk rajin check up ke dokter (Sumber gambar: Instagram Febby Febiola)
Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari artis Feby Febiola. Melalui akun instagram pribadinya, ia mengaku divonis menderita kanker ovarium stadium 1C. Hal ini sontak saja membuat para warganet merasa prihatin.Kanker ovarium adalah kanker yang menyerang indung telur. Setiap wanita memiliki dua indung telur yang terletak di sisi rahim. Terdapat tahapan-tahapan dalam stadium kanker ovarium yang penting untuk wanita ketahui.

Kanker ovarium stadium 1

Kanker ovarium stadium 1 merupakan tahap yang paling awal. Orang yang divonis dengan kanker stadium ini memiliki harapan hidup yang tinggi, yaitu sekitar 90%. Tidak ada penyebaran atau metastasis ke organ lain. Umumnya, kanker stadium 1 dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:

1. Tahap 1A

Kanker hanya berada dalam satu ovarium atau satu tuba fallopi. Tak ada kanker pada permukaan luarnya.

2. Tahap 1B

Kanker berada dalam kedua ovarium atau tuba fallopi, namun tidak terdapat pada permukaan luarnya. 

3. Tahap 1C

Kanker berada pada satu atau kedua ovarium atau tuba fallopi. Di samping itu, terdapat salah satu hal berikut:
  • Jaringan di sekitar tumor pecah selama atau sebelum operasi sehingga mengakibatkan sel-sel kanker menyebar ke perut atau area panggul.
  • Kanker ditemukan pada permukaan luar setidaknya salah satu ovarium atau tuba fallopi.
  • Sel kanker ditemukan dalam cairan yang keluar dari perut.

Perkembangan stadium kanker ovarium 

Stadium kanker ovarium dapat terus bertambah untuk menunjukkan penyebarannya. Berikut tahapan selanjutnya dalam stadium kanker ovarium:

Stadium 2

Kanker ovarium stadium 2 telah menyebar ke organ lain di dalam panggul. Harapan hidup untuk orang yang divonis dengan kanker ovarium stadium 2, yaitu sekitar 70%. Kanker stadium ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
  • Tahap 2A: Kanker telah menyebar atau menginvasi rahim, saluran tuba, atau ovarium. 
  • Tahap 2B: Kanker berada pada permukaan luar atau telah tumbuh pada organ panggul terdekat yang lain, seperti kandung kemih, kolon sigmoid, atau rektum.

Stadium 3

Kanker ovarium stadium 3 telah menyebar dengan cukup luas hingga ke lapisan perut atau kelenjar getah bening di perut. Orang yang divonis dengan kanker ovarium stadium 3 memiliki harapan hidup sekitar 50-30%. Adapun tahapan dalam kanker stadium ini, yaitu:
  • Tahap 3A1: Kanker berada pada satu atau kedua ovarium atau tuba fallopi, dan telah menyebar ke organ terdekat di panggul. Selain itu, juga telah menyebar ke kelenjar getah bening retroperitoneal.
  • Tahap 3A2: Kanker terdapat pada satu atau kedua ovarium atau tuba fallopi, dan telah menyebar pada organ di luar panggul, seperti lapisan perut namun tak kasat mata. Kanker juga mungkin menyebar ke kelenjar getah bening retroperitoneal.
  • Tahap 3B: Kanker berada pada satu atau kedua ovarium atau tuba fallopi, dan telah menyebar pada organ di luar panggul dengan ukuran yang cukup besar sekitar kurang dari 2 cm. Kanker juga mungkin menyebar ke kelenjar getah bening retroperitoneal.
  • Tahap 3C: Kanker berada pada satu atau kedua ovarium atau tuba fallopi, dan menyebar pada organ di luar panggul dengan ukuran lebih besar dari 2 cm. Endapan kanker ini bisa terdapat pada luar hati atau limpa. 

Stadium 4

Kanker ovarium stadium 4 telah menyebar ke area atau organ tubuh yang lebih jauh dari tempat asalnya. Harapan hidup penderita kanker ovarium ini, yaitu sekitar 17%. Berikut tahapan kanker ovarium stadium 4:
  • Tahap 4A: Sel-sel kanker ditemukan dalam cairan di sekitar paru-paru.
  • Tahap 4B: Kanker telah menyebar ke bagian dalam limpa atau hati, kelenjar getah bening yang lebih jauh, dan organ jauh lainnya seperti paru-paru, kulit, tulang, atau otak.

Gejala kanker ovarium

Kanker ovarium bisa menimbulkan beberapa gejala. Akan tetapi, wanita cenderung merasakannya saat penyakit telah menyebar. Meski begitu, sebagian wanita juga mengalaminya pada tahap awal. Adapun gejala kanker ovarium yang dapat terjadi, di antaranya:
  • Perut kembung atau bengkak
  • Cepat merasa kenyang ketika makan
  • Penurunan berat badan 
  • Area panggul terasa tidak nyaman
  • Kebiasaan buang air besar berubah, misalnya menjadi sering sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan
  • Sakit punggung
  • Menstruasi tidak teratur
  • Nyeri saat berhubungan intim
Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter guna memastikan kondisi Anda. Deteksi dini sangatlah penting karena dapat meningkatkan kemungkinan untuk sembuh. Feby Febiola menyarankan kepada para penggemar untuk rajin check up ke dokter. Pemeriksaan untuk mendeteksi adanya kanker adalah dengan melakukan USG transvaginal dan pemeriksaan penanda tumor CA-125. 

Pengobatan kanker ovarium stadium 1

Adapun pilihan pengobatan untuk kanker ovarium stadium 1, yaitu:
  • Operasi

Perawatan utama untuk kanker ovarium stadium 1, yaitu operasi pengangkatan tumor. Dokter juga mungkin menyarankan Anda untuk menghilangkan tuba fallopi atau kelenjar getah bening di sekitarnya. Terkadang, histerektomi atau pengangkatan rahim pun dilakukan untuk menghindari penyebaran.
  • Kemoterapi atau radiasi

Selain itu, perawatan yang lain dapat dilakukan mencakup kemoterapi atau radiasi untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi adalah pemberian obat-obatan kimia kuat yang dapat membunuh sel kanker. Namun, prosedur ini dapat merusak sel-sel sehat dalam tubuh sehingga memberi efek samping. Sementara, terapi radiasi dilakukan dengan bantuan energi sinar-X untuk membunuh sekaligus menghentikan penyebaran sel kanker.
  • Terapi yang ditargetkan

Jika perawatan lain tak efektif atau kanker muncul kembali, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi yang ditargetkan. Metode ini dapat membunuh molekul tertentu yang terkait dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker. Selalu konsultasikan pada dokter mengenai pilihan pengobatan yang tepat untuk Anda. Semakin dini kanker ovarium terdeteksi, maka semakin tinggi harapan untuk kesembuhan.
penyakit wanitakanker ovariumkista ovarium
Cancer.org. https://www.cancer.org/cancer/ovarian-cancer/detection-diagnosis-staging/staging.html
Diakses pada 23 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/ovarian-cancer-stage-1
Diakses pada 23 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cancer/ovarian-cancer-outlook
Diakses pada 23 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cancer/ovarian-cancer-early-signs#treatment
Diakses pada 23 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cancer/symptoms-causes/syc-20375941
Diakses pada 23 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait