Mengenal Kandungan dan Manfaat Kesehatan Cayenne Pepper


Cayenne pepper adalah salah satu cabai terpedas di dunia. Cabai cayenne sudah banyak dipakai sebagai bumbu penyedap masakan maupun sebagai obat. Meski memiliki beragam khasiat, Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter bila ingin memanfaatkan cabai cayenne untuk tujuan medis.

0,0
07 Aug 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cayenne pepper adalah salah satu cabai terpedas di duniaCabai Cayenne bubuk biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan
Cayenne pepper adalah salah satu cabai pedas dari famili capsicum. Orang sering menggunakannya sebagai bumbu untuk masakan gurih. Cabai cayenne berkerabat dekat dengan cabai jalapeno dan paprika. Cayenne, jalapeno, dan paprika sendiri merupakan bumbu wajib dalam masakan Amerika Barat Daya, Meksiko, Cajun, dan Kreol. Biasanya cabai cayenne dikeringkan, digiling, kemudian dibuat bumbu bubuk. Masakan Korea, Sichuan, dan sebagian menu Asia lainnya juga sering menggunakan cabai cayenne versi bubuk.Selain menjadi bumbu masak, cabai cayenne juga digunakan sebagai obat selama ribuan tahun oleh masyarakat. Cabai ini mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk tubuh. 

Kandungan nutrisi cabai cayenne

Dalam satu sendok makan atau 5 gram cabai cayenne mengandung:
  • Kalori: 17
  • Lemak: 1 gram
  • Karbohidrat: 3 gram
  • Serat: 1,4 gram
  • Protein: 0,6 gram
  • Vitamin A: 44% dari RDI (Recommended Daily Intake atau rekomendasi asupan harian)
  • Vitamin E: 8% dari RDI
  • Vitamin C: 7% dari RDI
  • Vitamin B6: 6% dari RDi
  • Vitamin K: 5% dari RDI
  • Mangan: 5% dari RDI
  • Kalium: 3% dari RDI
  • Riboflavin: 3% dari RDI
Capsaicin adalah kandungan zat aktif dalam cabai cayenne yang memberi sensasi panas pada lidah. Semakin tinggi kandungan capsaicin pada cabai, semakin panas rasanya di lidah.

Manfaat cayenne pepper bagi kesehatan

Berikut ini beberapa manfaat cayenne pepper bagi kesehatan:

1. Mengandung antioksidan

Beberapa kandungan antioksidan yang dimiliki oleh cabai cayenne yaitu:
  • vitamin C, yang juga mendukung sistem kekebalan tubuh
  • vitamin E
  • beta-karoten
  • kolin
  • lutein
  • zeaxanthin
  • cryptoxanthin, salah satu sumber vitamin A yang memberi pigmen warna merah pada cabai atau disebut juga karotenoid
Antioksidan bermanfaat untuk menghilangkan radikal bebas, yaitu zat beracun yang dapat menyebabkan kerusakan jika terlalu banyak menumpuk. Radikal bebas jika dibiarkan akan berdampak pada berbagai masalah kesehatan, seperti kanker, jantung, dan Alzheimer.Tubuh sebenarnya menghasilkan beberapa jenis antioksidan, tapi bisa juga didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. 

2. Meringankan pilek

Capsaicin yang dikandung cayenne pepper dapat meredakan gejala pilek, seperti bersin, hidung tersumbat, postnasal drip, dan hidung tersumbat akibat alergi. Kandungan capsaicin ini memiliki efek mengecilkan pembuluh darah yang melebar di hidung dan tenggorokan.Dalam penelitian tahun 2015 disebutkan bahwa cayenne pepper ternyata mengandung sifat antibakteri. Dalam tes laboratorium peneliti menemukan capsaicin dapat melawan Streptococci, jenis bakteri yang bertanggung jawab  untuk radang tenggorokan dan penyakit lainnya. 

3. Mengurangi nyeri

Dalam satu ulasan yang diterbitkan tahun 2016 dengan tujuan melihat potensi capsaicin untuk mengurangi rasa sakit. Para penulis menyimpulkan bahwa zat ini dapat membantu mengurangi nyeri dengan mengurangi jumlah zat P, yaitu bahan kimia yang membawa pesan rasa sakit ke otak.Penelitian menggunakan krim atau salep yang mengandung 0,0125% capsaicin murni terbukti dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri akibat osteoarthritis. Namun beberapa peserta mengalami sensasi terbakar yang tidak menyenangkan sebagai efek sampingnya. Efek samping lain berupa gangguan pencernaan juga ditemukan pada beberapa orang. 

4. Dapat mengurangi rasa lapar

Menariknya, cabai cayenne dapat mengurangi rasa lapar dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini tidak sepenuhnya dapat dipahami, tetapi satu penelitian menunjukkan bahwa capsaicin mengurangi hormon ghrelin yang berkaitan dengan rasa lapar.Salah satu studi menunjukkan orang yang mengonsumsi capsaicin makan lebih sedikit sepanjang hari daripada mereka yang tidak mengonsumsinya. Peserta penelitian juga melaporkan merasa lebih kenyang dan makan kalori lebih sedikit.

5. Meringankan masalah kulit

Capsaicin memiliki sifat antibakteri yang membantu melindungi tubuh dari dari Streptococcus pyogenes atau Streptococcus group A. bakteri ini dapat menyebabkan infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti impetigo dan selulitis. Studi tahun 2016 juga menyimpulkan bahwa capsaicin dapat mengurangi gatal yang disebabkan oleh berbagai kondisi kulit, termasuk psoriasis, serta gatal akibat cuci darah atau dialisis, proses pemurnian darah pada orang dengan kerusakan ginjal. Meskipun manfaat cabai cayenne sangatlah baik, namun kandungan capsaicin dapat mengiritasi sistem pencernaan. Makanan pedas sangat tidak cocok dengan orang yang memiliki penyakit GERD (penyakit refluks gastroesofagus), dan IBS (sindrom iritasi usus besar). Untuk itu, sebelum mempertimbangkan untuk menggunakan capsaicin untuk tujuan medis, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat cabai cayenne, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatnutrisiantioksidan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/267248#risks
Diakses pada 26 Juli 2021.
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/8-benefits-of-cayenne-pepper#TOC_TITLE_HDR_11
Diakses pada 26 Juli 2021.
WebMD. https://www.webmd.com/diet/news/20110427/cayenne-pepper-may-burn-calories-curb-appetite#1
Diakses pada 26 Juli 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait