Mengenal Jicama, Buah Kaya Air dan Vitamin C


Dengan rasa perpaduan antara pear dan kelapa, sebenarnya jicama adalah buah yang umum disebut bengkuang. Di dalamnya terdapat vitamin C yang telah memenuhi 44% kebutuhan harian orang dewasa.

(0)
23 Dec 2020|Azelia Trifiana
Manfaat buah jicamaJicama kaya air dan vitamin C
Dengan rasa perpaduan antara pear dan kelapa, sebenarnya jicama adalah buah yang umum disebut bengkuang. Di dalamnya terdapat vitamin C yang telah memenuhi 44% kebutuhan harian orang dewasa.Kulit bengkuang berwarna kecokelatan dengan daging buah berwarna putih. Teksturnya kaya air namun padat, cenderung renyah saat digigit.

Kandungan nutrisi buah jicama

Sebagian besar kalori dari bengkuang bersumber dari karbohidratnya. Sisanya, hanya ada sedikit lemak dan protein. Dalam 130 gram bengkuang, terdapat nutrisi berupa:
  • Kalori: 49
  • Karbohidrat: 12 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 0,1 gram
  • Serat: 6,4 gram
  • Vitamin C: 44% AKG
  • Folat: 4% AKG
  • Zat besi: 4% AKG
  • Magnesium: 4% AKG
  • Potasium: 6% AKG
  • Mangan: 4% AKG
Selain kandungan nutrisi di atas, bengkuang juga mengandung sedikit vitamin E, vitamin B6, thaimine, riboflavin, kalsium, fosfor, zinc, dan juga copper.Mengingat kalori dari buah ini tidak terlalu tinggi, maka bisa menjadi pilihan bagi orang yang sedang ingin mengurangi berat badan. Kandungan serat dalam 130 gram bengkuang telah memenuhi 17% kebutuhan harian perempuan serta 23% untuk laki-laki.Untuk kadar vitamin C, jicama mengandung vitamin larut air yang bisa menjadi sumber antioksidan. Ini penting untuk banyak reaksi enzim lainnya.

Manfaat konsumsi jicama

Beberapa manfaat mengonsumsi jicama adalah:

1. Kaya antioksidan

Di dalam bengkuang terdapat beberapa jenis antioksidan yang dapat menjaga sel tubuh dari kerusakan. Mengonsumsi 130 gram bengkuang telah memenuhi separuh kebutuhan harian vitamin C. Tak hanya itu, di dalamnya juga mengandung vitamin E, selenium, dan betakaroten.Antioksidan ini bisa melindungi sel dengan mengimbangi zat radikal bebas. Jika tidak, stres oksidatif bisa terjadi. Ini adalah penyebab penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penurunan fungsi kognitif.

2. Potensi menyehatkan jantung

Kandungan nutrisi dalam jicama adalah pilihan tepat untuk menjaga kesehatan jantung. Ada banyak kandungan serat larut air yang bisa menurunkan kadar kolesterol sehingga cairan empedu tidak kembali terserap oleh usus.Ditambah lagi, jicama adalah buah yang mengandung potasium yang dapat membuat pembuluh darah rileks. Dengan demikian, tekanan darah pun bisa menurun. Dalam sebuah studi, terlihat bahwa potasium dapat menurunkan tekanan darah sekaligus melindungi dari penyakit jantung dan stroke.

3. Melancarkan pencernaan

Serat dalam buah jicama adalah sahabat baik untuk sistem pencernaan manusia. Ini membantu proses cerna lebih lancar. Dalam 130 gram bengkuang, terdapat 6,4 gram serat yang sesuai dengan kebutuhan orang dewasa.Serat dalam bengkuang disebut dengan inulin. Ini adalah jenis serat yang bisa meningkatkan frekuensi buang air besar hingga 31% pada orang yang mengalami konstipasi.

4. Memberi nutrisi bakteri baik

Masih berkat serat inulin bengkuang, ini adalah jenis prebiotik yang bermanfaat bagi bakteri baik dalam dalam pencernaan. Orang yang banyak mengonsumsi prebiotik akan menambah jumlah bakteri baik sekaligus mengurangi yang tidak bermanfaat.Menurut studi, bakteri baik dalam saluran pencernaan ini dapat berdampak positif pada berat badan, sistem kekebalan tubuh, bahkan mood seseorang. Tak hanya itu, risiko mengalami penyakit jantung, diabetes, obesitas, hingga ginjal pun berkurang.

5. Potensi turunkan risiko kanker

Jicama mengandung vitamin C, vitamin E, selenium, dan juga betakaroten. Serat di dalamnya juga dapat melindungi dari kanker usus. Dalam sebuah studi, orang yang mengonsumsi 27 gram serat tiap harinya berisiko 50% lebih rendah menderita kanker usus, dibandingkan dengan yang hanya mengonsumsi 11 gram serat.Serat prebiotik dalam jicama juga bisa meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek. Tak hanya itu, ini juga dapat meningkatkan respons imun seseorang.

6. Membantu menurunkan berat badan

Jika ada buah yang kaya nutrisi, bengkuang adalah salah satunya. Nutrisi di dalamnya membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, sekaligus menyeimbangkan kadar gula darah. Asupan serat membuat sistem cerna lebih pelan sehingga kadar gula tidak melonjak drastis.Ditambah lagi, serat prebiotik inulin dalam jicama juga bisa berpengaruh terhadap hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Jadi, mengonsumsi buah bengkuang bisa membuat seseorang tidak terlalu ingin makan atau menambah kalori yang tidak diperlukan.

Sangat mudah mengolah dan mengonsumsi bengkuang, mulai dari dimakan langsung hingga dimasukkan dalam salad. Sensasi mengunyah buah yang renyah ini juga menyenangkan.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar manfaat buah selain jicama, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/jicama-nutrition-benefits
Diakses pada 7 Desember 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3833247/
Diakses pada 7 Desember 2020
PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25208775/
Diakses pada 7 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait