Mengenal Jenis Obat Susah Tidur dan Efek Sampingnya

(0)
07 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat susah dapat berbentuk alami atau obat dari dokterObat susah tidur memiliki efek samping yang bisa berbahaya
Susah tidur bisa dialami oleh siapa saja. Kondisi ini juga sangat mengganggu sehingga Anda mungkin terpikir untuk mengonsumsi obat susah tidur, baik dari bahan alami maupun obat kimia yang dapat dibeli bebas hingga berdasarkan resep dokter.Susah tidur bukan hanya menggambarkan kondisi Anda yang susah terlelap di malam hari, namun juga ketika Anda kerap terbangun di tengah malam hingga mengganggu kualitas istirahat secara keseluruhan. Hal ini akan mengganggu kesehatan fisik dan mental, mulai dari sering sakit kepala hingga sulit konsentrasi.Meski sangat mengganggu, Anda harus mengidentifikasi penyebab susah tidur yang Anda alami. Beda penyebab, beda pula penanganannya.

Penyebab orang mengalami susah tidur

Banyak hal dapat menyebabkan seseorang mengalami susah tidur sehingga berusaha mencari jalan keluar lewat minum obat susah tidur. Menurut Harvard Health, terdapat empat kategori besar yang menjadi penyebab susah tidur ini, yaitu:

1. Gaya hidup

Salah satu penyebab susah tidur yang paling sering dialami oleh banyak orang ialah pola hidup yang tidak sehat, seperti:
  • Makan sebelum tidur

Berbaring setelah makan besar dapat memicu naiknya asam lambung sehingga Anda akan sulit tidur dan tetap terlelap sepanjang malam.
  • Konsumsi kafein dan alkohol

Kafein menyumbat produksi hormon adenosin di otak sehingga Anda sulit memejamkan mata, sedangkan alkohol membuat Anda sering buang air kecil sehingga kerap terbangun di tengah malam.
  • Terlalu banyak tidur siang

Beristirahat di siang apalagi sore hari akan membuat tubuh tidak merasa perlu segera kembali beristirahat di malam hari.Untuk mengatasi masalah ini, Anda tidak perlu mengonsumsi obat susah tidur. Cukup ubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur, maka kualitas istirahat Anda juga otomatis akan lebih baik.

2. Obat-obatan

Konsumsi beberapa jenis obat terbukti bisa membuat Anda susah tidur, misalnya obat antidepresan, beta blocker (hipertensi), obat meriang yang mengandung alkohol, hingga obat antiperadangan yang mengandung kortikosteroid.Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengganti jenis obat ini jika Anda mengalami susah tidur setelah meminumnya.

3. Faktor usia

Penelitian menyebut siklus tidur Anda mungkin berubah seiring pertambahan usia. Orang lanjut usia kerap mengeluhkan bangun lebih pagi dan tidak bisa tidur lagi.

4. Penyakit kronis

Kadang, sulit tidur disebabkan oleh adanya penyakit tertentu di dalam tubuh Anda, apalagi bila usia Anda memang sudah lanjut. Penyakit yang dimaksud, misalnya:
  • Cemas atau depresi
  • Pembesaran kelenjar prostat
  • Rasa nyeri yang kronis
  • Neuropati, seperti seringnya muncul kesemutan, kebas, atau sakit di telapak tangan dan kaki
  • Sleep apnea atau henti napas sejenak saat Anda tidur.
Dalam kondisi ini, Anda mungkin harus memeriksakan kondisi tersebut ke dokter dan mengonsumsi obat susah tidur. Dalam hal ini, mengikuti resep dokter sangat penting agar tidak terjadi ketergantungan obat maupun komplikasi kesehatan yang tidak diinginkan.

Adakah obat susah tidur yang aman dikonsumsi?

Suplemen hormon melatonin
Suplemen melatonin dapat membuat tidur lebih cepat
Obat susah tidur bisa berupa produk yang dijual bebas, ada pula yang hanya boleh diminum dengan resep dokter. Kedua jenis obat ini mengandung manfaat dan potensi efek sampingnya masing-masing, seperti:

1. Melatonin

Obat susah tidur ini berbentuk suplemen yang berisi hormon melatonin yang mengatur kualitas tidur Anda. Melatonin sendiri merupakan hormon alami yang diproduksi otak dan akan peningkatan kadarnya di dalam tubuh akan membuat Anda semakin rileks dan cepat mengantuk.Obat susah tidur ini relatif aman dikonsumsi dalam jangka pendek (maksimal 3 bulan). Namun, beberapa orang mengeluhkan efek samping suplemen melatonin berupa rasa cemas dan terbangun tengah malam.

2. Obat antihistamin

Obat ini sebetulnya digunakan untuk meredakan gejala alergi, namun kandungannya bisa membuat orang sangat mengantuk sehingga kerap diminum untuk memperbaiki kualitas tidur.Obat ini bisa dikonsumsi tanpa resep dokter, tapi pastikan Anda membeli obat antihistamin generasi pertama, yakni obat yang mengandung diphenhydramine, doxylamine, dan cyclizine.Dokter bisa merekomendasikan obat ini sebagai pengobatan jangka pendek. Semakin sering Anda minum obat antihistamin, semakin berkurang efeknya untuk membuat Anda lekas terlelap.

3. Obat golongan hipnotik

Ini adalah golongan obat susah tidur yang hanya boleh diminum berdasarkan resep dokter karena dikhawatirkan menimbulkan efek samping, salah satunya ketergantungan.Obat ini biasanya diberikan pada penderita insomnia (gangguan tidur berat) maupun orang yang mengalami susah tidur karena kondisi tertentu, misalnya restless legs syndrome (RLS).Obat hipnotis yang biasanya diresepkan oleh dokter adalah:
  • Zoldipem
  • Zaleplon
  • Eszopiclone
  • Ramelteon.
Dalam kasus yang lebih parah, dokter bisa saja meresepkan obat hipnotis-sedatif seperti benzodiazepine. Namun karena obat susah tidur ini memiliki risiko lebih tinggi menyebabkan kecanduan dan komplikasi kesehatan lainnya, penggunannya harus diawasi dengan sangat ketat oleh dokter.
tidurgangguan tidur
Healthline. https://www.healthline.com/health/sleeping-difficulty
Diakses pada 26 Juli 2020
Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/top-4-reasons-why-youre-not-sleeping-through-the-night
Diakses pada 26 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/women/natural-sleep-remedies
Diakses pada 26 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323775
Diakses pada 26 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait