logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kulit & Kecantikan

Mengenal Jenis Kanker Kulit dari yang Umum hingga Langka

open-summary

Jenis kanker yang paling umum dan sering terjadi ada tiga, yaitu karsinoma sel basal, kanker kulit sel skuamosa dan melanoma. Namun, ada juga beberapa jenis kanker kulit langka yang mungkin terjadi seperti sarkoma kaposi, keratosis aktinik, limfoma kulit, keratoacanthoma, dan dermatofibrosarcoma protuberans.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

20 Jun 2023

Jenis kanker kulit melanoma dan karsinoma bisa dibedakan dari gejala, lokasi tumbuhnya, dan persebarannya.

Jenis kanker kulit bisa dibedakan dari gejala, lokasi tumbuhnya, dan persebarannya.

Table of Content

  • Jenis kanker kulit

Banyak orang mengasosiasikan kanker kulit sama dengan melanoma. Padahal, melanoma hanyalah salah satu dari jenis kanker kulit. Selain melanoma, jenis kanker kulit yang lain salah satunya adalah karsinoma yang juga bisa dibagi lagi ke dalam dua jenis, yakni karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Perbedaan jenis kanker ini dapat dilihat dari letak, gejala, hingga perubahan yang terjadi.

Advertisement

Jenis kanker kulit

Jenis kanker kulit yang paling umum adalah karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma. Namun, masih ada beberapa jenis kanker lainnya yang meski lebih jarang terjadi tetapi tetap bisa menyerang kulit. 

Tergantung pada sel yang terinfeksi, kanker kulit dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling umum. Kanker ini menyerang sel basal, bagian terdalam dari lapisan kulit terluar atau epidermis. 

Banyak dari selkanker karsinoma ini berkembang di area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti hidung, leher, pipi, punggung, dahi, dan kaki bagian bawah. Selain itu, jenis kanker ini juga paling sering didiagnosis pada lansia atau orang yang lebih tua. 

Gejala kanker kulit karsinoma sel basal adalah:

  • Terdapat daging tumbuh berbentuk bulan pada kulit
  • Ada benjolan pada kulit yang mengkilap seperti mutiara
  • Terdapat bercak berwarna merah muda
  • Luka berdarah atau bekas luka berkopeng yang meski sempat sembuh, terus-terusan kembali muncul

Perkembangan kanker karsinoma sel basal biasanya lebih lambat dan tidak menyebar ke area lain di tubuh. Oleh sebab itu, deteksi dini penyakit ini akan sangat membantu proses pengobatan agar tidak berkembang lebih parah hingga menembus saraf dan tulang. 

2. Kanker kulit sel skuamosa

Kanker kulit sel skuamosa adalah jenis kanker yang menyerang sel keratinosit pada epidermis. Pertumbuhan sel kanker ini umumnya lebih cepat daripada kanker sel basal. 

Kebanyakan kasus kanker sel skuamosa menyerang area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti kepala, leher, punggung, tangan, hingga kaki. Tipe kanker ini juga bisa berkembang pada bekas luka dan area kulit yang pernah terbakar. 

Meski begitu, kanker sel skuamosa umumnya tidak menyebar. Namun jika memang menyebar, biasanya sel akan berkembang di kelenjar getah bening terdekat dan bagian tubuh lainnya.

Gejala kanker kulit sel skuamosa meliputi:

  • Terdapat benjolan berwarna merah yang keras saat ditekan
  • Muncul lesi datar dengan permukaan bersisik dan berkerak
  • Luka terbakar atau bekas luka kembali terbuka

Tanda kanker kulit sel skuamosa lebih sering terjadi pada orang dengan warna kulit lebih terang. Namun, kanker ini juga bisa menyerang mereka dengan tipe kulit gelap.

3. Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit paling berbahaya karena cepat menyebar ke bagian tubuh lain. Melanoma dapat berkembang dari tahi lalat yang kamu miliki atau muncul sebagai tahi lalat baru yang memiliki ciri yang berbeda dari tahi lalat normal. 

Ciri-ciri kanker kulit melanoma yang perlu diwaspadai adalah:

  • Tahi lalat berubah warna, bentuk, atau ukuran
  • Tahi lalat sering berdarah
  • Timbul bintik kecoklatan besar dengan titik gelap di tengahnya
  • Muncul lesi dengan batasan tidak teratur atau berwarna merah, putih, biru, pink, hingga hitam kebiruan
  • Lesi terasa gatal, nyeri, atau seperti terbakar
  • Tahi lalat berbentuk tidak beraturan 
  • Tahi lalat yang ada semakin membesar
  • Muncul bintik hitam pada telapak kaki, telapak tangan, ujung jari, jari kaki, atau lapisan mulut, hidung, vagina, atau anus

Tanda kanker melanoma biasanya muncul pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti punggung, kaki, tangan, dan wajah. Melanoma juga bisa muncul di telapak kaki, telapak tangan, atau bantalan kuku. 

4. Kanker sarkoma kaposi

Sarkoma kaposi adalah jenis kanker langka yang terbentuk di pembuluh darah kulit dan disebabkan oleh human herpesvirus 8. Penyakit ini paling sering menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita AIDS. 

Ciri-ciri kanker sarkoma kaposi adalah muncul bercak merah atau ungu pada kulit. Lesi juga bisa terbentuk pada lapisan mulut, paru-paru, anus, hingga saluran pencernaan. 

5. Keratosis aktinik

Keratosis aktinik (AK) atau yang biasa dikenal sebagai keratosis matahari adalah jenis prakanker yang dapat berkembang menjadi karsinoma sel skuamosa. Jenis kanker ini umumnya disebabkan oleh paparan sinar UV matahari yang berlebihan. Sinar radiasi tinggi dari tanning dalam ruangan juga bisa memicu terjadinya kanker ini. 

Gejala kanker keratosis aktinik umumnya terlihat seperti kulit kecil, kering, bersisik, atau berkerak. Bintik-bintik ini bisa tampak merah, cokelat, putih, merah muda, atau sewarna kulit. Beberapa bercak juga bisa terlihat memiliki warna campuran. 

Meski keratosis aktinik merupakan prakanker yang belum tentu menjadi kanker, namun kamu tetap perlu mewaspadainya. Pasalnya, sekitar 5 hingga 10 persen kondisi ini berubah menjadi kanker kulit. Bahkan, jenis kanker kulit sel skuamosa juga berasal dari kondisi keratosis aktinik terlebih dahulu. 

6. Limfoma kulit

Limfoma kulit adalah jenis limfoma non-Hodgkin yang menyerang kulit. Jenis kanker ini disebut lebih berbahaya daripada limfoma Hodgkin. Penyakit ini bermula saat sel kanker menyerang limfosit, salah satu sel darah putih yang berperan penting dalam kekebalan tubuh. 

Jika kamu terkena kanker limfoma kulit, ciri-ciri yang perlu diwaspadai adalah muncul ruam, bercak menonjol atau sisik pada kulit. 

7. Keratoacanthoma

Keratoacanthoma adalah benjolan atau tumor berbentuk kubah yang di tumbuh di kulit. Tumor ini dapat berkembang perlahan atau bahkan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, jika terus tumbuh, sel tumor akan berubah menjadi sel kanker skuamosa. 

Gejala keratoacanthoma yang perlu diwaspadai adalah:

  • Muncul benjolan seperti jerawat atau bisul yang terus tumbuh dengan cepat
  • Benjolan akan tampak seperti gunung berapi kecil berwarna merah, yang di tengahnya seringkali mengandung keratin atau sel kulit mati

Keratoacanthoma umumnya muncul pada kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti kepala, leher, lengan, punggung, dan terkadang pada kaki. 

8. Dermatofibrosarcoma Protuberans (DFSP)

Dermatofibrosarcoma protuberans (DFSP) adalah jenis kanker kulit langka yang berkembang di bagian tengah kulit. Sel kanker ini biasanya berkembang dengan lambat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

Ciri-ciri Dermatofibrosarcoma protuberans (DFSP) biasanya muncul pada dada, punggung, baju, perut, atau bokong. Tumor juga bisa terbentuk pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti kulit kepala, kaki, lengan, dan bagian dalam mulut. 

Gejala DFSP akan lebih mudah terlihat saat kanker mulai tumbuh. Tumor yang tumbuh mendorong lapisan epidermis sehingga membentuk benjolan keras dengan ciri-ciri seperti berikut:

  • Mudah retak atau berdarah.
  • Melekat kuat pada kulit 
  • Semakin membesar 
  • Keras atau kenyal
  • Coklat kemerahan sampai ungu, biru atau merah
  • Lembut saat disentuh

Baca Juga

  • Tumor Kulit Tak Selalu Ganas, Mari Kenali Jenisnya
  • Berbagai Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit dan Tips Mencegahnya
  • 8 Penyebab Wajah Gatal dan Cara Menghilangkannya

Kanker kulit adalah penyakit yang kerap terjadi namun gejalanya seringkali terlambat disadari. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui jenis-jenisnya. Jika merasa mengalami gejala yang dicurigai kanker kulit, segera periksakan diri ke dokter.

Advertisement

kanker kulitkarsinoma sel basalkarsinoma sel skuamosa

Ditulis oleh Rianti Dea Rizky Pratiwi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved