Jenis Kanker Kulit Mana yang Lebih Bahaya, Karsinoma atau Melanoma?

Jenis kanker kulit melanoma dan karsinoma bisa dibedakan dari gejala, lokasi tumbuhnya, dan persebarannya.
Jenis kanker kulit bisa dibedakan dari gejala, lokasi tumbuhnya, dan persebarannya.

Banyak orang mengasosiasikan kanker kulit sama dengan melanoma. Padahal, melanoma hanyalah salah satu dari tiga jenis kanker kulit. Selain melanoma, kanker kulit juga bisa berbentuk karsinoma, yakni karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa.

[[artikel-terkait]]

Jenis kanker kulit mana yang paling berbahaya?

Meski relatif kurang popular dibanding melanoma, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa justru lebih banyak ditemukan.

Sebagai jenis kanker kulit yang paling umum, diperkirakan delapan dari 10 kasus kanker kulit merupakan jenis karsinoma sel basal. Sedangkan karsinoma sel skuamosa termasuk lebih jarang ditemukan dengan kemungkinan satu orang di antara lima penderita kanker kulit.

Namun jika Anda bertanya mana jenis kanker yang paling ganas, jawabannya adalah melanoma. Melanoma memang hanya menyerang sekitar satu persen dari total penderita kanker kulit. Tapi kanker ini bisa berkembang dengan sangat cepat dan bahkan menyebabkan kematian.

Perbedaan jenis kanker kulit

Karsinoma sel basal dan skuamosa biasanya dikategorikan sebagai kanker kulit non-melanoma karena memiliki ciri-ciri yang hampir mirip. Nah, apakah perbedaan keduanya dengan kanker kulit melanoma?

1. Letak

Kanker kulit karsinoma maupun melanoma sama-sama terjadi di epidermis (lapisan terluar kulit manusia). Hanya saja, epidermis sendiri terdiri dari tiga bagian, yakni sel skuamosa, sel basal, dan melanosit.

Seperti namanya, karsinoma sel skuamosa terjadi pada sel skuamosa epidermis. Lapisan kulit paling atas ini biasanya berganti ketika sel-sel kulit Anda kering dan mati.

Ketika lapisan sel skuamosa di permukaan kulit mati, sel basal (lapisan paling bawah epidermis) akan memproduksi sel-sel kulit yang baru. Di sinilah tempat terjadinya karsinoma sel basal.

Sementara melanoma terjadi di lapisan epidermis yang memproduksi pigmen kulit alias melanosit. Itulah sebabnya melanoma kadang kala terlambat dideteksi karena bisa saja terlihat sebagai bercak hitam biasa pada kulit.

2. Gejala

Jenis kanker kulit karsinoma maupun melanoma memang menunjukkan gejala yang tidak sama pada tiap penderita. Gejala kedua kanker ini pun memiliki perbedaan yang mendasar.

Karsinoma sel basal umumnya terlihat seperti benjolan dengan permukaan halus, mengkilap, dan berada di area yang sering terkena sinar matahari langsung. Misalnya, kepala, pundak, maupun leher).

Tanda lainnya ialah pembuluh darah yang tampak di daerah yang diduga terkena jenis kanker ini. Demikian pula dengan gejala berupa luka atau kulit yang membentuk kawah, berkerak hingga berdarah, yang tidak kunjung sembuh.

Pada karsinoma sel skuamosa, gejalanya juga terjadi pada area kulit yang kerap terpapar sinar matahari. Indikasinya bisa berupa benjlan bulat hasil penebalan kulit yang berwarna merah dan bersisik. Benjolan ini pun terkadang bisa berdarah.

Sementara pada melanoma, lesi biasanya datar, berwarna cokelat hingga hitam, dan mirip tahi lalat atau tompel. Hanya saja, bentuk lesi melanoma umumnya tidak beraturan, baru muncul saat dewasa, terasa sakit, gatal, serta berdarah dan bernanah.

Tahi lalat atau tompel yang sudah lama berada di tubuh Anda pun bisa berubah menjadi melanoma. Ciri-cirinya adalah tahi lalat tersebut mengalami perubahan bentuk (membesar dan tidak lagi bulat), dan bahkan berdarah.

3. Persebaran

Baik karsinoma sel basal maupun karsinoma sel skuamosa biasanya hanya terjadi di satu area dan cenderung tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tetapi karsinoma sel basal bisa menyebar daerah sekitarnya bahkan hingga ke tulang jika tidak segera ditangani.

Sedangkan karsinoma sel basal bisa kambuh di area yang sama bila tumor tidak diangkat sepenuhnya. Orang yang pernah menderita kanker ini juga memiliki risiko terkena jenis kanker kulit yang sama di bagian tubuh lainnya di masa mendatang.

Sementara melanoma merupakan jenis kanker kulit yang sangat agresif dan bisa menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lain, apalagi jika tidak segera ditangani.

Di samping perbedaannya, ketiga jenis kanker kulit tersebut juga memiliki persamaan, yakni diawali dengan tumbuhnya lesi yang bersifat non-kanker atau disebut juga displasia. Untuk mendeteksi displasia ini, Anda harus berkonsultasi dan meminta bantuan diagnosis dari dokter kulit. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari.

WebMD. https://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/guide/skin-cancer#1
Diakses pada 31 Mei 2019

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/basal-and-squamous-cell-skin-cancer/about/what-is-basal-and-squamous-cell.html
Diakses pada 31 Mei 2019

Cancer Net. https://www.cancer.net/cancer-types/melanoma/statistics
Diakses pada 31 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed