logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Mengenal 6 Jenis Suntik Insulin untuk Penderita Diabetes

open-summary

Bagi penderita diabetes, insulin digunakan untuk mengontrol gula darah. Jenis suntik insulin dibagi berdasarkan waktu bekerja dan lama efek penggunaannya bertahan dalam tubuh.


close-summary

2

(10)

10 Mei 2022

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

jenis suntik insulin untuk penderita diabetes

Insulin harus dimasukkan ke dalam tubuh dengan bantuan jarum suntik

Table of Content

  • Kondisi seperti apa yang membutuhkan suntik insulin?
  • Jenis suntik insulin dan cara kerjanya
  • Dosis dan penggunaan suntik insulin
  • Efek samping penggunaan insulin
  • Apakah harus menggunakan suntik insulin?
  • Cara menyimpan insulin
  • Catatan dari SehatQ

Suntik insulin adalah salah satu bagian penting dari pengobatan diabetes. Insulin adalah hormon dalam tubuh yang berfungsi untuk mengontrol kadar gula darah tetap berada di kisaran normal.

Advertisement

Jika Anda menderita diabetes tipe-1, tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Oleh sebab itu, hormon ini harus disuntikkan secara teratur supaya Anda bisa tetap bertahan hidup.

Sementara itu, suntikan insulin hanya sesekali dibutuhkan penderita diabetes tipe-2. Suntikan ini diperlukan saat kadar gula darah melebihi batas normal.

Ada beberapa jenis pengobatan insulin, yang dibagi berdasarkan waktu suntikan hormon ini bertahan dan bekerja dalam tubuh.

Kondisi seperti apa yang membutuhkan suntik insulin?

Suntikan insulin dapat membantu mengelola kedua jenis diabetes. Fungsinya adalah bertindak sebagai pengganti atau suplemen insulin alami dalam tubuh Anda.

Pada penderita diabetes, kadar glukosa akan terus meningkat setelah makan. Hal ini terjadi karena tidak ada cukup insulin untuk memindahkan glukosa ke dalam sel tubuh.

Mengutip Mayo Clinic, penderita diabetes membutuhkan suntik insulin. Jika tidak, tingginya kadar glukosa bisa mengakibatkan komplikasi, seperti kebutaan serta kerusakan saraf dan ginjal.

Jenis suntik insulin dan cara kerjanya

Jenis insulin terbagi berdasarkan lama waktunya bertahan dan bekerja dalam tubuh. Secara umum, suntikan insulin paling cepat bisa bertahan dan bekerja dalam tubuh minimal 3 jam dan paling lama hingga 36 jam.

Berikut ini jenis obat suntik insulin yang umumnya digunakan oleh penderita diabetes:

1. Rapid-acting insulin

Rapid-acting insulin adalah jenis insulin yang dapat mulai bekerja dalam tubuh kira-kira 15 menit setelah disuntikkan.

Pada insulin ini, biasa disuntikkan ke dalam tubuh sebelum makan. Efek penggunaannya kira-kira dapat bertahan antara 3-4 jam.

2. Regular (short-acting) insulin

Jenis insulin ini dapat bertahan dalam tubuh Anda selama 5-8 jam. Untuk mendapatkan efek penggunaan insulin, Anda harus menunggu sekitar 30-60 menit sejak disuntikkan ke dalam tubuh Anda.

Sama seperti halnya rapid acting-insulin, jenis insulin ini penggunaannya sebelum makan.

3. Intermediate-acting insulin

Intermediate-acting insulin adalah jenis suntikan yang kemungkinan baru bereaksi setelah 2-4 jam berada dalam tubuh Anda. Untuk efek penggunaannya sendiri, jenis insulin ini mampu bertahan selama 12-18 jam.

4. Long-acting insulin

Jenis insulin ini umumnya baru akan bekerja dalam tubuh Anda sekitar 2 jam usai disuntikkan. Meskipun terbilang lama, hal tersebut sebanding dengan efek penggunaannya yang diketahui dapat mencapai 24 jam.

5. Ultra long-acting insulin

Ultra long-acting insulin adalah jenis insulin yang baru akan mulai bekerja dalam tubuh 6 jam setelah disuntikkan.

Obat suntikan insulin ini dapat bertahan dalam tubuh Anda lebih dari 1 hari atau tepatnya sekitar 36 jam.

6. Insulin campuran

Ini adalah suntik insulin yang menggabungkan intermediate-acting insulin dengan short-acting insulin. Insulin campuran biasanya digunakan bagi penderita diabetes yang membutuhkan kedua jenis insulin secara bersamaan.

Proses penyerapan masing-masing jenis insulin bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lain.

Penyerapan insulin bisa terhambat jika selalu disuntikkan pada tempat yang sama, baru saja diambil dari lemari pendingin, dan Anda merupakan seorang perokok.

Sementara itu, penyerapan insulin oleh tubuh dapat berjalan dengan cepat jika:

  • Memijat area tempat insulin disuntikkan.
  • Disuntikkan ke area yang sering digunakan untuk latihan seperti paha dan lengan.
  • Tubuh dalam keadaan panas setelah berendam dalam air hangat atau baru saja melakukan sauna.
  • Menyuntikkan insulin langsung ke otot (berpotensi membuat gula darah turun secara drastis).

Baca Juga

  • Jenis Kelainan Darah Umum dan Dampaknya
  • Dari 5 Jenis Malaria, Kenali Mana yang Paling Mematikan
  • Dislipidemia Adalah Keabnormalan Kadar Lemak Dalam Darah, Kenali Bahayanya

Dosis dan penggunaan suntik insulin

Insulin tidak bisa dikonsumsi langsung melalui mulut dan harus dimasukkan ke dalam tubuh dengan bantuan jarum suntik konvensional, suntikan insulin, atau pompa insulin khusus.

Jenis insulin yang dipakai nantinya akan disesuaikan kondisi, kebutuhan, serta preferensi Anda.

Untuk menggunakannya, insulin biasanya disuntikkan pada bagian tubuh seperti paha, pantat, lengan bagian atas, dan perut. Hindari menyuntikkan insulin pada jarak 6 cm dari pusar karena tubuh tidak menyerapnya dengan baik.

Sementara itu, jumlah dosis insulin yang Anda perlukan bergantung pada faktor-faktor, seperti jenis makanan yang dikonsumsi, tingkat aktivitas fisik, dan seberapa parah penyakit diabetes yang dialami.

Untuk mengetahui jenis, penggunaan, dan dosis insulin yang tepat untuk Anda, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter jika hendak menggunakannya.

Efek samping penggunaan insulin

Ketika menggunakan suntik insulin secara berlebihan, Anda berpotensi mengalami hipoglikemia.

Kondisi ini terjadi saat kadar gula darah Anda turun melebihi batas normal. Selain itu, penggunaan insulin berlebihan kemungkinan juga akan memunculkan gejala-gejala berupa:

  • Linglung.
  • Kelelahan.
  • Kulit pucat.
  • Berkeringat.
  • Otot berkedut.
  • Hilang kesadaran.
  • Kesulitan untuk berbicara.

Apakah harus menggunakan suntik insulin?

Setiap orang penderita diabetes tipe 1 dan sebagian penderita diabetes tipe 2 perlu melakukan suntik insulin untuk membantu mengontrol kadar gula darah, agar tetap sehat.

Suntik insulin bisa membantu penderita diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2.

Utamanya, penderita diabetes tipe 1 tidak bisa memproduksi insulin dari tubuh sendiri dan butuh suntikan tambahan.

Sementara penderita diabetes tipe 2 sebenarnya bisa mengatur kadar gula darah dengan mengonsumsi obat dan mengubah gaya hidup.

Namun, suntik insulin juga terkadang diperlukan untuk memastikan kadar gula darah tetap stabil.

Cara menyimpan insulin

Cara terbaik menyimpan suntik insulin adalah dengan menyimpannya di tempat yang aman, jauh dari suhu panas, dan berada di suhu kamar. Kemungkinan, insulin akan bertahan sekitar satu bulan.

Maka dari itu, Anda tidak perlu repot menyimpannya di freezer dan selalu periksa tangga kadaluarsa.

Apalagi, menyuntikkan insulin dingin dapat membuat injeksi terasa lebih sakit.

Catatan dari SehatQ

Bagi penderita diabetes, insulin digunakan untuk mengontrol gula darah. Jenis insulin sendiri dibagi berdasarkan waktu bekerja dan lama bertahan di dalam tubuh.

Meskipun dapat membantu mengontrol gula darah, Anda sebaiknya tidak menggunakan insulin secara berlebihan karena berpotensi memicu hipoglikemia.

Jika Anda merasakan adanya gejala yang mengganggu kesehatan setelah menggunakan insulin, segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan yang dilakukan sedini mungkin dapat mencegah kondisi Anda bertambah parah.

Untuk berdiskusi lebih lanjut soal jenis insulin dan cara penggunaannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

diabetesinsulinhipoglikemiadiabetes melitus tipe 1diabetes melitus tipe 2penyakit

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved