logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Mengenal Interdependence Relationship, Hubungan Sehat Tanpa Dominasi

open-summary

Idealnya, dalam sebuah hubungan dua individu saling dekat secara emosional namun tetap menghargai pasangannya untuk menjadi diri sendiri. Inilah yang disebut interdependence relationship.


close-summary

5 Mei 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Menghargai pasangan untuk menjadi dirinya sendiri adalah ciri interdependence relationship

Menghargai pasangan untuk menjadi dirinya sendiri adalah ciri interdependence relationship

Table of Content

  • Mengenal interdependence relationship
  • Mengapa interdependence relationship sehat?
  • Ciri-ciri interdependence relationship
  • Catatan dari SehatQ

Idealnya, dalam sebuah hubungan dua individu saling dekat secara emosional namun tetap menghargai pasangannya untuk menjadi diri sendiri. Inilah yang disebut interdependence relationship.

Advertisement

Mengenal interdependence relationship

Hubungan yang sehat adalah sebuah hubungan di mana kedua pasangan saling mengerti dan mendukung satu sama lain tapi tidak berusaha untuk mendominasi.

Pada hubungan interdepensi, masing-masing pasangan mengakui adanya sikap terbuka atau vulnerable. Ketika kondisi ini terjadi, mereka tahu betul ada pasangan yang bisa menenangkan dan memberi semangat.

Lalu, apa bedanya dengan sosok yang independen?

Sosok independen atau mandiri tidak terlalu membutuhkan orang lain.

Dari sisi individu, hal ini baik karena seseorang tak perlu bergantung pada orang lain dalam hidupnya. Namun dari sisi membangun hubungan, sikap mandiri berlebihan justru membuat seseorang sulit membangun kedekatan emosional dengan pasangannya karena ia merasa tidak membutuhkan dukungan dari orang lain.

Bedakan pula dengan kodependensi.

Orang yang berada dalam condependence relationship terlalu bergantung kepada pasangannya secara berlebihan. Tidak ada batasan tegas antara tanggung jawab satu sama lain. Bahkan, kerap kali setiap pihak tidak bisa memenuhi apa yang mereka butuhkan karena skala prioritas berantakan.

Lebih parahnya lagi, hubungan kodependensi tidaklah sehat karena tidak memberi ruang bagi tiap individu untuk menjadi dirinya sendiri. Ciri-ciri dari hubungan ini adalah:

  • Komunikasi tidak efektif dan tidak sehat
  • Sarat dengan manipulasi
  • Sulit menjaga kedekatan emosional
  • Terlalu mengatur perilaku pasangan
  • Menyalahkan satu sama lain
  • Merasa rendah diri
  • Tidak punya ketertarikan atau tujuan di luar hubungan
  • Perilaku people pleaser
  • Tidak ada batasan jelas dalam hubungan

Mengapa interdependence relationship sehat?

  • Keseimbangan dalam hubungan

Perbedaan utama antara hubungan interdependensi dengan hubungan yang ketergantungan adalah keseimbangan.

Semua pihak dalam hubungan interdependensi bisa menyeimbangkan antara dirinya dan pasangan. Keduanya saling memahami kebutuhan satu sama lain baik secara fisik dan emosional, serta memberi lampu hijau untuk mencapainya dengan cara masing-masing.

  • Tidak ada saling menuntut (nagging)

Dalam hubungan ini pasangan tidak akan menuntut dukungan berlebihan dari pasangannya. Namun memberikan pasangannya kesempatan untuk memberikan dukungan ketika kesempatan itu hadir.

Misalnya, saat menghadapi masalah seseorang akan membiarkan pasangannya memberikan bantuan semampu yang ia bisa tanpa mendesak lebih.

  • Leluasa dalam mengambil keputusan

Pada hubungan yang tidak sehat, seseorang tidak  berani mengambil keputusan sendiri bahkan untuk hal remeh sekalipun. Alasannya takut membuat pasangannya marah.

Dalam hubungan interdependensi, masing-masing pasangan dapat mengambil keputusan dengan nyaman, karena tahu bahwa pasangannya akan menghargai keputusannya.

Baca Juga

  • Vagina Kering? Begini Cara Mengatasinya
  • 7 Penyebab Gairah Seksual Pria Meningkat yang Perlu Anda Ketahui
  • Perlukah Fantasi Seksual Saat Berhubungan Intim dengan Pasangan?

Ciri-ciri interdependence relationship

Ada beberapa ciri dari interdependence relationship yang menunjukkan sehatnya sebuah hubungan:

  • Ada batasan yang jelas antara satu sama lain
  • Menjadi sosok pendengar yang baik
  • Memberi waktu untuk hobi masing-masing
  • Komunikasi yang jelas
  • Bertanggung jawab terhadap perilaku masing-masing
  • Siap menjadi tujuan saat merasa vulnerable
  • Saling merespons satu sama lain
  • Memiliki self-esteem yang baik
  • Terbuka dan bisa didekati satu sama lain

Ketika pasangan merasa dihargai, hubungan akan menjadi suaka dan tempat masing-masing pihak bisa mandiri secukupnya. Ada pemahaman bahwa mereka tidak sendiri dalam suatu hubungan.

Tak hanya itu, mereka bisa datang ke satu sama lain ketika merasa butuh. Ada keyakinan bahwa pasangan pasti akan hadir dan memberikan rasa aman.

Bagaimana cara membangun hubungan sehat semacam ini?

  • Tahu apa yang menjadi ketertarikan
  • Tidak takut menanyakan apa yang diinginkan
  • Menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga
  • Terus mengejar tujuan pribadi
  • Meluangkan waktu untuk hobi dan minat
  • Tidak takut berkata tidak
  • Tidak mengecilkan diri sendiri demi menyenangkan orang lain

Ketika kedua belah pihak sama-sama menerapkan hal di atas, ini akan menjadi kunci terwujudnya interdependence relationship. Tidak ada rasa takut kehilangan diri sendiri atau dikontrol pasangan karena sama-sama memberi keleluasaan.

Hubungan semacam ini tidak membuat orang lain merasa bersalah atau takut terhadap pasangan. Justru, ada rasa aman yang menyertai. Ini yang penting.

Catatan dari SehatQ

Jadi, tak ada salahnya bagi Anda yang sudah berada dalam hubungan atau masih akan memulainya, coba refleksi diri Anda dan pasangan. Ini akan menjadi titik awal terbentuknya hubungan yang sehat dalam jangka panjang.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hubungan yang abusive dan dampaknya terhadap kesehatan mental, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

hubungan sekstips seksmenjalin hubungan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved