Mengenal Hipotalamus dan Ragam Fungsinya yang Penting

(0)
22 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hipotalamus terletak di otak, dekat kelenjar pituitariHipotalamus terletak di otak, dekat kelenjar pituitari
Hipotalamus adalah suatu area kecil yang terletak di otak bagian bawah, tepatnya dekat kelenjar pituitari. Meski kecil, hipotalamus berperan dalam produksi beragam hormon dan banyak proses penting dalam tubuh.Bila hipotalamus tidak bekerja dengan benar, berbagai fungsi tubuh akan terganggu. Oleh karena itu, bagian ini cukup vital untuk kesehatan tubuh.

Mengenal bagian-bagian hipotalamus dan fungsinya

Fungsi utama hipotalamus adalah untuk menjaga keseimbangan tubuh. Contohnya adalah munculnya sinyal rasa lapar sehingga kita tahu bahwa kita membutuhkan makanan agar tetap dalam kondisi stabil dan sehat.Hipotalamus berperan sebagai penghubung antara sistem endokrin dan sistem saraf untuk memunculnya sinyal tertentu. Area ini berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari melepaskan hormon, menjaga temperatur tubuh, mengontrol rasa lapar maupun haus, detak jantung, siklus tidur, perilaku seksual, hingga suasana hati seseorang.Untuk melakukan hal-hal tersebut, ada baiknya kita mengenal anatomi area ini dengan lebih detail. Hipotalamus terbagi menjadi tiga bagian seperti berikut:

1. Bagian anterior (depan)

Bagian depan hipotalamus terlibat dalam pelepasan berbagai hormon. Banyak dari hormon ini berinteraksi dengan kelenjar pituitari untuk memproduksi hormon-hormon lainnya. Berikut adalah beberapa hormon penting yang diproduksi di bagian anterior hipotalamus:
  • CRH (corticotropin-releasing hormone)

CRH terlibat dalam respon tubuh pada stres fisik maupun emosional. Pelepasan hormon ini akan memberi sinyal pada kelenjar pituitari untuk memproduksi hormon ACTH, yang selanjutnya memicu produksi hormon stres kortisol.
  • TRH (thyrotropin-releasing hromone)

TRH dilepaskan untuk mendorong kelenjar pituitari memproduksi hormon TSH (thyroid-stimulating hormone). TSH berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi jantung, otot, dan saluran cerna.
  • GnRH (gonadotropin-releasing hormone)

GnRH diproduksi untuk membuat kelenjar pituitari membuat berbagai hormon reproduksi penting, seperti FSH dan LH.
  • Oksitosin

Oksitosin dapat mengontrol berbagai perilaku dan emosi penting, seperti ketertarikan seksual, kepercayaan, dan kasih sayang. Hormon ini juga terkait dengan beberapa fungsi reproduksi, seperti saat melahirkan dan menyusui.
  • Vasopressin

Vasopressin adalah hormon yang mengatur kadar air dalam tubuh. Pelepasan hormon ini akan memberi sinyal pada ginjal untuk menyerap air.
  • Somatostatin

Somatostatin adalah hormon yang bekerja untuk menghentikan kelenjar pituitari memproduksi beberapa hormon tertentu, seperti hormon pertumbuhan dan TSH.Bagian depan hipotalamus juga membantu mengatur temperatur tubuh dengan mengeluarkan keringat. Bagian ini juga yang mengatur ritme sirkadian tubuh, seperti bangun saat siang hari dan tidur di malam hari.

2. Bagian tengah

Bagian tengah hipotalamus berfungsi untuk mengontrol nafsu makan dan terlibat dalam pelepasan hornon GHRH. GHRH alah hormon pemicu untuk kelenjar pituitari agar kelenjar ini memproduksi hormon pertumbuhan.

3. Bagian posterior (belakang)

Bagian posterior hipotalamus berfungsi membantu mengatur temperatur tubuh dengan menghentikan produksi keringat dan membuat seseorang mengigil. Bagian ini juga diperkirakan berperan dalam fungsi memori otak.

Apa saja gangguan pada hipotalamus?

Kondisi yang menyebabkan gangguan pada fungsi hipotalamus disebut penyakit hipotalamik. Penyakit ini sulit ditemukan akar masalahnya karena hipotalamus terlibat banyak fungsi tubuh dan sebagian besar fungsinya pun adalah melepaskan hormon pemicu fungsi tersebut, bukan secara langsung berpengaruh pada fungsi atau kerja organ tertentu.Meski demikian, sebagian besar penyebab penyakit hipotalamik terjadi karena cedera pada hipotalamus. Bedah, radiasi, dan tumor dapat juga menyebabkan penyakit ini. Selain itu, beberapa kondisi genetik, seperti sindrom Kallman dan sindrom Prader-Will juga bisa menyebabkan penyakit ini.Ragam kondisi lain, seperti gangguan makan, malnitrusi, infeksi, hingga perdarahan berat juga bisa menjadi penyebab penyakit hipotalamik.Tanda seseorang mengalami penyakit hipotalamik bisa sangat bervariasi. Pada anak-anak, gejala bisa berupa pertumbuhan dan pubertas yang tidak normal sedangkan pada organ dewasa, gejala dapat berupa dampak dari tidak berfungsinya suatu hormon tertentu.Contohnya kelebihan hormon tiroid dapat ditandai dengan peningkatan sensitivitas pada panas, cepat lelah, menurunnya gairah seks, suasana hati yang cepat berubah-ubah, sering cemas, sering haus, dan gatal-gatal.Oleh karena itu, untuk memastikan seseorang mengalami penyakit hipotalamik, dokter perlu melakukan sejumlah tes hormon terlebih dulu sehingga dapat menanganinya dengan tepat.Hipotalamus adalah bagian otak yang sangat penting, terutama dalam produksi berbagai hormon tubuh. Gangguan pada area ini bisa berdampak vital pada kesehatan.Karena itu, penting untuk menjaga hipotalamus supaya fungsinya tetap optimal. Misalnya, dengan menerapkan pola makan yang seimbang dan rajin berolahraga.
kesehatan otakhormon tiroid
Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/hypothalamus
Diakses pada 22 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312628
Diakses pada 22 September 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/002380.htm
Diakses pada 22 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait