logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Mengenal Genitri, Buah yang Dianggap Titisan Dewa

open-summary

Buah jenitri atau genitri belum banyak dimanfaatkan di industri obat Indonesia, tetapi memiliki potensi kesehatan, seperti meredakan diare dan menormalkan fungsi organ tubuh. Berikut penjelasan mengenai buah dewa ini dan potensi manfaatnya.


close-summary

10 Agt 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ada beberapa potensi manfaat dari buah jenitri atau genitri ini

Buah jenitri/genitri sekilas mirip blueberry yang berukuran besar

Table of Content

  • Kandungan buah jenitri
  • Potensi manfaat buah jenitri untuk kesehatan

Di Indonesia, terdapat tak kurang dari 30.000 spesies tumbuhan dan baru 200 di antaranya yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri obat tradisional. Salah satu tanaman herbal yang belum banyak disentuh untuk kesehatan masyarakat Tanah Air adalah buah genitri atau dikenal juga dengan genitri maupun ganitri.

Advertisement

Buah jenitri adalah (Elaeocarpus sphaericus Schum) adalah jenis tumbuhan berbiji yang pohonnya bisa tumbuh hingga ketinggian 25-30 meter. Batang pohon ini tegak dan bulat berwarna cokelat, sementara daunnya bergerigi di sepanjang bagian tepinya dan meruncing di bagian ujung.

Buah jenitri sendiri berbentuk gandul (bulat dan kecil) dengan diameter sekitar 2 centimeter. Kulit buahnya berwarna hijau ketika masih muda dan akan berubah menjadi biru cerah ketika sudah matang.

Di India, negara yang paling banyak menggunakan buah ini, pohon genitri juga juga tumbuh subur dan disebut sebagai tanaman rudraksha. Orang Hindu meyakini pohon rudraksha tumbuh berkat adanya tetesan air mata Dewa Siwa yang jatuh di atas tanaman tersebut.

Sekalipun merupakan negara yang paling banyak memanfaatkan jenitri, India bukanlah penghasil buah yang satu ini. Negara yang paling banyak memproduksi buah jenitri adalah Indonesia, terutama di daerah Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, dan Bali.

Kandungan buah jenitri

Meski banyak tumbuh di Indonesia, buah jenitri belum banyak dimanfaatkan untuk industri obat, sekalipun pada level obat herbal. Sejauh ini, pohon ganitri hanya dijadikan sebagai perindang di tepi jalan, sedangkan kayunya dimanfaatkan dalam industri petukangan sebagai bahan baku alat musik, yakni gitar dan piano.

Sementara itu, biji buah jenitri jug akerap dimanfaatkan sebagai produk kerajinan tangan maupun perhiasan, seperti pembuatan gelang, kalung, dan tasbih. Di India, biji jenitri juga kerap dijadikan salah satu sesajen dalam upacara pembakaran mayat.

Meskipun demikian, beberapa penelitian awal di Indonesia sudah banyak mengkaji tentang kandungan dan potensi manfaat buah ini untuk kesehatan manusia. Dari segi fisik, warna biru pada kulit buah jenitri mengindikasikan adanya kandungan zat antioksidan jenis antosianin.

Sayangnya, antosianin buah jenitri masih lebih rendah dibanding buah lain, seperti anggur, stroberi, cranberi, raspberi, bahkan maqui-beri yang berasal dari keluarga yang sama dengan buah jenitri. Hal ini juga terlihat dari warna kulit buah yang disebutkan di atas memang lebih gelap (biru-keunguan) dibanding buah jenitri yang biru cerah.

Penelitian lain mengonfirmasi bahwa buah jenitri mengandung zat metabolit sekunder, seperti seperti flavonoid, karbohidrat, protein, tanin, pitosterol, lemak, dan alkaloid. Berdasarkan kandungan tersebut, buah jenitri dipercaya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Baca Juga

  • Manfaat Chia Seed untuk Ibu Hamil, Membantu Perkembangan Otak Janin
  • Informasi Seputar Kalori Apel Fuji dan Manfaatnya Bagi Tubuh
  • Tren Olahan Pisang Kekinian, Sudah Hitung Berapa Kalori Pisang Goreng?

Potensi manfaat buah jenitri untuk kesehatan

Karena kandungannya yang kurang diketahui, belum banyak masyarakat yang memanfaatkan buah jenitri untuk mencegah maupun mengobati berbagai jenis penyakit. Beberapa penelitian awal sendiri menyatakan buah jenitri memiliki potensi manfaat bagi kesehatan manusia, seperti:

1. Meringankan diare

Diare ditandai dengan buang air besar yang encer dengan frekuensi lebih dari tiga kali sehari. Banyak hal dapat mengakibatkan Anda mengalami diare, salah satu yang cukup sering terjadi adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus maupun Salmonella sp.

Jika tidak ditangani secara cepat, diare dapat mengakibatkan Anda mengalami gejala dehidrasi. Namun, efek ini dapat dicegah dengan mengonsumsi banyak cairan dan bila memungkinkan buah jenitri.

Kandungan flavonoid, alkaloid, dan tanin yang terdapat dalam buah ini secara teori mampu menghambat pertumbuhan bakteri tersebut sehingga diare Anda tidak bertambah parah.

2. Menormalkan fungsi organ tubuh

Dalam pengobatan tradisional Hindu, biji buah jenitri dipercaya dapat mengontrol fungsi organ tubuh. Jus buah jenitri juga diyakini dapat meredakan stres dan kecemasan, mencegah peradangan di dalam tubuh, meringankan rasa nyeri, dan menurunkan kadar gula darah.

Meskipun demikian, manfaat buah jenitri di atas masih perlu dikaji lebih lanjut dan belum bisa dijadikan sebagai obat alternatif pengganti resep dokter.

Advertisement

buah dan sayuran

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved