Mengenal Gejala Influenza A yang Sering Disalahartikan dengan Flu Biasa

(0)
14 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Gejala Influenza A umumnya terjadi secara tiba-tiba dan lebih buruk dari flu biasaInfluenza A dapat ditandai dengan batuk pilek
Influenza adalah infeksi virus menular yang menyerang sistem pernapasan. Terdapat tiga kelompok utama virus influenza, yaitu A, B, dan C. Khusus untuk infeksi virus influenza A, kondisi ini bisa berbahaya dan menular ke banyak orangDalam kasus yang ringan, penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya tanpa ada gejala yang berarti. Namun dalam beberapa kasus influenza A yang parah, kondisi ini bisa mengancam nyawa penderitanya. Gejala yang muncul saat terinfeksi virus influenza tipe A dapat disalahartikan dengan berbagai kondisi lain. Oleh sebab itu, ada baiknya kita mempelajari seluk-beluk mengenai penyebab, gejala, dan cara mengobati influenza tipe A ini.

Penyebab influenza A

Influenza A disebabkan oleh infeksi virus yang lebih serius daripada jenis B dan C. Influenza ini merupakan satu-satunya jenis yang diketahui menyebabkan wabah meluas. Berdasarkan protein yang hidup di permukaan virus, influenza A dibagi menjadi dua subtipe, yaitu protein hemagglutinin (H) dan neuraminidase (N), yang membantu virus menempel pada sel-sel dalam tubuh hingga menyebabkan infeksi. Pada influenza A, terdapat 18 subtipe H yang berbeda, mulai dari influenza H1 sampai H18. Selain itu, ada pula 11 subtipe N, mulai dari N1 hingga N11. Selain menjangkiti manusia, virus ini dapat menginfeksi hewan, termasuk unggas (flu burung) dan babi (flu babi). Virus influenza A sangat mudah menular. Penyakit ini dapat menyebar melalui percikan liur saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Anda juga mungkin dapat terserang flu apabila menyentuh mulut atau hidung setelah bersentuhan dengan benda maupun permukaan yang terpapar virus.Influenza A bisa menular setidaknya satu hari sebelum gejala muncul hingga lima hari setelah gejala muncul. Namun dalam kasus yang parah, masa penularan dapat berlangsung lebih panjang setelah Anda mulai mengalami gejala.Influenza A lebih sering terjadi di sepanjang musim flu. Influenza ini bermutasi lebih cepat dan dapat menciptakan strain baru dari satu musim flu ke musim berikutnya. 

Gejala influenza A

Gejala influenza A mirip dengan flu biasa. Namun, biasanya gejala penyakit ini muncul secara tiba-tiba dan lebih buruk. Berikut adalah beberapa gejala influenza A:Apabila gejala tak kunjung membaik lebih dari seminggu, segera periksakan diri ke dokter. Terlebih jika Anda berusia 65 tahun ke atas atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan infeksi telinga, diare, mual, muntah, pusing, sakit perut, nyeri dada, asma kambuh, radang paru-paru, bronkitis, dan masalah jantung. Dalam kasus yang jarang, influenza A bahkan bisa mematikan.

Pengobatan influenza A

Berikut beberapa pilihan pengobatan influenza A yang dapat diambil:
  • Istirahat dengan cukup

Dalam beberapa kasus, influenza bisa hilang sendirinya dengan istirahat dan minum yang cukup. Pastikan juga Anda tetap terhidrasi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.
  • Mengonsumsi obat bebas resep

Terapi obat bebas juga dapat membantu meredakan gejala flu. Anda dapat membeli obat tersebut di apotek, tetapi gunakan sesuai petunjuk penggunaan.
  • Mengonsumsi obat antivirus

Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin meresepkan obat antivirus untuk melawan infeksi, seperti Zanamivir, Oseltamivir, dan Peramivir.Obat-obatan tersebut dapat mengurangi kemampuan virus influenza menyebar dari sel ke sel sehingga memperlambat proses infeksi. Meski efektif, terdapat efek samping yang dapat ditimbulkan, seperti mual dan muntah. Jika kondisi Anda semakin parah, segera temui dokter kembali. Sementara, guna mencegah Anda terkena flu sebaiknya lakukan vaksinasi tahunan. Setiap suntikan vaksin melindungi Anda dari 3-4 virus influenza yang berbeda dalam musim flu tahun tersebut. Vaksin bekerja dengan mempersiapkan sistem kekebalan untuk membuat antibodi yang dapat melawan virus sebelum virus itu berlaku.Di sisi lain, cucilah tangan secara teratur, hindari kerumunan, tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, dan istirahatlah di rumah jika Anda sakit. Hal ini dapat membantu Anda terhindar dari penularan influenza A.
fluinfluenzaflu babiflu burung
WHO. https://www.who.int/ith/diseases/si_iAh1n1/en/
Diakses pada 31 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/influenza-a-symptoms#prevention
Diakses pada 31 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326672#outlook
Diakses pada 31 Agustus 2020
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/influenza-a-flu
Diakses pada 31 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait