Mengenal Fungsi Tulang Dada yang Melindungi Organ Penting Anda

(0)
10 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Fungsi tulang dada adalah untuk membantu pernapasanSalah satu fungsi tulang dada ialah menjaga organ tubuh vital dari kerusakan.
Tulang dada adalah tulang berukuran panjang dan rata, yang melindungi otot, arteri, dan organ penting di dalam dada. Organ tubuh vital didalamnya seperti, seperti jantung dan paru-paru, hingga tulang rawan yang rumit di sana, juga dilindungi oleh tulang dada. Sebenarnya, apa fungsi tulang dada yang utama?

Fungsi tulang dada yang melindungi organ vital Anda

Tulang dada, atau yang dalam istilah medis disebut sternum, memiliki panjang sekitar 15 cm, dan memiliki tiga bagian utama, yang meliputi:
  • Manubrium: Bagian tulang dada yang berbentuk persegi panjang lebar di bagian atas.
  • Tubuh (mesosternum): Bagian panjang dan rata, yang mendominasi keseluruhan tulang dada, dan berada di antara manubrium serta xiphisternum
  • Xifoid process (xiphisternum): Titik kecil di ujung sternum, yang terdiri dari tulang rawan, dan akan mengeras menjadi tulang, ketika seseorang berusia 40 tahun
Banyak yang menggambarkan tulang dada, seperti pedang terbalik. Sebab, bagian tulang dada yang berbentuk persegi panjang ini, memang menyerupai pegangan pedang. Sementara itu, sisa tulang dada lainnya, mirip dengan bilah pedang, yang ujungnya sangat mirip dengan xifoid.

1. Menjaga organ dalam dada

Jantung dan paru-paru, menjadi dua organ tubuh yang sangat penting, bagi hidup seseorang. Jika tidak dilindungi, maka Anda bisa merasakan berbagai dampak buruk yang mengerikan.Tulang dada merupakan bagian dari tulang rusuk dan menjadi tulang terdepan dari dada. Fungsi tulang dada adalah melindungi organ dada dari cedera. Jantung dan paru-paru menjadi organ dada yang sangat dijaga oleh tulang dada.

2. Merekatkan tulang dengan otot

Menjadi “pilar” perlekatan tulang untuk berbagai otot juga menjadi fungsi tulang dada. Tulang dada pun merupakan pilar terpasangnya 10 tulang rusuk, baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Pembentuk kerangka

Selain menjadi pelindung perut, jantung, dan paru-paru. xifoid (bagian tulang dada paling kecil), berfungsi menjadi tempat masuknya tendon diafragma, rektus abdominis, dan otot transversus abdominis.

4. Membantu pernapasan

Konektor tulang rawan antara tulang dada dan masing-masing dari enam tulang rusuk atas, membantu dengan gerakan kecil yang terjadi saat Anda bernapas. Saat bernapas, paru-paru akan diisi dengan oksigen, sedangkan otot interkostal berkontraksi. Semua ini membutuhkan ruang agar berfungsi dengan tepat.

Faktor yang bisa mencederai tulang dada

Jika tulang dada mengalami kerusakan, maka fungsinya tidak akan maksimal. Beberapa faktor, seperti tindakan resusitasi jantung paru atau cardiopulmonary resuscitation (CPR), kecelakaan, hingga penyakit seperti gastrointestinal reflux disease (GERD), dapat merusak tulang dada. Agar bisa menghindarinya, ada baiknya Anda mengenal beberapa faktor yang bisa mencederai fungsi tulang dada, seperti berikut ini:
  • Retak tulang

Salah satu faktor yang paling sering berdampak pada tulang dada ialah retaknya tulang. Tidak hanya tulang kaki atau tangan yang bisa retak. Tulang dada juga bisa mengalaminya. Akibatnya fatal. Jika tulang dada retak, maka pembengkakan dan rasa nyeri bisa terjadi, saat Anda bernapas, batuk, hingga tertawa. Kesulitan bernapas juga bisa dirasakan, saat tulang dada retak.
  • Patahnya tulang xifoid

Karena tulang xifoid menjadi bagian yang paling rapuh, pada tulang dada, hal ini membuatnya sangat mudah patah, saat seseorang menerima CPR. Saat seseorang sedang memberikan CPR, pada korban yang kritis, ia tidak akan menyadari, bahwa CPR yang ia lakukan, bisa mematahkan tulang dada sang korban.Jika xifoid patah, maka bagian yang patah bisa masuk dan menembus ke organ di bawahnya, seperti jantung, hati, dan limpa. lainnya.
  • Costochondritis

Costochondritis terjadi apabila tulang rusuk yang terhubung ke tulang dada, mengalami peradangan. Akibatnya, akan muncul rasa nyeri pada ketiga tulang rusuk teratas. Selain itu, gejala dari Costochondritis juga dapat dilihat dari kulit dada yang berwarna merah.
  • Gangguan pencernaan dan pernapasan

Nyeri ulu hati, maag, dan GERD bisa menyebabkan rasa sakit pada tulang dada, jika tidak diobati. Penyakit pernapasan seperti pneumonia, bronkitis, dan infeksi pleura (selaput yang melapisi rongga dan paru-paru), juga menyebabkan rasa nyeri pada tulang dada.Beberapa faktor yang bisa berdampak buruk pada tulang dada tersebut, harus segera ditangani di rumah sakit. Jika dibiarkan begitu saja, rasa nyeri pada tulang dada, akan semakin parah. Bahkan, seseorang bisa kesulitan bernapas, saat tulang dada mengalami cedera.Segala keluhan yang Anda rasakan pada dada, bukanlah hal yang dapat diremehkan. Segera berkonsultasi dengan dokter, agar Anda bisa menjalani pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengetahui penyebab gangguan pada area dada.
masalah tulanghidup sehatotot dadaanatomi manusia
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/sternum-anatomy-4691725
Diakses pada 10 Desember 2019
Ken Hub. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/sternum
Diakses pada 10 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait