Mengenal Fungsi Hormon Tiroksin di Tubuh dan Gangguannya

(0)
02 Sep 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hormon tiroksin mengatur berbagai fungsi di tubuhHormon tiroksin sering juga disebut sebagai hormon T4 dan merupakan salah satu jenis hormon tiroid
Hormon tiroksin adalah jenis hormon utama yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid untuk masuk ke dalam pembuluh darah. Hormon ini juga sering disebut sebagai hormon T4.Saat pertama kali dikeluarkan, hormon tiroksin belumlah aktif. Lalu, dengan bantuan organ lain seperti hati dan ginjal, hormon ini akan diubah ke dalam bentuk aktifnya yang disebut triiodothyronine atau hormon T3.Hormon tiroksin dikenal sebagai salah satu hormon utama, karena mengatur berbagai fungsi penting di tubuh. Maka dari itu, mengenal lebih jauh soal fungsi tiroksin hingga kelainan yang bisa disebabkannya, akan membantu Anda lebih waspada.

Fungsi hormon tiroksin

Hormon T4 memegang cukup banyak peranan penting untuk kesehatan, termasuk:
  • Mengatur pembakaran kalori di tubuh, sehingga bisa memengaruhi kenaikan dan penurunan berat badan
  • Memperlambat atau mempercepat detak jantung
  • Meningkatkan atau menurunkan suhu tubuh
  • Mengatur kecepatan pencernaan makanan
  • Mengontrol kontraksi otot
  • Mengatur kecepatan pergantian sel mati
Lantas, bagaimana cara hormon tersebut bisa memengaruhi begitu banyak fungsi tubuh?Saat kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung yodium, tubuh akan menggunakan yodium tersebut untuk memproduksi dua jenis hormon tiroid, yaitu hormon triiodothyronine (T3) dan hormon tiroksin (T4).Produksi hormon tersebut dilakukan di kelenjar tiroid. Otaklah yang mengatur kerja kelenjar ini. Jadi, tubuh pun bisa menentukan waktu pemakaian hormon tersebut.Saat hormon tiroksin butuh dikeluarkan, maka kelenjar tiroid akan mengeluarkannya ke aliran darah. Aliran darah tersebut akan menjadi kendaraan hormon untuk sampai ke berbagai organ penting di tubuh.Saat sampai di ginjal dan hati, hormon T4 akan diaktifkan dan diubah menjadi hormon T3. Hormon tiroksin memengaruhi hampir semua organ di tubuh, sehingga keberadaannya begitu penting untuk dijaga.

Kelainan hormon tiroksin

Pentingnya fungsi hormon tiroksin untuk kesehatan membuatnya bisa memicu berbagai penyakit saat kadarnya tidak seimbang. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang bisa timbul akibat kelebihan maupun kekurangan hormon tiroksin.

1. Kelebihan hormon tiroksin

Kondisi kelebihan hormon tiroksin disebut sebagai thyrotoxicosis. Saat ini terjadi, berbagai gangguan dan gejala bisa muncul di tubuh, seperti:
  • Gondok
  • Siklus haid tidak teratur
  • Sering buang air
  • Penurunan berat badan
  • Tidak bisa beradaptasi dengan cuaca panas
  • Lemas dan selalu merasa lelah
  • Mudah marah
  • Peningkatan nafsu makan
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Palpitasi atau jantung berdetak lebih cepat dari biasanya
  • Tremor atau bagian tubuh terasa bergetar
  • Rambut rontok
  • Kelopak mata tertarik ke atas sehingga mata terlihat melotot

2. Kekurangan hormon tiroksin

Saat tubuh terlalu sedikit memproduksi hormon tiroksin, maka Anda akan terkena kondisi yang dinamakan hipotiroidisme. Kondisi ini bisa dipicu oleh penyakit autoimun, kekurangan yodium, maupun penggunaan obat-obatan tertentu.Hipotiroidisme bisa menimbulkan berbagai gangguan, seperti:
  • Gangguan perkembangan mental pada janin
  • Menghambat pertumbuhan fisik janin
  • Siklus haid tidak teratur
  • Lemas
  • Tidak kuat dengan suhu dingin
  • Detak jantung lebih lambat dari seharusnya
  • Peningkatan berat badan
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Gangguan daya ingat
  • Depresi
  • Konstipasi
  • Otot terasa kaku
  • Gangguan kesuburan

Cara menjaga fungsi hormon tiroksin

Setelah melihat berbagai penyakit yang bisa muncul akibat gangguan hormon tiroksin di atas, Anda tentu perlu menghindarinya. Berikut ini langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kelenjar tiroid agar tetap sehat.
  • Tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman berbahan kedelai karena bisa mengganggu penyerapan hormon tiroid
  • Mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah
  • Mengonsumsi lemak sehat dari ikan atau minyak ikan
  • Membatasi konsumsi makanan cepat saji
  • Mengganti karbohidrat sederhana dari nasi putih, pasta, atau mie dengan yang lebih sehat seperti gandum utuh
  • Memperbanyak konsumsi serat
  • Mengonsumsi garam beryodium, tapi tidak berlebihan
  • Memenuhi kebutuhan yodium dari makanan laut
Maksimalkan usaha-usaha di atas dengan berolahraga secara teratur. Selain itu, jika Anda mulai merasakan gejala gangguan tiroid, segera hubungi dokter. Dengan begitu, dokter bisa memberikan perawatan yang sesuai denan kondisi Anda.

Catatan dari SehatQ

Hormon tiroksin adalah salah satu jenis hormon tiroid yang berperan dalam pengaturan berbagai aspek, mulai dari berat badan, kesuburan, hingga kesehatan tulang dan otot. Kelebihan dan kekurangan hormon ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
hormon tiroidhormonhormon paratiroid
Your Hormones. https://www.yourhormones.info/hormones/thyroxine/
Diakses pada 19 Agustus 2020
Hormone Health Network. https://www.hormone.org/your-health-and-hormones/glands-and-hormones-a-to-z/hormones/thyroxine
Diakses pada 19 Agustus 2020
Michigan Medicine, University of Michigan. https://www.uofmhealth.org/health-library/ug1836
Diakses pada 19 Agustus 2020
Harvard Health Publishing, Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/healthy-eating-for-a-healty-thyroid
Diakses pada 19 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/women/manage-hypothyroidism-17/balance/slideshow-foods-thyroid
Diakses pada 19 Agustus 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/lab-tests/thyroxine-t4-test/
Diakses pada 19 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait