Mengenal Fungsi Hemoglobin, Si "Pengantar" Oksigen ke Seluruh Tubuh

Makanan dengan folat, bisa menambah fungsi hemoglobin di dalam tubuh.
Fungsi hemoglobin ialah mengantar oksigen ke seluruh tubuh, lewat sel darah merah.

Oksigen adalah salah satu kunci kehidupan manusia. Tanpanya, Anda dan makhluk hidup lainnya tidak bisa hidup. Maka dari itu, oksigen sangat bermanfaat bagi tubuh dan keberlangsungan hidup.

Akan tetapi, manfaat oksigen tidak akan bisa Anda rasakan, tanpa adanya hemoglobin, si "pengantar" oksigen. Sebenarnya, apa saja fungsi hemoglobin itu?

Mengenal fungsi hemoglobin

Sebelum jauh membahas tentang fungsinya, Anda harus tahu bahwa hemoglobin adalah protein yang ditemukan dalam sel darah merah.

Fungsi hemoglobin adalah membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh Anda. Hemoglobin “menerima” oksigen yang telah dihirup melalui paru-paru. Setelah itu, oksigen pun langsung mengikatkan dirinya kepada hemoglobin, yang membawanya ke jantung. Setelah itu, jantung akan memompa darah ke sel-sel di seluruh tubuh.

Selain itu, fungsi hemoglobin lainnya adalah mengantar karbon dioksida untuk bisa keluar dari sel tubuh, dan mengembalikannya ke paru-paru, agar bisa dibuang. Perlu diketahui, setiap hemoglobin, mampu membawa empat molekul oksigen.

Fungsi hemoglobin lainnya adalah membantu sel darah merah mendapatkan bentuk yang memudahkannya mengalir melalui pembuluh darah.

Apa yang terjadi jika kadar hemoglobin rendah?

Banyak sekali gejala yang dapat dirasakan, jika kadar hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah Anda, sangat rendah. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Mudah lemah
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Sakit kepala
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Kulit memucat atau menguning
  • Dada terasa sakit

Kadar hemoglobin baru dapat disebut rendah, jika kandungannya kurang dari 13,5 g/dL pada pria, dan 12 g/dL pada wanita.

Sementara itu, kadar hemoglobin normal, harus mencapai setidaknya 13,5-17,5 g/dL pada pria, dan 12.5-15.5 /dL pada wanita.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan rendahnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Hal-hal seperti kehamilan, anemia defisiensi besi, gangguan hati, infeksi saluran kemih, minimnya produksi sel darah merah dalam tubuh, cepatnya tubuh dalam menghancurkan sel darah merah daripada membentuknya, hingga pendarahan, dapat menyebabkannya.

Penyakit seperti kanker, leukimia, anemia aplastik sampai penyakit ginjal kronis juga bisa memicu rendahnya kadar hemoglobin.

Bagaimana cara meningkatkan kadar hemoglobin?

Zat besi memainkan peranan penting dalam produksi hemoglobin. Ada protein bernama transferrin, yang mengikat zat besi dan membawanya ke seluruh tubuh. Hal ini membantu tubuh Anda untuk memproduksi sel darah merah, yang mengandung hemoglobin.

Apa saja tips untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh?

1. Makanan mengandung zat besi

Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, merupakan langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Makanan seperti daging sapi, tofu, brokoli, kentang, bayam, kerang, kol hingga kacang hijau bisa meningkatkan hemoglobin dalam tubuh Anda.

2. Asupan sehat mengandung folat

Selain zat besi, folat juga bisa meningkatkan hemoglobin dalam tubuh. Sebab, folat adalah vitamin B yang memproduksi heme, bagian dari sel darah merah yang mengandung hemoglobin.

Maka dari itu, mengonsumsi makanan berfolat seperti bayam, daging sapi, alpukat, kacang-kacangan, nasi sampai selada, bisa membantu Anda meningkatkan kadar hemoglobin.

3. Memaksimalkan penyerapan zat besi

Pastikan bahwa tubuh Anda mampu menyerap zat besi dengan maksimal. Banyak hal yang bisa Anda lakukan, untuk membantu atau membiasakan tubuh, agar bisa menyerap zat besi dengan maksimal. Makanan yang kaya akan vitamin C, bisa membantu tubuh untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, seperti jeruk, stroberi, serta sayuran hijau.

Kalsium dapat membuat tubuh Anda merasa sulit dalam menyerap zat besi. Akan tetapi, kalsium juga sangat penting bagi tubuh. Ada baiknya, Anda menyeimbangkan asupan kalsium dan makanan pengandung zat besi, agar kadar hemoglobin dapat ditingkatkan.

Catatan dari SehatQ

Layaknya sopir pribadi, jika tidak “digaji”, maka hemoglobin tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Maka dari itu, jagalah kesehatan tubuh, dengan mengonsumsi zat besi dan folat, yang mampu membantu tubuh memproduksi hemoglobin dalam sel darah merah.

Walau begitu, kadar hemoglobin sangat bervariasi dan bergantung pada usia, jenis kelamin hingga kondisi medis. Maka dari itu, berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan, termasuk kadar haemoglobin, penting dilakukan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-hemoglobin

Diakses pada 8 November 2019

 

Sciencing. https://sciencing.com/do-body-cells-do-oxygen-6388828.html

Diakses pada 8 November 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318050.php#what-is-hemoglobin

Diakses pada 8 November 2019

 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/low-hemoglobin/basics/causes/sym-20050760

Diakses pada 8 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed