Mengenal Disentri Amoeba, Mulai dari Gejala Hingga Pencegahannya

Disentri amoeba bisa menyebabkan diare parah yang disertai dengan darah
Disentri amoeba disebabkan oleh parasit Entamoeba histolytica

Apakah Anda pernah mendengar istilah disentri amoeba? Disentri amoeba adalah infeksi usus yang disebabkan oleh amoeba dengan nama Entamoeba histolytica. Amoeba dapat ditemukan dalam makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Ketika Anda mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, maka amoeba dapat memasuki tubuh. Selanjutnya, mereka pun bergerak melalui sistem pencernaan dan menetap di usus hingga menyebabkan infeksi. 

Gejala disentri amoeba

Umumnya, disentri amoeba ditularkan di daerah-daerah yang sanitasinya buruk sehingga memungkinkan terjadinya kontaminasi. Di daerah-daerah tersebut, hingga 40% penderita diare kemungkinan menderita disentri amoeba. Sumber air yang tak bersih menjadi pemicu penularan utama penyakit ini. Adapun gejala disentri amoeba yang dapat terjadi, antara lain:

  • Sering buang air besar
  • Sakit perut
  • Kram perut
  • Kelelahan
  • Sembelit intermittent
  • Perut kembung
  • Diare parah yang berlendir, berdarah, atau bernanah
  • Pembengkakan perut
  • Demam dan kedinginan
  • Mual dan muntah
  • BAB menyakitkan

Disentri amoeba dapat terjadi tanpa gejala. Akan tetapi, bila terdapat gejala maka bisa berlangsung selama beberapa minggu. Bahkan amoeba pun dapat terus hidup dalam inang manusia setelah gejalanya hilang. Gejala bisa muncul kembali ketika sistem kekebalan tubuh Anda lemah.

Bagaimana mengobati disentri amoeba?

Disentri amoeba bisa menjadi lebih parah jika amoeba menembus dinding usus dan lapisannya (peritoneum) sehingga menyebabkan peritonitis atau peradangan pada lapisan dinding dalam perut. Dari berbagai spesies amoeba, E. histolytica memang merupakan salah satu yang paling berbahaya. 

Tak hanya mampu menggali dinding usus, spesies ini bisa menyebar melalui aliran darah untuk menginfeksi organ lain, seperti hati, paru-paru, dan otak. Abses hati menjadi salah satu komplikasi yang dapat terjadi akibat kondisi ini. Jika dibiarkan, lama-kelamaan tentu saja disentri amoeba bisa sangat berbahaya.

Jika Anda merasakan gejala disentri amoeba, segera periksakan diri pada dokter. Dokter akan menentukan penyebab dan penanganan yang tepat untuk keluhan Anda. Metronidazol atau tinidazol kerap digunakan untuk mengobati disentri amoeba. Akan tetapi, mungkin saja beberapa parasit tidak menanggapi obat-obatan tersebut. Oleh sebab itu, penting untuk selalu berkonsultasi pada dokter. 

Sementara, obat amoebicidal digunakan agar amoeba tidak dapat bertahan lama di dalam tubuh setelah gejalanya hilang. Jika telah terjadi komplikasi seperti perforasi dinding usus atau adanya abses dalam organ tubuh, maka Anda memerlukan perawatan khusus di rumah sakit. 

Cara mencegah disentri amoeba

Guna mencegah terjadinya disentri amoeba, satu-satunya cara yang bisa dilakukan yaitu dengan memastikan bahwa apa yang Anda makan atau minum telah terjamin kebersihannya dan dimasak dengan benar. 

Hindari mengonsumsi es batu karena sumber airnya mungkin saja tidak bersih. Anda juga harus mencuci tangan dengan bersih secara teratur karena amoeba dapat bertahan untuk waktu yang lama di luar tubuh. Selain itu, beberapa langkah lain yang harus diambil ketika risiko tinggi, misalnya saat bepergian, yaitu:

  • Hanya minum air yang berasal dari sumber yang terjamin, contohnya air kemasan
  • Sebelum diminum, bersihkan terlebih dahulu bagian atas botol kemasan yang menyentuh bibir
  • Hanya mengonsumsi makanan yang dimasak dengan matang agar tak ada parasit yang menempel

Dengan melakukan berbagai cara tersebut, Anda bisa terhindar dari disentri amoeba maupun gangguan pencernaan lainnya. Jagalah pula kebersihan diri maupun lingkungan sekitar agar terbebas dari kuman-kuman penyakit.

Catatan SehatQ

Disentri amoeba merupakan infeksi usus akibat parasit Entamoeba histolytica. Penyakit ini kerap ditandai dengan diare parah yang disertai darah. Sanitasi yang buruk menjadi pemicu utama dari terjadinya disentri amoeba. Jika merasakan gejala penyakit ini, segera periksakan diri Anda pada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2943803/
Diakses pada 31 Mei 2020

Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/conditions/a5672/amoebic-dysentery/
Diakses pada 31 Mei 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/171193#complications
Diakses pada 31 Mei 2020

Artikel Terkait