Mengenal Deep Sleep, Tahap Tidur yang Punya Peran Penting bagi Tubuh

0,0
07 Jul 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Deep sleep adalah tahap tidur penting yang dikaitkan dengan gelombang otak paling lambatAnda akan sulit dibangunkan saat memasuki tahap deep sleep
Tahukah Anda kalau tidur terdiri dari beberapa tahap? Salah satu tahap tidur yang paling penting adalah deep sleep, yang juga dikenal dengan tidur gelombang lambat (slow wave sleep) atau delta sleep.Secara umum, deep sleep adalah tahap tidur yang dikaitkan dengan gelombang otak paling lambat. Deep sleep dianggap penting karena tahap tidur ini memungkinkan fungsi otak dan ingatan berjalan dengan semestinya.Mari kenali lebih jauh seputar deep sleep, manfaatnya bagi tubuh, hingga perbedaannya dengan tahap tidur lainnya.

Mengenal deep sleep

Deep sleep adalah tahap ketiga dan keempat dalam non-rapid eye movement (NREM) sleep. Tahap tidur ini ditandai dengan sejumlah karakteristik, di antaranya:
  • Gelombang otak Anda berada di titik yang paling lambat saat tidur
  • Detak jantung, suhu tubuh, dan pernapasan Anda juga berada di titik paling lambat
  • Otot-otot Anda menjadi rileks
  • Anda menjadi sulit dibangunkan, bahkan dengan suara keras sekalipun.
Fase pertama (tahap ketiga tidur NREM) deep sleep dapat berlangsung dari 45 sampai 90 menit. Fase ini berlangsung lebih lama di paruh pertama malam, kemudian menjadi lebih pendek dalam setiap siklus tidur.Sementara itu, fase kedua (tahap keempat tidur NREM) deep sleep dikenal sebagai tahap pemulihan tubuh. Berikut adalah sejumlah fungsi tubuh dan otak yang berlangsung dalam fase ini:
  • Pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh
  • Pemulihan fisik
  • Pelepasan berbagai hormon penting
  • Penggabungan ingatan
  • Proses emosi dan belajar
  • Sistem kekebalan tubuh diberi energi
  • Detoksifikasi otak
  • Kadar gula darah dan metabolisme seimbang.
Tanpa deep sleep, berbagai fungsi tubuh ini tidak dapat berjalan sehingga berpotensi menimbulkan sejumlah masalah kesehatan. Berbagai gejala kurang tidur juga bisa Anda alami.

Kebutuhan deep sleep berbeda-beda berdasarkan usia

Pada orang dewasa yang sehat, deep sleep memiliki porsi sekitar 13-23 persen dari keseluruhan tidurnya. Jadi, jika Anda tidur selama 8 jam di malam hari, berarti Anda telah melalui 62-110 menit deep sleep.Akan tetapi, seiring bertambahnya usia, Anda membutuhkan lebih sedikit deep sleep. Apabila Anda berusia di bawah 30 tahun, Anda bisa mendapatkan 2 jam deep sleep setiap malam.Sementara itu, jika Anda berusia di atas 65 tahun, Anda mungkin hanya bisa mendapatkan setengah jam deep sleep dalam setiap malam, atau bahkan tidak sama sekali.Golongan usia yang lebih muda, terutama bayi dan balita, membutuhkan lebih banyak deep sleep karena tahap tidur ini berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Penyebab kekurangan deep sleep

Berikut adalah sejumlah faktor yang dapat menyebabkan Anda tidak mendapatkan deep sleep yang cukup.

1. Gangguan tidur

Beberapa jenis gangguan tidur yang dapat merusak deep sleep adalah sleep apnea dan periodic limb movement disorder (PLMD).Kedua gangguan tidur ini dapat terjadi secara berulang sehingga berpotensi mengurangi waktu deep sleep yang Anda dapatkan.

2. Kurangnya dorongan untuk tidur

Dorongan atau keinginan untuk tidur dapat mengalami penurunan sehingga mengurangi porsi deep sleep yang Anda dapatkan.Penurunan dorongan ini dapat disebabkan karena tidur siang yang terlalu lama hingga menghabiskan banyak waktu di tempat tidur.

3. Penggunaan zat atau obat-obatan tertentu

Kafein merupakan stimulan yang dapat mengurangi deep sleep Anda. Efeknya bahkan bisa bertahan hingga berjam-jam setelah dikonsumsi. Penggunaan benzodiapine dan obat-obatan opioid juga berpotensi mengurangi deep sleep.

Dampak buruk kekurangan deep sleep bagi tubuh

Deep sleep memegang peran penting dalam menjaga fungsi tubuh kita, salah satunya membantu memproses informasi yang Anda dapatkan setiap harinya.Kekurangan deep sleep berpotensi menyebabkan otak tidak mampu mengubah berbagai informasi tersebut menjadi ingatan.Selain itu, berikut adalah sejumlah konsekuensi yang dapat ditimbulkan akibat kebutuhan deep sleep yang tidak terpenuhi.

1. Nyeri kronis

Nyeri kronis bisa semakin parah jika Anda kekurangan deep sleep. Salah satu bentuknya adalah fibromyalgia yang menyebabkan rasa nyeri di sekujur tubuh. Nyeri ini dapat mereda seiring perbaikan kualitas tidur Anda.

2. Pertumbuhan yang terganggu

Anak-anak yang mengalami masalah tidur seperti sleep apnea bisa kesulitan untuk mendapatkan deep sleep yang memadai. Kondisi ini dapat mengganggu pelepasan hormon pertumbuhan mereka. Untungnya, pertumbuhan anak bisa kembali normal jika kondisi yang mengganggu deep sleep diobati secara efektif.

3. Demensia

Kekurangan deep sleep juga berkontribusi dalam mempercepat perkembangan penyakit degeneratif, seperti demensia dan Alzheimer.Di samping ketiga potensi masalah di atas, kebutuhan deep sleep yang tidak terpenuhi bisa menyebabkan disfungsi sistem imun dan meningkatkan risiko infeksi-infeksi rutin, seperti pilek atau flu.Risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), juga dianggap mengalami peningkatan.Sementara itu, tahap deep sleep dianggap memiliki hubungan dengan beberapa gangguan tidur, seperti:

Cara mengetahui berapa banyak deep sleep yang kita dapatkan

Polisomnografi
Hasil polisomnografi yang akan dianalisa oleh dokter
Salah satu tanda yang mudah diamati jika Anda kekurangan deep sleep adalah perasaan lelah ketika bangun tidur. Kelelahan ini juga dapat Anda rasakan sepanjang hari bersamaan dengan rasa kantuk.Jika Anda terus-menerus mengalaminya, tidak ada salahnya untuk memastikan jumlah deep sleep yang Anda dapatkan ke dokter.Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan polisomnografi (PSG). Dalam pemeriksaan ini, Anda akan tidur di laboratorium dengan mengenakan sejumlah alat untuk memantau beberapa aspek penting, di antaranya:
  • Kadar oksigen
  • Detak jantung
  • Gelombang otak
  • Tingkat pernapasan
  • Pergerakan tubuh.
Lewat polisomnografi, dokter dapat mengetahui jika Anda telah menjalani deep sleep dan berbagai tahap tidur lainnya selama Anda tidur.

Cara mendapatkan atau meningkatkan deep sleep

Berikut adalah sejumlah tips yang dapat membantu Anda dalam mendapatkan deep sleep.
  • Mandi air hangat atau sauna sekitar 90 menit sebelum tidur
  • Suhu kamar yang dingin dianggap bisa membantu meningkatkan deep sleep. Suhu kamar yang direkomendasikan untuk tidur adalah sekitar 18-19 derajat Celcius
  • Buat jadwal tidur dan bangun untuk diterapkan secara rutin setiap harinya.
  • Berolahraga secara teratur, setidaknya 20-30 menit setiap hari. Namun, hindari berolahraga dekat dengan jam tidur.
  • Hindari konsumsi asupan yang mengandung kafein, alkohol, dan nikotin sebelum tidur.
  • Matikan lampu dan suara-suara yang bisa mengganggu tidur Anda. Singkirkan juga gadget dari tempat tidur karena bisa membuat Anda terjaga.
Apabila Anda kesulitan mendapatkan deep sleep dan selalu merasa kelelahan setelah bangun tidur, sebaiknya konsultasikan masalah ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
tidurwaktu tidur
Healthline. https://www.healthline.com/health/deep-sleep
Diakses 23 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-much-deep-sleep-do-you-need
Diakses 23 Juni 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/lack-of-deep-sleep-3966027
Diakses 23 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325363
Diakses 23 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait