Mengenal Cryosurgery, Prosedur Operasi dengan Nitrogen Cair

(0)
28 May 2020|Azelia Trifiana
nitrogen cair sering digunakan dalam prosedur cryosurgeryCryosurgery adalah salah satu operasi tumor yang menggunakan nitrogen cair
Ketika dokter melakukan prosedur operasi cryosurgery, artinya ada penggunaan nitrogen cair untuk menghancurkan jaringan abnormal seperti tumor atau sel kanker. Ketika menyentuh sel target, nitrogen cair yang sangat dingin akan langsung menghancurkannya. Biasanya, cryosurgery digunakan untuk tumor atau kanker kulit namun tidak menutup kemungkinan dilakukan untuk membunuh tumor di organ dalam.Begitu majunya teknologi medis, orang yang menjalani prosedur cryosurgery bahkan bisa pulang di hari yang sama. Namun jika cryosurgery dilakukan untuk tumor di organ dalam, perlu istirahat beberapa hari di rumah sakit.

Bagaimana cara kerja prosedur cryosurgery?

Cryosurgery atau cryotherapy, adalah sebuah teknik medis yang menggunakan nitrogen cair bersuhu dingin untuk menghancurkan sel tumor atau yang berpotensi kanker. Cara kerjanya mirip dengan teknik membekukan kutil menggunakan spray nitrogen cair.Selain nitrogen cair, cryosurgery juga umumnya menggunakan karbon dioksida dan argon. Ketika nitrogen cair berada di suhu -210 hingga -195 derajat Celsius, ia akan membekukan apapun yang bersentuhan dengannya.Dalam konteks prosedur cryosurgery, nitrogen cair akan membunuh dan menghancurkan sel tumor atau kanker. Prosedurnya adalah:
  • Pada kulit

Jika cryosurgery dilakukan untuk membunuh tumor atau sel kanker di kulit, dokter akan memberikan nitrogen cair dengan spray atau cotton swab. Selain itu, pasien juga akan diberi anestesi untuk menghindari rasa tidak nyaman. Barulah kemudian prosedur dilakukan.
  • Pada organ dalam

Ketika cryosurgery dilakukan pada organ dalam, dokter akan menggunakan selang fleksibel yang bisa masuk ke dalam tubuh seperti uretra, rektum, atau insisi bila diperlukan. Kemudian, nitrogen cair dimasukkan agar mengenai sel target. Sel itu kemudian akan membeku, mati, dan terserap tubuh.Dibandingkan dengan perawatan kanker lainnya seperti radiasi atau operasi besar, cryosurgery memiliki risiko lebih rendah. Meski demikian, beberapa risiko yang perlu diantisipasi adalah:
  • Bekas luka
  • Infeksi
  • Hilang sensasi jika saraf ikut terimbas
  • Nyeri
  • Disfungsi seksual
  • Kulit berwarna keputihan di sekitar area operasi
  • Kerusakan jaringan atau pembuluh darah sehat di sekitar

Penanganan sebelum dan sesudah cryosurgery

Sebelum cryosurgery dilakukan, dokter akan memberikan instruksi sama seperti prosedur operasi lainnya. Terlebih jika cryosurgery dilakukan di organ dalam, maka pasien akan diminta puasa 12 jam sebelumnya.Jangan lupa sampaikan kepada dokter apabila memiliki alergi tertentu terhadap anestesi atau obat yang sedang dikonsumsi. Kemudian, ikuti semua instruksi dari dokter sebelum prosedur cryosurgery dilakukan.Untuk cryosurgery di area kulit, umumnya pasien bisa pulang di hari yang sama. Namun jika cryosurgery dilakukan di organ dalam, dokter mungkin menyarankan istirahat beberapa hari di rumah sakit.Beberapa hal yang perlu dilakukan setelah prosedur dilakukan adalah:
  • Perawatan luka

Jika cryosurgery dilakukan di area kulit terbuka, pastikan bekas operasi tidak terkena kontaminan seperti kotoran dan bakteri dari luar. Selalu ganti plester secara berkala untuk menghindari infeksi.
  • Konsultasi

Setelah beberapa hari, dokter akan meminta pasien datang kembali untuk melihat apakah prosedur cryosurgery sukses dilakukan. Jika ada komplikasi, akan segera ditangani oleh dokter.
  • Keluhan organ dalam

Apabila cryosurgery dilakukan pada organ dalam seperti liver, sampaikan ke dokter jika ada keluhan terkait organ tersebut. Meski demikian, risiko cryosurgery lebih rendah ketimbang operasi konvensional yang lebih rumit.

Catatan dari SehatQ

Prosedur cryosurgery juga bisa dilakukan apabila sel kanker muncul setelah menjalani terapi tertentu. Selain itu, cryosurgery juga menjadi pilihan penanganan utama untuk kanker prostat yang terdeteksi sejak dini.
penyakittumor jinakhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/cryosurgery
Diakses 14 Mei 2020
Cancer. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/surgery/cryosurgery-fact-sheet
Diakses 14 Mei 2020
AAFP. https://www.aafp.org/afp/2004/0515/p2365.html
Diakses 14 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait