Mengenal Ciri-ciri Kanker Darah Berdasarkan Ketiga Jenisnya

Tergantung jenisnya, ciri-ciri kanker darah ternyata berbeda.
Ciri-ciri kanker darah berbeda, tergantung dari jenis-jenisnya.

Ciri-ciri kanker darah mungkin menjadi hal yang menakutkan bagi banyak orang. Sebab, sebagian orang yang mengidapnya, bahkan tidak mengetahui keberadaan kanker, di dalam tubuhnya.

Belum lama ini, mendiang Ani Yudhoyono, meninggal dunia akibat kanker darah. Istri Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, mengembuskan napas terakhirnya, pada 1 Juni 2019. Sebenarnya, apa ciri-ciri kanker darah?

Ciri-ciri kanker darah berdasarkan jenisnya

Kanker darah adalah jenis kanker yang berdampak pada produksi dan fungsi sel darah. Pada umumnya, pertumbuhan sel kanker darah bermula di sumsum tulang (tempat sel darah diproduksi).

Sejatinya, sel induk di sumsum tulang akan berkembang menjadi tiga jenis sel darah, yakni sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

Akan tetapi, keberadaan sel kanker membuat pertumbuhan sel darah tidak terkontrol. Pada akhirnya, sel kanker akan merusak fungsi utama darah, seperti melawan infeksi atau mencegah perdarahan yang serius.

Berikut adalah tiga jenis kanker darah beserta ciri-cirinya yang tidak boleh diabaikan:

1. Leukimia

Leukimia adalah salah satu jenis kanker darah yang membuat sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal, sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ini adalah situasi yang berbahaya. Sebab, sel darah putih yang memiliki peran penting dalam melawan infeksi, malah menyerang tubuh.

Tidak hanya itu, leukimia juga menyebabkan rusaknya sumsum tulang, sehingga tidak bisa memproduksi sel darah merah dan trombosit.

Ciri-ciri kanker darah jenis leukimia, meliputi:

  • Demam dan merasa kedinginan
  • Kelelahan terus-menerus
  • Sering mengalami infeksi
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, pembesaran hati atau limpa
  • Mimisan berulang kali
  • Munculnya bintik-bintik kecil berwarna merah di kulit (petechiae)
  • Mudah berdarah dan memar
  • Berkeringat di malam hari, secara berlebihan
  • Nyeri tulang

Para ilmuwan masih belum mendapatkan jawaban pasti mengenai penyebab leukimia. Mereka percaya, leukimia disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

2. Limfoma

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening, adalah jenis kanker darah selanjutnya. Jenis kanker darah ini menyerang salah satu sel darah putih (limfosit), yang tugasnya melawan infeksi.

Limfosit berada di bagian kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, timus, dan bagian tubuh lainnya. Ketika limfoma datang menyerang, limfosit akan tumbuh di luar kendali.

Ciri-ciri kanker darah jenis limfoma, ditandai dengan:

  • Pembengkakan kelenjar di bagian leher, ketiak, atau selangkangan, yang tidak sakit jika dipegang
  • Batuk-batuk
  • Sesak napas
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan
  • Kulit gatal

Penyebab limfoma juga belum diketahui. Namun, Anda akan berisiko terkena limfoma, jika berusia 60 tahun ke atas, merupakan seorang pria, memiliki sistem kekebalan tubuh lemah akibat HIV/AIDS atau transplantasi organ, atau mengidap gangguan imun.

3. Multiple myeloma

Multiple myeloma adalah jenis kanker darah yang menyerang sel plasma. Sel plasma ditemukan di sumsum tulang, dan sangat penting untuk sistem kekebalan. Tugasnya adalah membuat antibodi bernama imunoglobin, sebagai pertahanan tubuh terhadap penyakit.

Ketika kanker datang, sel plasma tak lagi bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya, sel plasma malah menghasilkan protein tidak normal, yang bisa menyebabkan komplikasi seperti kerusakan ginjal.

Ciri-ciri kanker darah jenis multiple myeloma, meliputi:

  • Nyeri tulang, terutama di bagian dada dan tulang belakang
  • Mual-mual
  • Sembelit
  • Kehilangan selera makan
  • Sering merasa bingung
  • Kelelahan
  • Sering terserang infeksi
  • Penurunan berat badan
  • Mati rasa pada kaki
  • Rasa haus yang berlebihan

Sama seperti kedua “saudaranya”, multiple myeloma juga belum diketahui penyebabnya.

Pencegahan kanker darah

Pasien kanker
Kenali ciri-ciri kanker darah

Ciri-ciri kanker darah di atas, sangat mengerikan, apalagi jika sampai terjadi pada Anda. Maka dari itu, mari pahami beberapa pencegahan kanker, yang bisa Anda ikuti ini:

  • Menghindari rokok

Hindari tembakau, dalam bentuk apapun, termasuk rokok. Bahkan, terkena asap rokok dari orang lain (menjadi perokok pasif), juga bisa membuat diri Anda berisiko terkena kanker.

  • Menjalani pola makan yang sehat

Kurangi konsumsi lemak jenuh dan daging merah. Kedua jenis makanan ini, disebut bisa meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus dan kanker prostat, yang lebih agresif. Selain itu, perbanyak konsumsi makanan seperti buah, sayuran, dan biji-bijian utuh seperti gandum.

  • Berolahraga

Aktivitas fisik dipercaya mampu menjaga kebugaran tubuh, dari sel kanker. Berolahraga, bisa menjauhkan Anda dari bermacam-macam jenis kanker, seperti kanker payudara dan kanker usus. Anda juga bisa menjaga berat badan yang lebih ideal tentunya.

  • Menjaga berat badan

Obesitas menjadi salah satu penyebab dari banyaknya jenis kanker. Maka dari itu, ubahlah pola makan Anda, dan berolahraga lah, untuk membakar lemak, di dalam tubuh.

Selain beberapa hal di atas, Anda juga bisa mengurangi atau menjauhi alkohol, menghindari paparan radiasi yang tak diperlukan, hingga mencegah masuknya polusi lingkungan, ke dalam tubuh Anda, supaya kanker tidak menyerang.

Pengobatan kanker darah

Pengobatan kanker darah, akan bergantung pada jenisnya, usia, seberapa cepat kanker berkembang, dan penyebarannya ke bagian tubuh yang lain.

Perlu diketahui, pengobatan kanker darah, telah meningkat selama beberapa dekade terakhir ini. Itulah sebabnya, beberapa jenis kanker darah, bisa disembuhkan. Apa saja pengobatan kanker darah itu?

  • Kemoterapi
  • Terapi radiasi
  • Operasi
  • Imunoterapi
  • Transplantasi sel punca (stem cell) darah
  • Terapi target (targeted therapies)

Beberapa ciri-ciri kanker darah di atas memang mirip seperti gejala penyakit lain, yang mungkin disepelekan. Tak heran, banyak orang yang tidak menyadari keberadaan kanker darah di dalam tubuhnya.

Segera konsultasikan dengan dokter apabila Anda merasakan gejala yang mengkhawatirkan Anda, untuk mendapatkan diagnosis dini. Semakin dini kanker terdeteksi, semakin besar juga kemungkinan Anda untuk sembuh.

Liputan 6. https://www.liputan6.com/health/read/3980657/9-fakta-kanker-darah-yang-diidap-ani-yudhoyono
Diakses pada 20 Januari 2020

Hermatology. https://www.hematology.org/Patients/Cancers/
Diakses pada 20 Januari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/leukemia/symptoms-causes/syc-20374373
Diakses pada 20 Januari 2020

Web MD. https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/lymphoma-cancer#1
Diakses pada 20 Januari 2020

Cancer. https://www.cancer.org/cancer/multiple-myeloma/about/what-is-multiple-myeloma.html
Diakses pada 20 Januari 2020

Artikel Terkait