Mengenal Cherry Angioma (Tahi Lalat Merah) yang Kerap Muncul saat Menua

(0)
22 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cherry angioma dikenal dengan sebutan tahi lalat merah.Cherry angioma atau tahi lalat merah lebih sering dialami oleh orang berusia 30 tahun ke atas.
Cherry angioma adalah pertumbuhan kulit yang mirip tahi lalat. Kondisi yang juga dikenal sebagai tahi lalat merah ini dapat tumbuh di mana saja. Selain tahi lalat merah, cherry angioma memiliki beberapa nama lain, yaitu senile angioma atau Campbell de Morgan spot.Cherry angioma umumnya dialami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun ke atas. Di dalam tahi lalat ini, terdapat kumpulan pembuluh darah kecil sehingga membuat warnanya menjadi kemerahan.Untuk memahami penyebab, bahaya, dan cara menghilangkan cherry angioma, mari kita simak penjelasan berikut.

Karakteristik cherry angioma pada kulit

Cherry angioma biasanya berwarna merah terang karena ada pembuluh darah kapiler yang membesar di dalamnya. Namun, ada juga cherry angioma yang tampak kebiruan atau keunguan. Warna ini tidak akan hilang setelah ditekan.Saat ukurannya membesar, bentuk tahi lalat merah ini biasanya berubah menjadi bulat dan menyerupai kubah. Teksturnya rata dan halus ketika disentuh.Meski bisa muncul di berbagai bagian tubuh, cherry angioma paling sering tumbuh di dada, perut, dan punggung. Tahi lalat merah ini juga bisa muncul secara berkelompok.Jika digaruk atau disentuh dengan kasar, cherry angioma dapat terluka dan mengeluarkan darah.

Penyebab cherry angioma

Penyebab cherry angioma belum diketahui secara pasti. Dilansir dari Healthline, faktor genetik berpotensi memainkan peran dalam kemunculan tahi lalat merah ini.Selain itu, cherry angioma kerap dikaitkan dengan kehamilan, paparan bahan kimia, kondisi medis tertentu, dan perubahan iklim.Usai juga bisa menjadi faktor risiko cherry angioma. Sebab, orang-orang berusia 30 tahun ke atas cenderung memilikinya. Semakin bertambahnya usia, ukuran tahi lalat merah ini bisa semakin besar dan banyak.Menurut sebuah studi, sekitar 75 persen orang lanjut usia yang berusia 75 tahun ke atas memiliki cherry angioma di kulitnya.

Apakah cherry angioma berbahaya?

Keberadaan cherry angioma biasanya tidak perlu dikhawatirkan karena sebagian besar kasus dari tahi lalat merah ini tidak berbahaya.Namun, jika cherry angioma mengeluarkan darah atau mengalami perubahan pada bentuk, ukuran, dan warnanya, segera periksakan diri ke dokter. Bisa jadi itu adalah gejala dari kanker kulit.Tidak hanya itu, jika tiba-tiba ada lesi (jaringan abnormal) yang muncul di bagian kulit lain, Anda juga perlu segera ke dokter. Hal ini dapat menandakan adanya angioma jenis lain, misalnya angioma laba-laba yang menjadi pertanda kerusakan organ hati.

Cara menghilangkan cherry angioma yang bisa dicoba

Sebagian besar cherry angioma atau tahi lalat merah tidak perlu dihilangkan. Namun, jika memang cherry angioma terletak di bagian yang rentan mengalami gesekan, dokter akan merekomendasikan pengangkatan untuk mencegah perdarahan.Selain itu, sebagian orang juga ingin menghilangkan cherry angioma karena faktor estetika atau kecantikan. Berikut adalah beberapa cara menghilangkan cherry angioma yang bisa dicoba:

1. Excision

Excision adalah metode pengangkatan cherry angioma dengan cara memotongnya. Dokter akan memberikan obat bius terlebih dahulu sebelum menjalankan prosedur ini.Setelah melakukan excision, biasanya akan muncul gejala nyeri dan tidak nyaman. Prosedur ini juga bisa meninggalkan bekas luka.

2. Elektrokauterisasi

Elektrokauterisasi dilakukan dengan cara membakar bagian tahi lalat merah menggunakan arus listrik. Saat menjalani prosedur ini, Anda akan diminta untuk menggunakan bantalan khusus di bagian tubuh untuk menghindari penyebaran arus listrik.

3. Cryosurgery

Cryosurgery adalah prosedur pembekuan cherry angioma dengan nitrogen cair. Sensasi dingin yang ekstrem akan menghancurkan tahi lalat merah yang ada di tubuh. Prosedur ini terhitung cepat dan relatif mudah dilakukan.

4. Operasi laser

Operasi laser dilakukan menggunakan pulsed dye laser (PDL) berwarna kuning yang memberikan rasa panas untuk menghancurkan tahi lalat merah di tubuh. Metode ini terhitung cepat dan merupakan prosedur rawat jalan sehingga Anda tidak perlu menginap di rumah sakit.Tergantung seberapa banyak tahi lalat merah yang Anda punya, operasi laser ini dapat dilakukan sekitar 1-3 kali. Namun, prosedur ini dapat menyebabkan memar kecil yang bisa bertahan hingga 10 hari.Semua cara menghilangkan cherry angioma ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Konsultasikan terlebih dahulu untuk mendapatkan metode terbaik dalam menghilangkan cherry angioma pada tubuh Anda.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar cherry angioma atau tahi lalat merah, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
kulit dan kecantikantahi lalatmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/cherry-angioma
Diakses pada 8 April 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312594#symptoms
Diakses pada 8 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait