Cara Memompa ASI dengan Benar, Pahami Metode yang Tepat


Cara memompa ASI adalah dengan memerhatikan metode yang dipilih, yakni perah dengan tangan, pompa manual, dan pompa elektrik.

0,0
Cara memompa ASI adalah dengan menggunakan pompa ASI elektrikCara memompa ASI adalah dengan menggunakan pompa ASI elektrik sebagai salah satu metode.
Cara memompa ASI yang benar perlu melihat metode memerah ASI yang dipilih. Dalam hal ini, cara memompa ASI terdiri dari tiga, yaitu dengan tangan, alat pompa manual, dan alat pompa elektrik.ASI merupakan sumber makanan utama bayi. Idealnya, pemberian ASI perlu dilakukan secara rutin untuk mendukung proses tumbuh kembang buah hati secara optimal. Program ASI eksklusif lah yang biasanya direkomendasikan.Namun, bagaimana jika seorang ibu tidak bisa mendampingi bayi selama 24 jam? Caranya adalah dengan memberikan ASI perah.

Cara memerah ASI dengan menggunakan tangan

Cuci tangan sebagai langkah pertama pompa ASI dengan tangan
Memerah ASI dengan metode ini sangat praktis, gratis, dan dapat dilakukan di mana saja serta kapan saja.Meski sulit dilakukan oleh ibu baru, teknik ini tidak akan menjadi kendala lagi jika terus berlatih. Sebagai referensi, berikut cara memompa ASI dengan tangan:
  • Selalu pastikan Anda mencuci tangan agar terhindar dari infeksi bakteri yang menyebabkan mastitis.
  • Letakkan jari kelingking pada bagian bawah payudara, sedangkan ibu jari di bagian atas payudara membentuk huruf C.
  • Jangan letakkan jari-jari pada puting payudara karena akan menghambat keluarnya ASI. Sebaliknya, letakkan jari-jari di sekeliling areola.
  • Temukan bagian payudara yang terasa seperti benjolan, tekan bagian tersebut menggunakan ibu jari dengan kuat dan perlahan.
  • Lakukan langkah tersebut secara berulang-ulang.

Cara memerah ASI dengan pompa manual

Sanggah payudara dengan tangan saat pakai alat manual
Ketika menggunakan alat perah ASI manual, ikuti cara memompa ASI dengan benar di bawah ini agar proses pengosongan ASI optimal:
  • Awali cara memompa ASI dengan cuci tangan terlebih dahulu.
  • Pasang seluruh alat yang diperlukan pada alat pompa ASI manual.
  • Letakkan cup untuk memompa ASI pada daerah puting dan areola hingga nyaman dan pas.
  • Letakkan salah satu tangan untuk memompa dan tangan lainnya untuk menyangga payudara ketika memompa ASI.
  • Tekan tuas perlahan hingga pompa ASI terasa seperti isapan mulut bayi ketika menyusu.
  • Ulangi langkah yang sama pada sisi payudara yang lain hingga ASI sudah kosong dari payudara.
  • Cuci bersih peralatan dan tangan ketika selesai menggunakan pompa ASI manual.

Cara menggunakan pompa ASI elektrik

Posisikan cup pelindung payudara agar tidak nyeri
Jika Anda memiliki alat pompa elektrik, inilah cara memompa ASI yang benar dengan pompa elektrik:
  • Tetap cuci tangan sebagai langkah awal pada cara memompa ASI.
  • Keluarkan alat pompa ASI elektrik, pastikan seluruh perlengkapan pompa ASI elektrik terpasang.
  • Posisikan cup pelindung payudara dengan tepat. Hal ini agar terhindar dari rasa tidak nyaman dan sakit. Jika terasa tidak pas, tekan cup agar tetap stabil dan tidak lepas.
  • Hidupkan dengan mencolok pompa ASI elektrik ke sumber listrik. Jika menggunakan baterai, segera hidupkan alat pompa ASI.
  • Jangan lupa untuk mengatur kekuatan isapan pompa ASI, pastikan tidak terlalu kuat agar payudara tidak sakit.
  • Ulangi tahapan di atas pada sisi payudara lainnya.
  • Setelah selesai, bersihkan seluruh peralatan dan cuci tangan Anda.

Kondisi yang membuat harus memerah ASI

Kondisi mastitis membuat ibu harus memompa ASI
Beberapa kondisi berikut ini menyebabkan seseorang harus memompa ASI untuk bayinya:
  • Anda sedang bekerja atau menjalankan tugas sehingga terpaksa menitipkan bayi pada keluarga, teman, atau pengasuh anak.
  • Bayi Anda tidak dapat menyusu langsung dari payudara.
  • Anda ingin memberikan ASI, tetapi tidak ingin menyusui langsung dari payudara.
  • Anda mencoba meningkatkan pasokan ASI, permulaan cara menyapih, atau menderita mastitis dan perlu melakukan proses penyembuhan.

Jadwal pompa ASI

Jadwal pompa ASI diberikan sebanyak 8-10 kali dalam 24 jam
Tentu, payudara memerlukan beberapa waktu untuk memproduksi ASI setelah Anda mengosongkannya.Terlebih, ASI biasanya diberikan kepada bayi setiap 2 hingga 3 jam sekali. Tetap pastikan bayi tetap diberi ASI tidak melebihi 4 jam sekali.Untuk itu, jadwal pompa ASI pun penting agar ASI yang dihasilkan pun tetap bisa memenuhi keperluan bayi.Umumnya, pada bayi baru lahir, mereka menyusu selama 20 menit. Bahkan, mereka bisa menghabiskan waktu selama 45 menit agar merasa kenyang.Namun, Semakin besar umur bayi, maka waktu yang diperlukan semakin sedikt. Bahkan, mereka hanya perlu waktu selama 10 hingga 15 menit.Inilah jadwal pompa ASI:
  • Jadwal pompa ASI yang ideal adalah 8-10 kali dalam sehari selama 24 jam. Biasanya, suplai ASI yang maksimal biasanya sebanyak 25-35 ons atau 750 ml hingga 1,035 liter dalam 24 jam.
  • Selain itu, jadwal pompa ASI yang disarankan adalah pada pagi hari. Sebab, umumnya, suplai ASI sedang maksimal saat pagi hari.
  • Pastikan pula Anda melakukan cara memompa ASI pada 30-60 menit sesudah menyusui. Jika Anda ingin memompa ASI sebelumnya, pastikan Anda mengambil jeda setidaknya satu jam. Ini akan membuat payudara Anda akan memberikan stok ASI untuk jadwal selanjutnya.

Tips memompa ASI agar hasil maksimal

Saat melakukan cara memompa ASI, agar ASI keluar banyak saat dipompa, Anda mengandalkan let-down reflex, yaitu ASI yang terdorong keluar dari payudara.Untuk itu, ikuti tips memompa ASI agar hasil maksimal di bawah ini:

1. Buat suasana agar tenang

Dengarkan musik saat memompa ASI agar produksi ASI melimpah
Tips memompa ASI agar hasil maksimal pertama, pastikan Anda merasa tenang terlebih dahulu.Anda bisa memilih tempat yang hening, dan mencari posisi yang paling nyaman, dan menyetel musik kesukaan. Hal ini bertujuan agar Anda tetap tenang.Bahkan, riset dari Journal of Clinical & Diagnostic Research menemukan, musik bermanfaat untuk menurunkan kadar hormon stres, hormon kortisol, ketika ibu menyusui. Efeknya, produksi ASI pun meningkat.Selain itu, Anda juga bisa mengompres hangat payudara ataupun mandi dengan air hangat agar tubuh terasa rileks.

2. Pijat payudara

Pijat payudara picu ASI keluar dengan cepat
Anda bisa memberikan pijatan lembut pada payudara untuk mempercepat proses let-down reflex.Ini merupakan juga merupakan tips memompa ASI agar hasil maksimal. Karena let-down reflex, ASI pun cepat keluar dari payudara.

3. Cari dukungan dari orang sekitar

Dapatkan dukungan dari lingkungan sekitar agar Anda tetap tenang
Apabila Anda berada pada lingkungan yang suportif, maka Anda akan semakin tenang dan stres pun berkurang. Efeknya, produksi ASI pun lancar, bahkan melimpah.

Catatan dari SehatQ

Cara memompa ASI memerlukan tahapan yang harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini bertujuan agar terhindar dari payudara sakit akibat tertekan hingga infeksi bakteri.Menggunakan pompa ASI memang butuh penyesuaian, dan sebagian besar ibu tidak langsung menghasilkan ASI yang banyak. Anda butuh waktu untuk terbiasa menggunakan pompa dan bisa memerah ASI sesering Anda menyusui bayi.Jika Anda ingin mengetahui tips memompa ASI agar hasil lebih maksimal, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
asi eksklusifibu menyusuiasi perahmenyusui
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/features/milk-pumping-tips#1
Diakses pada Maret 2019
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_pumping-breast-milk-an-overview_8791.bc
Diakses pada Maret 2019
Journal of Clinical & Diagnostic Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4437063/
Diakses pada 22 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait