Berbagai Cara Memutihkan Lutut dan Siku Hitam dengan Bahan Alami


Masalah lutut dan siku hitam tentu dapat mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan berbagai cara memutihkan lutut dan siku hitam yang mudah dilakukan di rumah, yakni menggunakan teh hijau, lidah buaya, lemon, hingga cuka apel.

0,0
17 Sep 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara memutihkan lutut dan siku hitam dengan bahan alamiMasalah lutut hitam dapat mengganggu penampilan
Lutut dan siku hitam tentu dapat mengganggu penampilan. Terlebih, bagi Anda yang ingin menggunakan pakaian yang terbuka pada kedua area tubuh tersebut. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan berbagai cara memutihkan lutut hitam yang mudah dilakukan di rumah.
Ya, ada banyak bahan alami yang bisa digunakan untuk membuat area siku dan lutut yang hitam menjadi lebih cerah dan mulus. Bagi Anda yang kerap merasa tidak percaya diri karena masalah ini, yuk simak berbagai cara menghilangkan siku dan lutut hitam dalam artikel ini selengkapnya.

Apa penyebab lutut dan siku hitam?

Cara memutihkan lutut dan siku hitam dengan bahan alami
Penyebab siku hitam bisa karena efek penuaan
Lutut dan siku hitam umum dialami oleh semua jenis kulit. Kendati demikian, orang-orang dengan kulit yang lebih gelap berisiko mengalaminya. Mengingat kedua area tubuh ini jarang diperhatikan, seperti kulit wajah atau tangan, maka tak sedikit orang yang menyadarinya. Padahal, area lutut dan siku juga perlu dibersihkan dan dirawat menggunakan produk perawatan kulit.  Adapun berbagai penyebab lutut dan siku hitam, di antaranya:

1. Efek penuaan

Lutut dan siku hitam biasanya lebih sering terjadi pada orang dewasa dan lansia, serta hanya sebagian kecil dari orang dewasa muda yang mengalaminya. Itu artinya, area lutut dan siku yang menghitam sering kali berhubungan dengan penuaan.

2. Adanya gesekan

Lutut dan siku merupakan area tubuh yang lebih gelap daripada area lainnya karena sering kali mengalami gesekan akibat aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, muncullah masalah lutut dan siku gelap. 

3. Faktor keturunan (genetik)

Tahukah Anda jika masalah lutut dan siku hitam merupakan kondisi yang cenderung diturunkan dari anggota keluarga? Jadi, jika orang tua atau anggota keluarga dekat Anda ada yang mengalaminya, tak menutup kemungkinan Anda akan mengalami masalah tersebut. 

4. Paparan sinar matahari

Jika Anda kerap beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang lama tanpa menggunakan perlindungan, seperti pemakaian tabir surya atau pakaian lengan panjang, area lutut dan siku bisa menghitam akibat paparan sinar matahari. 

5. Sel kulit mati yang menumpuk

Pada dasarnya, kulit manusia akan melakukan regenerasi sehingga sel kulit lama akan digantikan dengan yang baru. Apabila tidak dibersihkan secara rutin menggunakan produk perawatan kulit, sel-sel kulit mati ini akan menumpuk dan membuat kulit siku dan lutut menjadi gelap dan kusam.

6. Kondisi kulit atau penyakit tertentu

Selain beberapa hal di atas, lutut dan siku hitam dapat disebabkan oleh adanya kondisi kulit atau penyakit tertentu yang tengah dialami. Misalnya, eksim, psoriasis, kapalan, melasma, hiperpigmentasi, ketidakseimbangan hormon, peradangan akibat luka, hingga penyakit tertentu, seperti obesitas.

Cara memutihkan lutut dan siku dengan bahan alami

Pada dasarnya, lutut dan siku hitam bukan kondisi yang mengancam kesehatan. Jika masalah ini bisa menurunkan rasa percaya diri, tak ada salahnya melakukan berbagai cara memutihkan lutut dan siku dengan bahan alami. Meski demikian, perlu diketahui bahwa cara menghilangkan lutut dan siku hitam ini mungkin masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keefektifannya. Maka, penggunaannya tetap dilakukan secara hati-hati. Berikut adalah cara memutihkan lutut dan siku hitam dengan bahan alami yang bisa dicoba. 

1. Teh hijau

Salah satu cara memutihkan lutut dan siku hitam bisa menggunakan teh hijau. Teh hijau mengandung epigallocatechin gallateMenurut sebuah studi yang dimuat dalam Journal Veterinary Science, kandungan epigallocatechin gallate terbukti dapat mencegah produksi melanin berlebih pada kulit dengan cara menghambat tirosinase. Tirosinase adalah suatu enzim yang terdapat dalam melanosit. Melanosit adalah sel-sel yang memproduksi melanin, yakni pigmen pemberi warna pada kulit. Produksi tirosinase bisa meningkat apabila kulit terpapar sinar ultraviolet dan matahari sehingga jumlah melanin bisa bertambah banyak. Kulit pun bisa terlihat kusam dan bertambah gelap.
Cara memutihkan lutut dan siku hitam dengan teh hijau
Gunakan teh hijau pada area kulit menghitam menggunakan kapas
Nah, jika produksi tirosinase terhambat, produksi melanin menjadi lebih sedikit. Dengan ini, masalah lutut dan siku hitam bisa semakin berkurang.Untuk memperoleh manfaat teh hijau sebagai cara memutihkan siku dan lutut, Anda perlu menyeduh teh hijau dalam gelas berisi air hangat. Diamkan beberapa saat sampai dingin, kemudian basahi kapas dengan air seduhan teh hijau. Lalu, oleskan pada area lutut dan siku yang menghitam sebanyak 2 kali dalam sehari. 

2. Lidah buaya

Cara memutihkan siku dan lutut hitam berikutnya bisa dengan lidah buaya. Menurut sebuah studi yang dimuat pada Clinical and Experimental Dermatology, lidah buaya mengandung senyawa bernama aloesin.Aloesin dapat mengurangi kulit gelap yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya pada area kulit yang gelap seraya memijatnya perlahan. Lakukan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu untuk memperoleh hasil yang maksimal.Meski tampak menjanjikan, manfaat lidah buaya ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menghilangkan siku dan lutut hitam. 

3. Kunyit

Kunyit juga bisa digunakan sebagai cara memutihkan siku dan lutut hitam. Senyawa utama pada kunyit, yakni kurkumin, disebut berperan penting dalam mencerahkan kulit yang gelap. Sebuah studi yang dimuat dalam Phytotherapy Research membuktikan bahwa senyawa kurkumin dapat menghambat aktivitas tirosinase sehingga mampu mengurangi masalah kulit yang gelap. Untuk menggunakannya, Anda hanya memerlukan 1 sendok kunyit dan 1 sendok makan madu atau yogurt, kemudian oleskan pada area kulit yang gelap. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air bersih. Ulangi cara menghilangkan hitam di lutut dan siku ini 2-3 kali dalam seminggu agar hasilnya optimal. 

4. Lemon

Cara memutihkan lutut dan siku hitam dengan lemon
Lemon dikenal sebagai zat pencerah kulit alami
Lemon dikenal dengan kemampuannya sebagai zat pemutih atau pencerah alami. Hal ini berkat kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya sehingga mampu mencerahkan area lutut dan siku hitam akibat paparan sinar matahari. Caranya, cukup belah lemon menjadi 2 bagian. Kemudian, gosokkan pada lutut dan siku yang hitam. Gunakan tiap malam hari, diamkan semalaman, dan bilas dengan air sampai bersih keesokan paginya.

5. Soda kue

Soda kue juga dapat digunakan sebagai cara memutihkan siku dan lutut yang hitam. Soda kue bekerja dengan mengeksfoliasi kulit sehingga tumpukan sel kulit mati dapat mengelupas dan terangkat sempurna. Dengan demikian, area kulit siku dan lutut bisa tampak cerah dan halus.Anda cukup mencampurkan 1 sendok teh soda kue dengan air secukupnya. Aduk merata sampai teksturnya menjadi pasta masker. Kemudian, oleskan langsung pada area siku dan lutut yang gelap. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air sampai bersih. 

6. Ekstrak teh hitam

Mengoleskan ekstrak teh hitam dipercaya sebagai cara memutihkan siku dan lutut hitam. Sebuah hasil studi pada hewan yang dimuat dalam Toxicological Research menyatakan, ekstrak teh hitam yang dioleskan pada kulit hewan uji mampu mencerahkan area kulit tersebut. Akan tetapi, penelitian yang ada baru dilakukan pada hewan uji. Maka dari itu, efektivitas ekstrak teh hitam sebagai cara memutihkan lutut memerlukan penelitian lebih lanjut. 

7. Oatmeal dan yogurt

Oatmeal bisa digunakan sebagai cara memutihkan lutut hitam
Oatmeal disebut dapat melembapkan area kulit siku dan lutut yang kering
Masker oatmeal dan yogurt bisa dijadikan sebagai pilihan cara memutihkan lutut yang hitam. Kedua bahan alami diyakini dapat melembapkan area kulit siku dan lutut yang kering. Kulit kering inilah yang menjadi salah satu penyebab lutut dan siku hitam terjadi. Cukup oleskan campuran bahan alami ini pada area siku dan lutut, diamkan selama 20 menit. Kemudian, bilas area kulit sampai bersih dengan air. 

8. Kentang

Kentang disebut sebagai zat pencerah kulit alami berkat kandungan catecholase di dalamnya yang dipercaya dapat membantu mencerahkan lutut dan siku menghitam. Anda cukup mengiris kentang tipis-tipis yang telah dikupas dan dicuci bersih. Lalu, gosokkan pada area siku dan lutut. Diamkan selama 20-30 menit sebelum membilasnya dengan air. 

9. Cuka apel

Cuka apel dapat digunakan sebagai cara memutihkan lutut
Campurkan cuka apel dengan madu, kemudian aduk merata
Cuka apel mengandung glycol dan alpha hydroxy acids/AHA. Kedua zat ini dapat membantu membersihkan kulit, memperbaiki tekstur, dan mengeksfoliasi sel-sel kulit mati yang menumpuk. Dengan begitu, kulit siku dan lutut bisa cerah kembali. Anda hanya perlu mencampur 1 sendok makan cuka apel dengan 1 sendok makan madu. Aduk merata sampai teksturnya menyerupai pasta masker. Lalu, oleskan pada permukaan siku dan lutut. Diamkan selama 30 menit sebelum membilasnya dengan air sampai bersih. 

Cara mencegah lutut dan siku agar tidak menghitam

Setelah melakukan berbagai cara memutihkan lutut dan siku hitam, Anda tentu tidak ingin masalah ini muncul lagi di kemudian hari. Oleh karena itu, penting untuk melakukan tindakan pencegahan agar lutut dan siku tidak gelap lagi. Misalnya: 

1. Oleskan tabir surya

Pastikan Anda selalu mengoleskan tabir surya pada area kulit siku dan lutut secara rutin. Gunakan tabir surya 20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Bila perlu, oleskan kembali produk perawatan kulit ini beberapa kali dalam sehari, termasuk setelah berenang atau berkeringat, untuk mencegah kulit gelap akibat paparan sinar matahari.

2. Gunakan pelembap

Kulit kering bisa menyebabkan sel-sel kulit lebih cepat mati, sehingga membuat bintik-bintik gelap lebih cepat terbentuk. Jadi, selalu gunakan krim pelembap pada area kulit siku dan lutut secara rutin. Tak hanya mencegahnya gelap atau menghitam, penggunaan krim pelembap dapat menjaga kulit agar tetap sehat. 

Catatan dari SehatQ

Masalah lutut dan siku hitam memang dapat mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, ada berbagai cara menghilangkan siku dan lutut hitam yang bisa dilakukan.Sebaiknya, hindari penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung merkuri, hidrokuinon, atau steroid untuk memutihkan lutut dan siku hitam. Jika berbagai cara menghilangkan lutut hitam di atas tak kunjung membuahkan hasil yang memuaskan, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh aplikasi sekarang melalui App Store dan Google Play.
kulit sehatperawatan kulitkulit dan kecantikanflek hitampencerah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/dark-knees
Diakses pada 19 Februari 2020
Natural Remedy Ideas. https://naturalremedyideas.com/home-remedies-dark-knees/
Diakses pada 19 Februari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/dark-knees#home-remedies
Diakses pada 24 Februari 2021
Stylecraze. https://www.stylecraze.com/articles/effective-home-remedies-to-get-rid-of-dark-elbows
Diakses pada 17 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/dark-elbows#home-remedies
Diakses pada 17 September 2021
Steady Health. https://ic.steadyhealth.com/dark-spots-on-knees-and-elbows
Diakses pada 17 September 2021
National Center for Complemenatry and Integrative Health. https://www.nccih.nih.gov/health/turmeric
Diakses pada 17 September 2021
Journal of Veterinary Science. https://vetsci.org/DOIx.php?id=10.4142/jvs.2015.16.2.135
Diakses pada 17 September 2021
Clinical and Experimental Dermatology. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1046/j.1365-2230.2002.01120.
Diakses pada 17 September 2021
Phytotherapy Research. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ptr.3517
Diakses pada 17 September 2021
Toxicological Research. http://koreascience.or.kr/article/JAKO201126235931506.page
Diakses pada 17 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait