Mengenal Cacat Mental dan Jenis-Jenisnya

Orang dengan cacat mental sedang belajar
Orang dengan keterbelakangan mental mengalami kesulitan dalam belajar

Cacat mental adalah gangguan perkembangan otak di mana kecerdasan atau kemampuan mental seseorang berada di bawah rata-rata. Hal ini bisa ditandai dengan nilai IQ yang di bawah standar normal. Penderita cacat mental dapat mempelajari keterampilan dan hal-hal baru, hanya saja prosesnya akan lebih lambat.

Kondisi cacat mental ini dapat diidentifikasi oleh masalah dalam fungsi intelektual dan adaptif. Dengan terjadinya gangguan pada kondisi atau perkembangan otak, bisa menjadi penyebab seseorang menderita retardasi mental. Penanganannya juga membutuhkan waktu dan beberapa pilihan untuk membantu pasien agar bisa beradaptasi dengan kondisinya.

Kriteria cacat mental menurut Asosiasi Intelektual dan Perkembangan Amerika:

  • IQ di bawah 70-75
  • Ada keterbatasan yang signifikan dalam beberapa bidang adaptif seperti, keterampilan untuk melakukan aktivitas, bekerja, berkomunikasi, dan bermain.
  • Gangguan ingatan
  • Kurangnya rasa keingintahuan
  • Perilaku kekanak-kanakan yang tidak sesuai dengan usia
  • Kondisi ini memanifestasikan dirinya sebelum usia 18 tahun.

Cara untuk mendiagnosis keterbelakangan mental dilakukan dengan tiga tahap evaluasi, mulai dari wawancara, observasi pada orang tersebut dan melakukan tes. Saat mendiagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan pada kondisi pasien secara menyeluruh mulai dengan wawancara pasien serta orang tuanya hingga tes intelektual dan penyesuaian diri pasien terhadap lingkungan.

Seseorang dengan cacat mental memiliki keterbatasan dalam dua bidang, yaitu:

  • Fungsi intelektual

Gangguan ini berkaitan dengan IQ yang mengacu pada kemampuan seseorang untuk belajar, bernalar, membuat keputusan, dan menyelesaikan masalah.

  • Perilaku adaptif

Perilaku adaptif merupakan keterampilan yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari seperti, mampu berkomunikasi dengan baik, berinteraksi dengan orang lain, dan menjaga diri sendiri.

Jenis-jenis cacat mental

Jenis-jenis cacat mental dapat dikelompokan berdasarkan beberapa keterampilan. Jenis gangguan kognitif yang paling mencolok adalah dari segi kemampuan membaca, menulis, atau kemampuan berhitung. Jika pada penderita yang bersekolah, keterlambatan bisa diidentifikasi dari cara bicara, perkembangan keterampilan motorik. Berikut jenis-jenisnya:

  • Ketidakmampuan intelektual dalam membaca

Hal ini menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam memahami hubungan antara huruf, suara, dan kata-kata. Tanda-tandanya dapat dikenali ketika sulit mengenal huruf dan kata, tidak dapat memahami kata dan ide, kecepatan membaca lambat, dan keterampilan kosa kata yang buruk.

  • Cacat intelektual dalam berhitung

Jika seseorang sulit dan lambat dalam menghafal dan mengatur angka, mungkin ia memiliki kecacatan intelektual dalam matematika. Hal ini menyebabkan penderita sulit untuk mengatakan waktu dan pemikiran abstrak.

  • Cacat intelektual secara tertulis

Jenis cacat ini dapat melibatkan aktivitas fisik menulis. Penderitanya akan bermasalah dalam membentuk suatu huruf, kata-kata, dan ekspresi tertulis. Tanda-tanda yang bisa Anda kenali yaitu, tulisannya berantakan, sulit menyalin kata-kata dengan akurat, dan bermasalah dengan ejaan.

  • Cacat keterampilan motorik

Seseorang dengan cacat keterampilan motorik memiliki masalah dengan motorik kasar dan halus.  Mereka tampak tidak terkoordinasi dengan usia dan memiliki masalah signifikan dengan gerakan yang membutuhkan koordinasi tangan ke mata.

  • Cacat dengan bahasa

Jenis cacat mental ini melibatkan kemampuan berbicara dan memahami kata-kata yang diucapkan. Tanda-tandanya dapat dilihat dari sulitnya menceritakan sebuah kejadian, tidak lancar saat berbicara, tidak dapat memahami makna kata, dan tidak dapat melaksanakan arahan.

Catatan dari SehatQ

Perlu Anda ketahui bahwa cacat mental dapat terjadi sejak kecil hingga remaja. Jika anak Anda mengalami gejala-gejala tersebut, pasien memerlukan konseling dan penanganan dokter multidisiplin untuk mengatasi gangguan ini. Selain itu, keluarga pasien akan mendapatkan rencana layanan untuk menjelaskan keperluan pasien. Tujuannya untuk membantu pasien untuk mencapai potensi penuh dalam edukasi dan keterampilan sosial.

Psychiatry. https://www.psychiatry.org/patients-families/intellectual-disability/what-is-intellectual-disability

Diakses 23 Maret 2020

Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/intellectual-disability-mental-retardation#1

Diakses 23 Maret 2020

Special Olympics. https://www.specialolympics.org/about/intellectual-disabilities/what-is-intellectual-disability

Diakses 23 Maret 2020

Healthy Place. https://www.healthyplace.com/neurodevelopmental-disorders/intellectual-disability/types-of-intellectual-disabilities-list-and-examples

Diakses 23 Maret 2020

Artikel Terkait