Mengenal Bagian dan Fungsi Tulang Tengkorak yang Melindungi Otak

(0)
31 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gambar tulang tengkorak dengan rahang bawah yang terpisahTulang tengkorak berfungsi untuk melindungi otak
Tulang tengkorak adalah sekumpulan tulang yang membentuk struktur wajah dan kepala sekaligus melindungi otak dari benturan. Tulang tengkorak bisa dibagi menjadi dua kelompok utama, tulang kepala atau kranium dan tulang wajah. Agar lebih jelas, simak pemaparan lebih lengkapnya berikut ini.

Jenis-jenis tulang kepala, bagian tulang tengkorak yang melindungi otak

Tulang tengkorak di bagian kepala, bisa dibagi menjadi delapan jenis dan masing-masingnya memiliki bentuknya sendiri. Tulang kepala ada yang bentuknya pipih dan ada juga yang bentuknya tak beraturan, sehingga dinamakan sebagai tulang ireguler.Berikut jenis-jenis tulang kepala yang juga sering disebut sebagai tulang kranium.
Gambar anatomi tulang tengkorak
Gambar bagian-bagian tulang tengkorak

• Tulang frontal atau tulang dahi

Tulang frontal adalah tulang berbentuk pipih yang membentuk dahi. Tulang ini juga membentuk bagian atas soket mata. Soket mata adalah rongga tempat berdiamnya bola mata.

• Tulang parietal atau tulang ubun-ubun

Tulang parietal jumlahnya ada dua, di kedua sisi kepala, serta menyatu di tengah-tengah. Tulang ini letaknya tepat di belakang tulang frontal.

• Tulang temporal atau tulang pelipis

Tulang temporal masuk ke dalam tulang yang berbentuk ireguler. Tulang ini berjumlah dua, masing-masing di sisi sebelah kiri dan kanan tulang tengkorak dan terletak tepat di bawah tulang parietal.

• Tulang oksipital atau tulang kepala belakang

Tulang oksipital merupakan tulang berbentuk pipih yang lokasinya terletak di bagian paling belakang dari tulang tengkorak. Di tulang ini ada sebuah lubang yang menjadi tempat lewatnya saraf tulang belakang agar bisa terhubung ke otak.

• Tulang sphenoid atau tulang baji

Tulang sphenoid letaknya ada di bawah tulang frontal dan berperan sebagai dasar tulang tengkorak. Tulang ini termasuk dalam tulang yang berbentuk ireguler.

• Tulang etmoid atau tulang tapis

Tulang etmoid terletak di depan tulang sphenoid. Tulang ini juga menjadi bagian dari kumpulan tulang-tulang yang membentuk struktur rongga hidung.Tulang-tulang pipih yang ada di tengkorak, saat bersatu, akan membentuk suatu alur atau pola “jahitan” yang dinamakan sutura. Total ada 33 jenis sutura yang dimiliki oleh tulang tengkorak. Namun, tiga jenis sutura yang paling penting yang ada di tulang tengkorak manusia adalah:
Gambar sutura tulang tengkorak
Gambar sutura di tulang tengkorak (sumber foto: teachmeanatomy.info)

• Sutura koronalis

Sutura koronalis letaknya di perbatasan antara tulang frontal dan tulang parietal.

• Sutura sagitalis

Sutura sagitalis terletak di tengah-tengah tulang tengkorak dan merupakan batas menyatunya tulang parietal sebelah kiri dan kanan.

• Sutura lambdoidal

Sutura lambdoidal melintang horizontal sebagai pembatas antara tulang oksipital dengan tulang parietal sebelah kiri dan kanan.Pada bayi, sutura ini belum sepenuhnya menyatu atau menutup untuk mengakomodasi pertumbuhan otak yang masi terus berlangsung. Sutura-sutura di kepala baru akan menutup saat anak berusia kurang lebih dua tahun.Baca Juga: Mengenal 7 Fungsi Rangka Manusia

Jenis dan fungsi tulang wajah, bagian tulang tengkorak lainnya

Gambar anatomi tulang wajah
Gambar anatomi tulang wajah (sumber foto:teachmeanatomy.info)
Selain tulang kepala, tulang tengkorak juga terdiri dari tulang wajah. Sama seperti jenis tulang-tulang lain yang ada di tubuh, tulang wajah juga merupakan pembentuk struktur dan dalam hal ini, tulang tersebut membentuk struktur di wajah kita. Tulang wajah terdiri dari:

• Tulang zygomaticus

Tulang zygomaticus adalah tulang yang membentuk struktur pipi di wajah. Tulang ini juga berbatasan langsung dengan tulang frontal, tulang sphenoid, temporal, dan tulang maksila.

• Tulang lacrimal

Tulang lacrimal adalah tulang terkecil di wajah. Tulang ini turut membentuk dinding rongga mata bagian tengah, di dekat hidung. Tulang lacrimal juga terletak di dekat kantung air mata.

• Tulang nasal

Tulang nasal adalah tulang yang membentuk batang hidung. Tulang ini terhitung cukup panjang jika dibandingkan dengan tulang wajah lainnya.

• Konka nasal inferior

Terletak di dalam rongga hidung, konka nasal inferior merupakan tulang yang membuat permukaan dalam rongga hidung memiliki sedikit “tanjakan”. Bentuk ini nantinya berfungsi untuk membantu menambah jumlah masuknya udara bersih yang bisa menyentuh seluruh bagian dalam hidung agar kelembapannya bisa terjaga.

• Tulang vomer

Tulang vomer adalah salah satu tulang yang turut membentuk septum hidung, lebih tepatnya di bagian posterior atau belakang hidung.

• Tulang palatum

Tulang palatum adalah tulang pembentuk langit-langit mulut yang keras. Area langit-langit mulut yang keras dinamakan sebagai palatum durum. Sementara itu di belakangnya, ada area langit-langit mulut yang lunak, dinamakan sebagai palatum molle.

• Tulang maksila

Tulang maksila adalah tulang rahang atas, tempat tumbuhnya gigi-gigi atas.

• Tulang mandibula

Tulang mandibula adalah tulang rahang bawah. Tulang ini merupakan satu-satunya tulang wajah yang bisa bergerak. Sebab, di ujung atasnya, tulang rahang bawah membentuk persendian bersama dengan dasar dari tulang kepala dan membentuk temporomandibular joints (TMJ).

Kelainan yang bisa terjadi pada tulang tengkorak

Ada beberapa kondisi yang bisa mengancam keutuhan tulang tengkorak, seperti:

• Patah tulang tengkorak

Patah tulang tengkorak bisa terjadi dalam berbagai jenis dan tingkat keparahan. Pada beberapa kasus, bagian tulang tengkorak yang patah tidak menimbulkan nyeri dan bisa pulih dengan sendirinya. Namun sebagian lainnya cukup parah hingga membutuhkan operasi untuk menyembuhkannya.

• Craniosynostosis

Craniosynostosis adalah kelainan penutupan sutura yang terjadi terlalu cepat. Kondisi ini terjadi pada bayi dan bisa membuat bentuk kepala maupun struktur wajah menjadi tidak seperti biasanya.

• Penyakit paget

Penyakit paget terjadi karena adanya kelainan pada pembentukan sel tulang. Orang yang memiliki penyakit ini, tulangnya menjadi lebih rapuh dan mudah patah.

• Fibrous dysplasia

Penyakit ini terjadi akibat mutasi sel tulang, dan membuat jaringan tulang tidak bisa terbentuk serta digantikan oleh jaringan yang serupa jaringan luka.

• Osteoma

Osteoma adalah tumor jinak yang tumbuh di tulang tengkorak. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun jika tumor yang tumbuh mulai menekan saraf, maka pengidapnya bisa merasakan gangguan penglihatan dan pendengaran.Melihat pentingnya fungsi tulang tengkorak untuk melindungi otak dan membentuk wajah, Anda tentu harus menjaga kesehatannya sebaik mungkin.Salah saru cara terbaik adalah dengan mengurangi risiko jatuh, terbentur, atau kecelakaan dengan selalu menggunakan helm saat berkendara dengan sepeda atau sepeda motor. Jangan lupa juga untuk selalu gunakan sabuk pengaman setiap naik mobil.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang kelainan dan penyakit lain yang mungkin menyerang tulang tengkorak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
masalah tulangpenyakit tulangkesehatan tulangfungsi organanatomi manusia
KenHub. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/the-skull
Diakses pada 17 Juli 2020
Teach Me Anatomy. https://teachmeanatomy.info/head/osteology/skull/
Diakses pada 17 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/cranial-bones
Diakses pada 17 Juli 2020
KenHub. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/the-lacrimal-bone
Diakses pada 17 Juli 2020
CDC. https://www.cdc.gov/ncbddd/birthdefects/craniosynostosis.html
Diakses pada 17 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait