Mengenal Asam Benzoat, Mulai dari Manfaat hingga Efek Sampingnya


Asam benzoat telah lama digunakan dalam berbagai produk, mulai dari makanan hingga produk-produk kecantikan. Asam benzoat umumnya digunakan sebagai zat aditif makanan untuk pengawet, penambah rasa atau aroma, hingga pengatur pH agar makanan tahan lama.

(0)
02 Dec 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Asam benzoat umumnya digunakan sebagai zat aditif makanan untuk pengawetAsam benzoat dalam bentuk bubuk garam lebih mudah larut dalam air
Asam benzoat (asam benzena-karbonat) adalah asam aromatik monobasa. Asam ini umumnya berbentuk kristal putih. Asam benzoat mudah larut dalam alkohol, eter, dan benzena, tetapi sangat sulit larut di dalam air.Asam benzoat merupakan senyawa alami yang dapat ditemukan pada buah, seperti cranberry dan plum. Dalam industri makanan, asam ini digunakan sebagai zat aditif makanan untuk pengawet, penambah rasa atau aroma, hingga pengatur pH agar makanan tahan lama.Karena sulit larut dalam air, asam benzoat juga sering ditambahkan ke dalam produk-produk yang mengandung air dalam bentuk sodium benzoat, yakni garam yang larut dalam air.

Manfaat asam benzoat

Asam benzoat banyak dimanfaatkan dalam industri manufaktur berbagai produk, seperti produk makanan dan minuman, parfum, pewarna, obat oles, kosmetik, hingga pengusir serangga. Berikut adalah sejumlah manfaat asam benzoat.

1. Pengawet makanan

Salah satu kegunaan asam benzoat yang paling umum adalah sebagai pengawet makanan, khususnya pada makanan kemasan. Asam ini mampu membatasi pertumbuhan berbagai mikroorganisme yang dapat menyebabkan pembusukan atau kerusakan.Asam benzoat bekerja dengan cara mengubah kadar keasaman (pH) internal mikroorganisme. Kondisi yang asam menjadi tidak sesuai untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup mikroorganisme.

2. Menambah daya simpan produk

Asam benzoat memiliki sifat antimikroba yang dapat membasmi jamur penyebab pembusukan. Penambahan asam benzoat mampu memperpanjang daya simpan produk. Tanpa menggunakan asam benzoat, sebuah produk mungkin hanya dapat bertahan selama 1-2 minggu saja.

3. Mengatasi peradangan kulit

Asam benzoat juga dapat ditemukan pada produk perawatan kulit dan kosmetik. Asam telah terbukti secara ilmiah memiliki sifat antiradang sehingga mampu menenangkan kulit, meringankan iritasi, dan mencegah peradangan.Salep kulit yang mengandung asam benzoat juga mampu menjaga kondisi kulit dan mengurangi iritasi kulit, salah satunya akibat bercukur.

4. Mencegah infeksi

Asam benzoat sering dikombinasikan dengan asam salisilat dalam salep kulit. Kedua bahan ini efektif untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur atau bakteri.Kombinasi keduanya dapat digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi pada kulit, seperti luka bakar, gigitan serangga, eksim, dan infeksi jamur.

Efek samping asam benzoat

Asam benzoat sebenarnya bukan bahan kimia yang berbahaya. Namun, bukan berarti asam ini tidak memiliki risiko-risiko kesehatan. Orang-orang yang rutin terkena paparan asam benzoat mungkin berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan.Berikut ini adalah beberapa risiko atau efek samping dari paparan asam benzoat:
  • Berpotensi mengakibatkan kerusakan mata jika asam benzoat terpapar pada mata.
  • Paparan pada kulit yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi, ruam, kemerahan, dan rasa terbakar.
  • Jika terhirup, asam ini dapat menyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Batuk dan sesak napas juga bisa terjadi.
  • Paparan asam benzoat dalam waktu lama atau berulang berisiko menyebabkan kulit menjadi pecah-pecah, kemerahan, dan gatal.
  • Paparan asam benzoat dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan alergi kulit.
Selain itu, ada juga efek samping yang bisa muncul jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung asam benzoat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa:
  • Sodium benzoat dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko hiperaktif.
  • Asupan minuman yang kaya sodium benzoat berlebihan dapat meningkatkan gejala ADHD.
  • Asam benzoat tidak bersifat karsinogenik. Namun, saat dikombinasikan dengan vitamin C, asam benzoat dapat membentuk benzena, yakni senyawa yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Secara umum asam benzoat tergolong aman jika digunakan dalam jumlah kecil pada makanan. Penggunaan maksimum asam benzoat yang dianjurkan adalah 0,1 persen untuk produk makanan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan mengandung asam benzoat.Jika Anda punya pertanyaan lebih lanjut seputar makanan sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
Dr. Axe. https://draxe.com/nutrition/benzoic-acid-side-effects/
Diakses 18 November 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/pharmacology-toxicology-and-pharmaceutical-science/benzoic-acid
Diakses 18 November 2020
MSD Online. https://www.msdsonline.com/2015/02/16/benzoic-acid-uses-and-safety/
Diakses 18 November 2020
SC Johnson. https://www.whatsinsidescjohnson.com/ph/en/ingredients/benzoic-acid
Diakses 18 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait