Mengenal Asam Amino Histidin dan Fungsi Vitalnya bagi Tubuh


Histidin adalah jenis asam amino yang berperan penting bagi tubuh. Histidin dijuluki sebagai asam amino semi-esensial karena bersifat non-esensial bagi orang dewasa, namun bersifat esensial bagi bayi dan penderita penyakit ginjal uremia.

(0)
28 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Histidin adalah asam amino yang dijuluki sebagai asam amino semi-esensialAnda harus mendiskusikan dengan dokter sebelum mencoba suplemen histidin
Asam amino merupakan komponen penyusun protein yang tentunya penting bagi tubuh. Asam amino pun terdiri atas beberapa jenis. Salah satu yang mungkin jarang Anda dengar yaitu histidin. Kenali fungsi histidin dan potensi manfaatnya. 

Apa itu histidine?

Histidin (histidine) adalah jenis asam amino yang diperlukan dalam produksi enzim di dalam tubuh. Sebagai asam amino, histidine juga menjadi komponen penyusun protein atau berperan dalam produksi protein.Histidin terkadang disebut sebagai asam amino semi-esensial. Julukan tersebut diberikan karena histidin tidak bersifat esensial bagi orang dewasa, namun bersifat esensial bagi bayi dan penderita masalah ginjal uremiaAsam amino non-esensial bisa disintesis sendiri oleh tubuh. Sementara itu, asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan.Histidin, yang terkadang juga disebut dengan L-histidin, ditemukan pada tahun 1896. Penemu asam amino ini yaitu dua orang, yakni Albrecht Kossel dan Sven Hedin. Menariknya, penemuan histidin terjadi secara beriringan namun berbeda tempat oleh masing-masing ahli.Histidin juga tersedia dalam bentuk suplemen. Walau begitu, Anda harus mendiskusikan dengan dokter sebelum mencoba suplemen histidin.

Fungsi histidine di dalam tubuh

Histidin berperan dalam produksi sel darah merah
Produksi sel darah merah juga melibatkan histidin
Beberapa fungsi histidine yang krusial bagi tubuh, yaitu:
  • Mengatur dan mencerna mineral mikro, termasuk tembaga, zat besi, zinc, mangan, dan molybdenum
  • Berperan dalam produksi hormon yang penting untuk fungsi ginjal, transmisi saraf, dan sistem imun
  • Terlibat dalam produksi enzim dan senyawa penting di dalam tubuh
  • Berperan dalam perbaikan dan pertumbuhan jaringan
  • Terlibat dalam produksi sel darah merah
  • Membantu melindungi sel saraf
  • Berperan dalam fungsi kognitif otak dan daya ingat
  • Terlibat dalam pembentukan histamin, yaitu senyawa yang dilepaskan tubuh dalam mekanisme reaksi alergi
  • Menghilangkan kelebihan logam berat di dalam tubuh dan melindunginya dari radiasi logam
  • Ikut berperan dalam sistem pencernaan dengan merangsang produksi asam lambung 
  • Membantu meningkatkan efektivitas obat kanker

Potensi manfaat histidin bagi kesehatan

Di samping menjalankan fungsi penting di atas, histidin memiliki beberapa potensi manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat histidin tersebut, termasuk:

1. Mengatasi rheumatoid arthritis

Histidine memiliki potensi untuk mengatasi rheumatoid arthritis. Namun, kajian klinis terkait manfaat ini berasal dari penelitian lama. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang menderita artritis memiliki kadar histidine yang rendah dalam tubuh mereka.  Namun, walau menarik, penggunaan histidine dalam pengobatan arthritis belum dikaji lebih lanjut sehingga riset-riset yang lebih mendalam akan diperlukan. 

2. Menjaga kesehatan otak

Seperti yang disinggung di atas, histidin memiliki fungsi vital dalam produksi histamin. Histamin memang menjadi senyawa yang berkaitan dengan reaksi alergi. Namun, senyawa ini juga berperan penting sebagai neurotransmitter di dalam otak dan sistem saraf. Kadar histamin yang rendah di dalam tubuh juga dikaitkan dengan kejang.

3. Menangani sindrom metabolik

Histidin berperan dalam mengatasi sindrom metabolik seperti obesitas
Supelemen histidin dapat membantu atasi sindrom metabolik pada wanita yang obesitas
Suplemen histidine juga berpotensi untuk mengatasi indikator sindrom metabolik. Sebuah riset tahun 2013 menyimpulkan, pemberian suplementasi histidin dapat menurunkan sindrom metabolik pada wanita dengan berat badan berlebih. Manfaat histidin untuk sindrom metabolik tersebut, termasuk:
  • Menurunkan tingkat resistensi insulin
  • Mengurangi massa lemak di dalam tubuh
  • Mengurangi peradangan dan stres oksidatif

Efek samping suplemen histidine yang perlu diperhatikan

Histidin yang dikonsumsi dari suplemen memang dianggap aman. Namun, Anda harus berhati-hati karena penggunaan suplemen asam amino berisiko memicu gangguan pada keseimbangan nitrogen di dalam tubuh. Kondisi ini dapat menurunkan fungsi metabolisme tubuh dan menambah beban kerja pada ginjal. Jika dikonsumsi anak-anak, suplemen asam amino berisiko memicu gangguan pertumbuhan.Apabila Anda sudah mengonsumsi pola makan yang cukup protein, suplemen asam amino sebenarnya tidak perlu dikonsumsi. Malahan, mengonsumsi suplemen histidin jangka panjang dapat memicu masalah kesehatan dan gangguan psikologis. Diskusikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi suplemen histidin. 

Catatan dari SehatQ

Histidin adalah asam amino yang dijuluki sebagai asam amino semi-esensial. Histidine berperan penting bagi tubuh dan berpotensi menawarkan manfaat untuk kondisi medis tertentu. Untuk mendapatkan informasi lain terkait nutrisi dan zat gizi, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore yang senantiasa berikan informasi kesehatan terpercaya. 
suplemenproteinnutrisi
Amino Acids Guide. https://aminoacidsguide.com/His.html
Diakses pada 14 Oktober 2020
Journal of Clinical Investigation. https://www.jci.org/articles/view/108033
Diakses pada 14 Oktober 2020
News-Medical. https://www.news-medical.net/life-sciences/Histidine-Metabolism.aspx
Diakses pada 14 Oktober 2020
Springer Link. https://link.springer.com/article/10.1007/s00125-013-2839-7
Diakses pada 14 Oktober 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/histidine-4777164
Diakses pada 14 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait