logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Memahami Arti Open Relationship Dalam Hubungan Percintaan

open-summary

Open relationship artinya sebuah hubungan dengan komitmen yang membebaskan masing-masing pihak menjalin hubungan dengan orang lain di luar pasangan.


close-summary

5 Nov 2019

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Open relationship

Perlu adanya aturan dan batasan yang pasti dalam menjalankan open relationship

Table of Content

  • Mengenal open relationship
  • Risiko open relationship
  • Tips melakukan open relationship
  • Catatan dari SehatQ

Banyak orang mengartikan open relationship dalam makna yang luas. Sebagian orang mengira ini adalah status orang yang membuka diri dalam sebuah hubungan baru. Sebenarnya, open relationship artinya membuka diri untuk menjalin hubungan, bahkan melakukan aktivitas seksual dengan orang lain di luar pasangan.

Advertisement

Penasaran bagaimana cara melakukannya? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Mengenal open relationship

Open relationship adalah suatu hubungan yang memperbolehkan masing-masing pihak untuk bercinta dan berhubungan seks dengan orang selain pasangannya. Hubungan ini bersifat konsensual atau terjadi atas persetujuan kedua pihak dalam pasangan tersebut. Namun, open relationship berbeda dari poliamori.

Pada hubungan poliamori, kedua pihak dapat menjalin percintaan dengan orang lain atau bukan pasangannya. Sementara itu, open relationship tidak melibatkan perasaan. Dengan kata lain, Anda boleh bercinta, tapi tak boleh jatuh cinta.

Open relationship dan poliamori adalah jenis hubungan non-monogami yang disetujui kedua pihak. Hubungan ini dapat terjadi dalam tahap pacaran atau bahkan pernikahan. Namun, hubungan percintaan ini harus dilakukan dengan bijaksana.

Selain dua jenis itu, ada pula swinging yang merujuk pada hubungan seks antara individu atau pasangan dengan pasangan lain.

Risiko open relationship

Open relationship tentu memiliki beberapa risiko yang harus dihadapi pasangan yang menjalaninya. Berikut beberapa masalah yang mungkin muncul dalam open relationship:

1. Risiko kecemburuan

Kecemburuan terhadap partner seks pasangan, berpotensi muncul dalam open relationship. Biasanya, rasa cemburu muncul pada pihak yang cenderung berasal dari keluarga monogami (berkomitmen untuk satu orang).

Open relationship masalah cemburu
Kecemburuan berisiko muncul dalam open relationship

Kecemburuan biasanya berakar dari ketidakpuasan pihak tersebut, karena ia berharap pasangannya senantiasa hadir untuk dirinya.

2. Risiko infeksi menular seksual

Karena pasangan boleh berhubungan seks dengan orang lain, risiko penyakit kelamin tentu menghantui orang-orang yang menjalani open relationship. Beberapa orang akan melakukan seks kasual, sehingga mereka tidak sepenuhnya mengetahui riwayat kesehatan teman kencannya.

Apabila Anda saat ini tengah menjalani open relationship, cobalah untuk menjalani pemeriksaan infeksi menular seksual dengan rutin. Ajak pasangan Anda juga untuk bersama-sama melakukannya.

3. Risiko perasaan negatif lainnya

Menjalani open relationship juga mungkin menimbulkan perasaan negatif lain, seperti marah dan rasa cemas. Sebab, menjalani hubungan jenis ini berpotensi mendorong Anda untuk lebih bernegosiasi dengan pasangan mengenai perasaan yang tak pernah dirasakan sebelumnya.

Anda perlu membicarakan perasaan yang muncul di diri Anda dengan pasangan. Berkonsultasi dengan terapis pernikahan juga sangat disarankan. Pasalnya, terapis lebih mampu objektif untuk memahami persoalan pasangan.

Baca juga: Tanda Hubungan yang Sehat

Tips melakukan open relationship

Biarpun kelihatannya bebas, hubungan terbuka ini tetap perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Berikut sejumlah strategi dalam menjalankan open relationship:

1. Buat batasan seksual

Anda mungkin bisa melakukan hubungan seksual dengan siapa pun. Namun, bukan berarti Anda bisa sebebas itu dalam melakukan seks. Open relationship juga tetap perlu menerapkan safe sex atau perilaku seks yang aman.

Tetap menggunakan kondom atau dental dam saat melakukan seks dengan orang lain di luar pasangan Anda. Lakukan juga pemeriksaan rutin untuk mencegah penularan penyakit seks.

2. Buat batasan perasaan

Hal yang perlu diingat adalah Anda sudah memiliki pasangan biarpun sedang menjalani open marriage. Jadi, jaga perasaan dan hati Anda untuk orang tersebut. Buatlah kesepakatan dengan orang lain bahwa Anda tidak bisa melangkah lebih jauh ke jenjang lain. Jangan memulai open relationship jika ada pihak yang merasa dirugikan dalam menjalaninya.

3. Buat batasan kehidupan pribadi

Anda juga tidak boleh mencampuri urusan pribadi orang di luar pasangan. Buat batasan yang jelas tentang topik obrolan dengan orang lain. Hubungan yang nyaman harus terjadi dalam open relationship.

4. Tetap prioritaskan pasangan

Anda pun harus membuat batasan untuk diri sendiri. Buatlah perjanjian dengan pasangan saat ingin menghabiskan waktu dengan orang lain. Namun, Anda tetap harus mendahulukan pasangan dalam hal apa pun.

Baca juga: Manfaat Panggilan Sayang untuk Pasangan

Catatan dari SehatQ

Open relationship adalah hubungan yang bersifat konsensual. Artinya, hubungan ini terjadi atas persetujuan kedua pihak. Apabila pihak pertama tidak sepakat pasangannya berhubungan seks dengan orang lain, pihak kedua tentu tak bisa memaksakan hal tersebut.

Open relationship juga bukan untuk semua orang dan pasangan. Pada akhirnya, terbuka dan jujur pada pasangan adalah kunci kebahagiaan dalam hidup Anda. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hubungan pernikahan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

mempertahankan pernikahanpernikahanpercintaan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved