Mengenal Apa Itu Alice in Wonderland Syndrome, Miripkah dengan Dongengnya?


Sindrom Alice in Wonderland adalah kondisi langka yang membuat seseorang merasa tubuhnya mengecil atau membesar. Orang yang mengalami sindrom ini juga mengalami gangguan persepsi pada indera pendengar dan peraba.

(0)
16 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sindrom Alice in Wonderland adalah sindrom yang membuat seseorang merasa tubuhnya mengecil atau membesarAlice in Wonderland Syndrome dapat menimbulkan gangguan pada berbagai indera, termasuk penglihatan, peraba, dan pendengaran
Jika Anda mengetahui cerita Alice in Wonderland, Anda tentu ingat dengan adegan tubuh Alice yang mengecil setelah meminum sebuah ramuan di dalam botol. Adegan ini ternyata juga “terjadi” dalam dunia nyata dan disebut dengan Alice in Wonderland Syndrome. Bedanya, tubuh mengecil di sindrom Alice in Wonderland hanyalah persepsi penderitanya dan tidak benar-benar mengalami perubahan ukuran. Seperti apa Alice in Wonderland Syndrome tersebut?

Apa itu Alice in Wonderland Syndrome?

Alice in Wonderland Syndrome (AWS) atau sindrom Alice in Wonderland adalah kondisi langka yang membuat seseorang merasa tubuhnya lebih besar atau lebih kecil dari benda-benda di sekitarnya. Orang yang mengalami sindrom Alice in Wonderland juga merasa benda-benda di sekelilingnya berubah jarak – bisa lebih dekat atau malah lebih jauh.Alice in Wonderland Syndrome dapat menimbulkan gangguan pada berbagai indra, termasuk penglihatan, peraba, dan pendengaran. Orang yang mengalami sindrom ini juga mengalami putus realita terhadap waktu. Artinya, waktu yang berjalan bisa terasa lebih cepat maupun lebih lambat.Persepsi yang terdistorsi pada Alice in Wonderland Syndrome tidak disebabkan oleh gangguan pada mata maupun halusinasi. Melainkan, sindrom ini terjadi karena adanya gangguan pada mekanisme otak memahami tubuh sendiri maupun lingkungan sekitar.Sindrom Alice in Wonderland utamanya terjadi pada anak-anak dan orang dewasa muda. Namun, kondisi ini bisa saja tetap dialami saat seseorang sudah menginjak usia dewasa. Nama lain dari Alice in Wonderland Syndrome adalah sindrom Todd, karena sindrom ini diidentifikasi pada tahun 1950an oleh ahli psikiatri bernama Dr. John Todd.  

Penyebab Alice in Wonderland Syndrome

Belum jelas penyebab dari Alice in Wonderland Syndrome. Namun, diyakini bahwa sindrom ini berkaitan dengan  aktivitas listrik yang tak biasa di dalam otak. Aktivitas listrik tersebut memicu aliran darah menjadi tidak normal ke bagian otak yang mengolah persepsi visual dan lingkungan. Kemudian, menurut sebuah riset tahun 2016, diyakini bahwa penyebab sindrom Alice in Wonderland adalah migrain, trauma kepala, dan infeksi. Namun, temuan ini masih memerlukan kajian lebih lanjut.  Kemungkinan penyebab lain dari sindrom Alice in Wonderland, yaitu:
  • Stres
  • Obat batuk
  • Penggunaan obat halusinogen
  • Epilepsi
  • Stroke
  • Tumor otak

Adakah penanganan untuk Alice in Wonderland Syndrome?

Belum ada penanganan yang pasti untuk Alice in Wonderland Syndrome. Biasanya, jika seseorang (terutama anak-anak) menunjukkan gejala sindrom ini, dokter mungkin memberikan anjuran beristirahat dan menunggu gejalanya mereda.Pada beberapa kasus, dokter akan menangani sindrom Alice in Wonderland berdasarkan penyebabnya untuk mencegah gejala kembali muncul di masa mendatang. Misalnya, apabila gejala sindrom Alice in Wonderland diiringi dengan migrain, dokter juga akan perlu menangani sakit kepala tersebut untuk mencegah datangnya kembali episode sindrom ini.Dokter biasanya jarang akan meresepkan antipsikotik pada kasus Alice in wonderland Syndrome. Pasalnya, gejala psikosis tidak ditemukan dalam sindrom Alice in Wonderland. Antipsikotik juga berisiko memicu peningkatan gejala epileptik pada otak pasien.Alice in Wonderland Syndrome seringkali bisa membaik seiring berjalannya waktu. Sindrom ini juga cenderung tidak memicu komplikasi atau masalah lanjutan pada pasien. 

Catatan dari SehatQ

Sindrom Alice in Wonderland adalah sindrom yang membuat seseorang merasa tubuhnya mengecil atau membesar. Orang yang mengalami sindrom ini juga mengalami gangguan persepsi pada indra pendengar dan peraba. Jika masih memiliki pertanyaan terkait Alice in Wonderland Syndrome, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore untuk dampingi hidup sehat Anda.
gangguan mentalkesehatan otakmigrainminor head trauma
Healthline. https://www.healthline.com/health/alice-in-wonderland-syndrome
Diakses pada 2 November 2020
Hindawi. https://www.hindawi.com/journals/bmri/2016/8243145
Diakses pada 2 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/alice-in-wonderland-syndrome
Diakses pada 2 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait