Mengenal dan Cara Mengusir Rasa Takut dari Pikiran Anda


Rasa takut adalah emosi alami, kuat, dan memicu reaksi fight or flight dari tubuh. Ketika merasa ngeri, seseorang menjadi lebih waspada akan kemungkinan adanya ancaman atau bahaya. Ancaman yang bersifat fisik maupun fisiologis sama-sama bisa memicu rasa takut.

(0)
08 Dec 2020|Azelia Trifiana
Cara mengusir rasa takut berlebihanRasa takut adalah hal yang wajar dan dapat dialami oleh siapa saja
Rasa takut adalah emosi alami, kuat, dan memicu reaksi fight or flight dari tubuh. Ketika merasa ngeri, seseorang menjadi lebih waspada akan kemungkinan adanya ancaman atau bahaya. Ancaman yang bersifat fisik maupun fisiologis sama-sama bisa memicu rasa takut.Lebih jauh lagi, rasa takut juga bisa menjadi gejala masalah psikologis seperti serangan kepanikan, kecemasan sosial, phobia, hingga post-traumatic stress disorder.

Kombinasi reaksi tubuh dan emosional

Saat seseorang merasa ngeri, ada perpaduan antara reaksi tubuh (biochemical) dan juga respons emosional. Penjabarannya adalah:
  • Reaksi biokimia

Rasa takut termasuk emosi alami yang termasuk dalam mekanisme bertahan hidup. Saat menghadapi ancaman tertentu, tubuh akan merespons dengan cara-cara spesifik. Reaksi fisik yang muncul seperti berkeringat, detak jantung lebih cepat, hingga level adrenalin yang membuat kewaspadaan meningkat.Respons fisik ini disebut juga dengan fight or flight. Tubuh akan mempersiapkan diri untuk melawan maupun kabur. Reaksi biokimia ini berlangsung otomatis dan sangat penting untuk pertahanan diri manusia.
  • Reaksi emosional

Di sisi lain, reaksi emosional terhadap rasa takut sangat berbeda-beda pada tiap orang. Kengerian melibatkan beberapa reaksi kimia di otak yang sama seperti saat merasakan emosi dasar manusia lain seperti kebahagiaan dan antusiasme.Itulah mengapa, terkadang orang justru menikmati rasa takut. Lihat berapa banyak pecinta film horor, orang yang rela membayar mahal untuk melakukan bungee jumping, hingga melakukan olahraga ekstrem. Mereka justru mencari sensasi rasa takut karena membangkitkan adrenalin.

Apa saja reaksi yang muncul?

Meski setiap orang bisa merespons rasa takut dengan cara berbeda-beda, secara umum reaksi yang akan muncul adalah:Selain reaksi-reaksi fisik di atas, ada juga respons fisiologis. Contohnya seperti merasa kewalahan, marah, dan tak terkendali. Apabila hal ini sudah sampai di level yang mengganggu dan terus menerus terjadi, bisa jadi perlu konsultasi dengan dokter.

Penyebab munculnya rasa takut

Takut termasuk salah satu emosi yang sangat kompleks. Ada yang merasa takut karena trauma atau pengalaman kurang mengenakkan di masa lalu, ada juga yang pemicunya berbeda. Itulah mengapa reaksi takut pada setiap individu bisa berlainan.Beberapa hal yang kerap menjadi pemicu kengerian di antaranya:
  • Situasi atau objek tertentu seperti ketakutan akan laba-laba, ular, ketinggian, naik pesawat
  • Apa yang akan terjadi di masa depan
  • Kejadian yang ada dalam imajinasi
  • Ancaman bahaya nyata dari lingkungan
Artinya, alasan mengapa seseorang merasa takut bisa terjadi karena bentuk pertahanan diri alami. Namun di sisi lain, ada pula rasa ngeri yang dipicu pengalaman traumatis di masa lalu.

Cara menghilangkan rasa takut berlebihan

Ada kalanya rasa takut muncul secara tiba-tiba sehingga Anda tidak tahu harus berbuat apa. Namun ada juga rasa takut yang munculnya perlahan, seperti takut akan kematian atau masa depan. Saat situasi seperti ini tiba ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

1. Bernapas dengan teratur

Rasa takut membuat pikiran berkabut dan napas Anda tak beraturan. Saat seperti ini, jangan coba melawan ketakutan Anda, tetapi rasakan perasaan yang muncul. Akui bahwa Anda sedang takut dan panik.Letakkan tangan Anda di perut lalu berusaha bernapas dengan teratur. Hal ini akan membuat tubuh lebih tenang dan pikiran lebih jernih.

2. Hadapi rasa takut

Apapun hal yang memicu rasa takut Anda, jangan berusaha untuk lari. Semakin Anda berusaha menghindarinya semakin besar rasa takut yang muncul. Menghadapi sumber ketakutan akan berangsur-angsur menghilangkan rasa takut Anda.Contohnya jika Anda takut anjing, Anda bisa mencoba membelai anjing jinak peliharaan orang lain. Ketika Anda melakukannya, rasa takut Anda terhadap anjing akan sirna.

3. Coba untuk berpikir positif

Rasa takut dapat muncul dari pikiran negatif. Oleh karena itu usahan untuk selalu berpikir positif. Bayangkan semua akan baik-baik saja. Sebagian besar hal yang kita takutkan sebenarnya lebih sering tidak terjadi.

4. Istirahat yang cukup, makan makanan sehat, dan olahraga

Jika Anda mengkhawatirkan akan masa depan dan hal tersebut membuat pikiran Anda cemas, lakukan hal-hal sederhana seperti tidur yang cukup, makan makanan  yang sehat, hingga olahraga teratur. Hal-hal sederhana ini dapat membantu mengurangi rasa takut dan cemas dari pikiran Anda.

5. Jangan takut membuat kesalahan

Takut membuat kesalahan sering kali menimbulkan rasa takut dan cemas. Camkan di pikiran Anda bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna, oleh karena itu jangan mundur saat ingin melakukan hal baru karena Anda takut salah. Coba lakukan saja sebaik yang Anda mampu.

6. Ceritakan pada orang lain

Menceritakan rasa takut Anda kepada orang lain akan membuatnya hilang. Anda dapat bercerita kepada sahabat, keluarga, atau bahkan ke psikolog. Ketika melakukannya, Anda akan merasa seperti beban berat terangkat dari pundak Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Tanda-tanda rasa takut perlu diperiksakan ke ahlinya adalah ketika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan uji laboratorium untuk tahu apakah rasa ngeri dan kecemasan ini berkaitan dengan kondisi medis tertentu atau tidak.Lebih jauh lagi, dokter akan bertanya seputar gejala-gejala seperti sejak kapan mulai merasakannya, intensitas, dan situasi yang menjadi pemicu. Bergantung pada kondisinya, dokter bisa mendapatkan diagnosis seperti masalah kecemasan atau phobia.Beberapa jenis gangguan kecemasan dengan ciri-ciri rasa takut di antaranya:
  • Agoraphobia
  • Serangan kepanikan
  • Post-traumatic stress disorder
  • Gangguan kecemasan akan perpisahan
  • Phobia spesifik
  • Kecemasan sosial
Untuk menanganinya, umumnya dokter atau pakar kesehatan mental akan berupaya melakukan terapi perilaku kognitif. Caranya adalah dengan perlahan mempertemukan dengan pemicu rasa takut sehingga respons menjadi lebih familiar. Ini perlu dilakukan secara bertahap dalam pengawasan terapis.Teknik paparan ini berbeda-beda. Ada yang dilakukan secara bertahap, ada pula yang dilakukan dengan membuat seseorang lupa akan phobia yang dimilikinya. Tujuannya agar seseorang tak lagi mengalami kecemasan berlebih dan kepanikan.

Orang yang mengalami kondisi semacam ini juga bisa berlatih mengganti pikiran negatif dengan yang positif, mengaplikasikan teknik kelola stres, dan tak kalah penting menjaga kesehatan.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang bagaimana kesehatan turut berperan dalam mengelola stres dan rasa takut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
gangguan mentalkesehatan mentalmenjalin hubungan
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/the-psychology-of-fear-2671696
Diakses pada 23 November 2020
Mental Health. https://www.mentalhealth.org.uk/publications/overcome-fear-anxiety
Diakses pada 23 November 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/basics/fear
Diakses pada 23 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait