Mengenal Air Hexagonal, Benarkah Lebih Sehat dari Air Biasa?

Air hexagonal dianggap dapat bantu cegah diabetes hingga kanker, benarkah?
Air hexagonal diklaim punya banyak manfaat untuk kesehatan

Beberapa waktu belakangan, air hexagonal atau yang bisa juga disebut sebagai air terstruktur atau air magentik, mendulang popularitas yang cukup tinggi. Air ini disebut lebih sehat jika dibandingkan dengan air mineral biasa. Benarkah?

Air hexagonal sebenarnya air biasa yang diolah sedemikian rupa sehingga molekul airnya berubah bentuk menjadi hexagonal. Molekul dengan bentuk seperti itu, dipercaya menyerupai air yang belum terkena polusi atau terkontaminasi oleh proses-proses lainnya.

Air dengan molekul hexagonal dipercaya hanya bisa ditemukan di mata air pegunungan atau sumber air alami lain yang belum tersentuh manusia.Hal ini membuat air tersebut diklaim lebih sehat dibandingkan dengan air biasa yang selama ini dikonsumsi.

Klaim manfaat air hexagonal yang beredar

Air hexagonal dipasarkan dengan berbagai klaim manfaat yang menggiurkan untuk kesehatan, seperti:

  • Meningkatkan energi
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Mempertajam daya ingat
  • Menurunkan berat badan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Mengeluarkan racun dari tubuh
  • Menyehatkan pencernaan
  • Menghaluskan kulit
  • Menyeimbangkan kadar gula darah
  • Memperpanjang usia

Melihat berbagai klaim di atas, sungguh siapa yang tidak ingin mendapatkannya? Namun sayangnya, klaim tersebut belum bisa dibuktikan secara ilmiah melalui penelitian bertingkat hingga lolos uji klinis pada manusia.

Hingga saat ini, manfaat air hexagonal belum bisa terbukti secara ilmiah

Sampai sekarang belum ada penelitian yang membuktikan klaim manfaat air hexagonal untuk kesehatan manusia. Penelitian yang paling dekat secara ilmiah yang ada, baru dilakukan terhadap tikus sebagai hewan uji.

Penelitian tersebut melihat pengaruh air hexagonal terhadap kadar gula darah tikus. Hasilnya, air hexagonal dinilai mampu membantu mengontrol kadar gula darah pada hewan tersebut.

Namun perlu diingat bahwa penelitian menggunakan hewan uji hanyalah penelitian langkah awal. Masih dibutuhkan penelitian lanjutan pada manusia untuk benar-benar memastikan efek dari “air sakti” ini.

Sehingga apabila Anda tertarik mengonsumsi air hexagonal untuk mendapatkan efek terapeutik atau menyembuhkan, sebaiknya jangan terlalu banyak berharap atau memiliki ekspektasi yang tinggi. Tetaplah mencari perawatan dari dokter untuk mengatasi kondisi kesehatan Anda, agar bisa mendapatkan perawatan yang efektif sesuai keluhan.

Air putih biasa sudah cukup memberikan banyak manfaat untuk Anda

Meskipun klaim manfaat air hexagonal belum tentu benar, sebenarnya tidak ada salahnya jika Anda ingin mengonsumsinya dengan tujuan memenuhi kebutuhan cairan harian dan bukan untuk pengobatan. Sebab tubuh kita memang butuh cukup air untuk bisa melakukan berbagai fungsinya, seperti:

  • Menjaga suhu badan tetap normal
  • Melubrikasi atau menjadi pelicin persendian
  • Melindungi jaringan-jaringan sensitif di tubuh
  • Menyingkirkan komponen berbahaya dan kotoran di dalam tubuh melalui urine, keringat, atau proses pencernaan lainnya

Namun perlu Anda ingat bahwa hal-hal di atas bisa juga dipenuhi dengan air minum yang biasa Anda konsumsi. Selain dengan air putih, cairan juga bisa Anda dapatkan dari makanan, seperti buah dan sayur yang mengandung banyak air. Contoh sayur maupun buah yang mengandung banyak air antara lain letus dan semangka. 

Secara umum, Anda disarankan untuk mengonsumsi 8 gelas air per hari. Namun kebutuhan cairan ini bisa saja berubah tergantung kondisi Anda saat ini.

Apabila Anda sedang hamil dan menyusui, tinggal di area yang lembap dan panas, sering olahraga, atau sedang sakit, maka kebutuhan cairan akan meningkat. Sehingga Anda disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak cairan.

Secara umum, kebutuhan cairan harian Anda akan terpenuhi apabila:

  • Langsung minum air begitu merasa haus
  • Mengonsumsi banyak sayur dan buah
  • Tidak sering merasa haus
  • Urine berwarna bening atau cerah

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya. Sebab, air sangat penting untuk menjaga berbagai fungsi di tubuh tetap berjalan lancar. Jika Anda sampai kurang mengonsumsi cairan, maka bisa mengalami dehidrasi. Apabila dibiarkan, dehidrasi bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Pada kondisi yang parah, dehidrasi bisa memicu kejang, kerusakan ginjal, hingga syok hipovolemik atau syok yang terjadi karena volume darah di tubuh berkurang drastis. Jadi, baik dengan air hexagonal maupun air putih biasa, pastikan memenuhi kebutuhan cairan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/structured-water#research
Diakses pada 7 mei 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dehydration/symptoms-causes/syc-20354086
Diakses pada 7 mei 2020

CDC. https://www.cdc.gov/healthywater/drinking/nutrition/index.html
Diakses pada 7 Mei 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3572224/#B12
Diakses pada 7 Mei 2020

Artikel Terkait