Mengenal 3 Tahap Melahirkan Normal dan Tips Melaluinya

Dalam melahirkan normal terdapat 3 tahapan yang akan dilalui
Melahirkan normal terdiri dari tiga tahap

Salah satu hal yang paling ditunggu ibu hamil adalah kelahiran sang bayi melalui sebuah proses yang dinamakan melahirkan.

Proses melahirkan normal terjadi dalam tiga tahap dan berlangsung rata-rata antara 12 hingga 24 jam untuk anak pertama, sedangkan untuk anak kedua dan seterusnya biasanya durasi persalinan lebih singkat.

Berikut adalah tiga tahap melahirkan normal beserta tips-tips melaluinya yang bisa menjadi bekal bagi ibu hamil yang menantikan waktu kelahiran bayi.

Tahap Pertama Melahirkan Normal

Tahapan melahirkan yang pertama dapat berlangsung hingga 20 jam lamanya. Tahap ini ditandai dengan terbukanya serviks dan berakhir ketika serviks benar-benar terbuka sepenuhnya dengan lebar sekitar 10 cm.

Ketika serviks melebar dari 0 hingga 3 atau 4 cm, kontraksi akan semakin kuat seiring berjalannya waktu. Dimulai dengan kontraksi ringan yang timbul setiap 15 hingga 20 menit yang berlangsung selama 60 hingga 90 detik.

Kontraksi tersebut akan terjadi secara berkala hingga hanya berjarak kurang dari 5 menit per kontraksi. Proses ini dinamakan Latent Phase.

Active Phase terjadi ketika serviks melebar antara 4 hingga 8 cm, kontraksi akan berlangsung sekitar 45 detik dengan jarak sekitar 3 menit per kontraksi.

Fase ini umumnya disertai dengan pendarahan vagina yang disebut bloody show dan sakit punggung. Ketika Anda sedang melalui fase ini, sebaiknya lakukan hal-hal berikut:

  • Cari posisi yang paling nyaman untuk mengurangi sakit punggung
  • Berendam atau mandi air hangat
  • Terus berlatih teknik pernapasan dan relaksasi

Selanjutnya, Anda akan melalui Transition Phase. Pada tahap ini, serviks akan melebar dari 8 hingga 10 cm, dan umumnya disertai dengan pecahnya ketuban.

Pada fase ini, Anda akan mengalami kontraksi berdurasi sekitar 1 menit dengan jarak antar kontraksi sekitar 2 hingga 3 menit.

Tekanan pada rektum akan terjadi, sakit punggung pun semakin parah, serta volume pendarahan vagina semakin meningkat. Kuncinya, atur pernapasan dan relaksasi, serta segera menuju rumah sakit.

Tahap Kedua Melahirkan Normal

Tahapan melahirkan kedua dimulai ketika serviks melebar sepenuhnya, yakni 10 cm. Tahapan persalinan ini berlangsung hingga bayi melewati jalan lahir, vagina, sampai akhirnya lahir.

Tahapan ini dapat berlangsung selama dua jam atau lebih. Berbeda dengan tahapan melahirkan pertama, kontraksi akan melambat dengan jarak 2 hingga 5 menit dengan durasi sekitar 60 hingga 90 detik.

Anda akan merasakan dorongan sangat kuat hingga bayi keluar. Gunakan interval antar dorongan untuk beristirahat dan lakukan dorongan sesuai perintah tenaga medis. Untuk melewati fase melahirkan ini, ikuti tips berikut:

  • Coba beberapa posisi, seperti jongkok atau berbaring miring dengan kaki diangkat.
  • Tarik napas dalam-dalam sebelum dan sesudah kontraksi.
  • Dorong sekuat tenaga sesuai arahan tenaga medis.

Ketika bayi lahir, bayi akan digendong dengan kepala tertunduk untuk mencegah cairan ketuban, lendir, dan darah masuk ke paru-parunya. Setelah itu, tali pusar akan dipotong.

Tahap Ketiga Melahirkan Normal

Tahapan persalinan ketiga dimulai setelah bayi lahir, dan berakhir ketika plasenta terpisah dari dinding rahim dan keluar melalui vagina. Tahap ini sering disebut pengiriman afterbirth dan merupakan tahapan persalinan tersingkat yang hanya berlangsung sekitar 20 menit. Anda akan merasakan kontraksi tetapi tidak terlalu menyakitkan. Jika terjadi episiotomi atau robekan, tenaga medis akan menjahitnya.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-stages-labor

BMC. https://bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles/sections/labor-delivery-and-postpartum-health

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed