Mengenal Sederet Cara Mengobati Rematik Tanpa Obat Medis


Cara mengobati rematik tak melulu harus menggunakan obat medis. Rematik adalah penyakit yang menyerang bagian persendian dan gejalanya yang paling sering muncul dan menganggu adalah nyeri sendi.

(0)
Cara mengobati rematik tanpa obatNyeri sendi merupakan salah satu gejala rematik yang sering muncul.
Dalam dunia medis, rematik adalah penyakit yang menyerang bagian persendian dan sekitarnya. Sebenarnya, istilah penyakit rematik dalam dunia medis memiliki lebih dari 100 jenis penyakit. Salah satunya, rheumatoid artritis atau radang sendi.Namun, kebanyakan orang lebih memilih menyebut rheumatoid artritis sebagai rematik dalam bahasa sehari-hari.[[artikel-terkait]]Rheumatoid artritis atau rematik adalah kondisi kronis yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kekakuan pada beberapa sendi. Biasanya, gejala rematik timbul di daerah tangan, kaki, dan sekitar pergelangan.

Lansia perempuan paling banyak menderita penyakit sendi

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018 oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, persentase penyakit sendi terbanyak ditemukan pada usia 45 tahun ke atas, terutama setelah usia 65 tahun. Perempuan didapati lebih sering terkena penyakit sendi dibandingkan laki-laki.

Cara mengobati rematik tanpa obat medis

Mengatasi gejala rematik merupakan hal utama yang dicari para penderita rematik. Nyeri sendi yang hilang timbul mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa cara mengatasi gejala rematik.Biasanya, dokter akan meresepkan Anda obat pereda rasa sakit untuk mengurangi gejala rematik yang mengganggu. Selain itu, ada beberapa cara mengatasi gejala rematik.

1. Berhenti merokok

Merokok membuat Anda berisiko mengalami masalah kesehatan yang serius ke depannya terutama dalam penyakit rematik. Merokok menyebabkan peradangan yang dapat memperburuk gejala rematik terutama nyeri sendi.

2. Perhatikan penggunaan sendi

Menyadari penggunaan sendi di setiap aktivitas membuat Anda dapat mengurangi tekanan pada sendi yang mengalami gejala rematik.Kegiatan mengangkat barang dan menggerakkan daun pintu melibatkan dan memberi tekanan pada sendi Anda. Pertimbangkan penggunaan sendi Anda dengan baik.

3. Melakukan kompres

Memberi kompres dingin dengan es batu pada sendi yang meradang dapat mengurangi bengkak. Sensasi dingin juga dapat membantu sedikit mengurangi rasa nyeri.Namun, jika Anda mengalami gejala rematik seperti nyeri dan tegang, mandi atau berendam di air hangat membantu meredakan hal tersebut. Selain mandi atau berendam, Anda bisa menggantinya dengan menggunakan handuk yang telah direndam di air hangat.

4. Istirahat dan relaksasi

Penting bagi Anda memiliki jumlah jam tidur yang cukup. Usahakan tidur delapan jam setiap malam. Namun, jika malam tidak cukup memenuhi kebutuhan tidur Anda, istirahat saat siang hari dapat membantu.

5. Jahe

Jahe sering kali digunakan sebagai salah satu alternatif saat ada keluhan mual atau tidak enak pada perut. Jahe mengandung zat yang memiliki efek anti radang. Mengonsumsi jahe dipercaya dapat mengurangi peradangan seperti gejala rematik.

6. Gunakan pereda nyeri

Produk krim, gel, dan losion dapat dipakaikan langsung pada kulit untuk mengurangi gejala rematik atau radang sendi. Bahan aktif yang terkandung akan diserap kulit sehingga membuat nyeri berkurang sesaat.

7. Olahraga

Olahraga teratur merupakan cara yang baik melatih otot dan memperluas gerakan sendi. Pemanasan, berjalan, berenang, dan aerobik dalam air merupakan beberapa contoh olahraga yang tidak terlalu memberatkan sendi.

8. Melakukan meditasi mindfulnes

Meditasi mindfulness adalah momen kesadaran saat di mana kita berlatih membawa perhatian penuh untuk apa pun yang kita lakukan pada saat itu. Melakukan meditasi mindfulness dapat membantu penderita rematik untuk merasa lebih rileks dan mengatasi rasa sakit dan gejalanya. Duduk di satu posisi dalam waktu lama saat berlatih meditasi ini mungkin akan terasa menyakitkan bagi Anda yang mengalami rematik. Bicaralah dengan instruktur tentang modifikasi teknik meditasi mindfulness yang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman dan mendapatkan rileksasi yang maksimal.

9. Atur pola makan

Makanan yang Anda konsumsi dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Jenis makanan yang direkomendasikan untuk mengobati rematik adalah makanan yang penuh dengan antioksidan dan sifat anti-inflamasi, seperti:
  • Sayuran mentah atau rebus
  • Rempah-rempah, termasuk kunyit dan jahe
  • Buah-buahan
  • Yogurt
Perlu diperhatikan, para penderita rematik perlu membatasi makan makanan olahan, gula, dan produk hewani untuk mencegah gejalanya semakin parah.Meskipun gejala rematik dapat timbul dan hilang terus-menerus, Anda tidak perlu stres dalam menghadapinya. Cobalah bergabung dengan kelompok-kelompok yang berisi para penderita radang sendi.Memiliki support group akan membantu Anda membagikan perasaan Anda sekaligus mendapatkan informasi mengenai cara-cara mengatasi gejala rematik.
nyeri sendiartritisrematikradang sendi
Nainggolan O. Prevalensi dan determinan penyakit rematik di Indonesia. Majalah kedokteran indonesia. 2009;59(12):588-94.NHS. https://www.nhs.uk/conditions/rheumatoid-arthritis/
Diakses 10 Mei 2019
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riskesdas 2018 halaman 175.Rheumatoid Arthritis. https://www.rheumatoidarthritis.org/living-with-ra/pain-management/
https://www.rheumatoidarthritis.org/home-remedies/#ginger
Diakses 10 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/remedies-rheumatoid-arthritis#exercise
Diakses 10 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/an-overview-of-rheumatic-diseases
Diakses pada 11 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait