Mengatasi Biang Keringat pada Kepala Bayi Tidak Sulit, Ini Caranya


Cara mengatasi biang keringat pada kepala bayi adalah dengan membersihkan area kulit dari keringat. Selain itu, kondisi kulit kepala bayi juga harus dijaga agar tetap bersih, kering dan dingin.

(0)
17 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara mengatasi biang keringat pada kepala bayi dapat dilakukan dengan cara rumahanMengatasi biang keringat pada kepala bayi dapat dilakukan dengan cara menjaga bayi tetap terhidrasi
Biang keringat pada bayi biasanya muncul di area seperti dahi, pipi, belakang telinga, hingga leher. Mengatasi biang keringat pada kepala bayi sebaiknya segera dilakukan karena kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan atau bahkan membuat Si Kecil rewel dan susah tidur karena rasa gatal yang tidak tertahankan.Jika tidak segera ditangani, Si Kecil akan semakin sering menggaruk biang keringatnya sehingga berpotensi menyebabkan luka dan infeksi pada kulitnya.

Mengatasi biang keringat pada kepala bayi

Biang keringat di kepala dapat muncul karena keringat berlebih yang menyumbat por-pori kelenjar keringat di kulit. Keringat yang terjebak di bawah kulit memicu munculnya bintik-bintik merah di permukaan kulit.Kondisi ini sering muncul saat cuaca panas dan lembap. Pakaian atau topi yang terlalu ketat dan tertutup juga bisa memperburuk risiko biang keringat.Untungnya, kebanyakan kasus biang keringat tergolong ringan. Untuk mengatasi biang keringat pada kepala bayi, Anda dapat melakukan cara berikut di rumah.
  1. Gunakan sabun dan sampo berbahan lembut sekaligus air hangat saat Si Kecil mandi dan keramas.
  2. Keringkan permukaan kulit dengan cara menepuk kulit bayi menggunakan handuk berbahan lembut secara perlahan setelah mandi. Hindari menggosoknya terlalu kencang
  3. Usahakan bagian kulit kepala bayi tetap kering dan dingin.
  4. Jika bayi mulai berkeringat karena kepanasan, gunakan kipas atau nyalakan AC untuk menghilangkan rasa panas dan keringat.
  5. Jangan menggunakan bedak, minyak, atau losion untuk mengatasi biang keringat pada kepala bayi. Cara ini malah dapat menutup pori-pori kulit sehingga membuat biang keringat semakin parah.
  6. Jangan menutupi bagian kepala yang terkena biang keringat dengan topi atau pakaian lain yang ketat supaya kepala tidak berkeringat dan tetap kering.
  7. Pindahkan bayi ke area yang lebih dingin saat menunjukkan tanda-tanda munculnya biang keringat.
  8. Berikan kompres dingin ke area yang terinfeksi biang keringat.
  9. Lap minyak dan keringat pada kepala bayi dengan menggunakan air dingin, kemudian tepuk-tepuk untuk mengeringkan.
  10. Pastikan bayi selalu terhidrasi dengan baik, termasuk lewat menyusui atau memberikan minum secara teratur untuk memenuhi kebutuhan cairannya.
Jangan memberikan krim atau obat apa pun pada permukaan kulit untuk mengatasi biang keringat pada kepala bayi, kecuali krim atau obat biang keringat yang diresepkan dokter. Kondisi biang keringat pada bayi umumnya dapat membaik saat kulitnya tetap dingin dan kering (bebas keringat dan minyak).

Pencegahan biang keringat pada kepala bayi

Untuk mencegah bayi mengalami biang keringat, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan:
  • Jangan membiarkan anak terkena langsung terik matahari.
  • Jangan terlalu lama di luar saat cuaca panas.
  • Jangan memasang topi, khususnya saat kepala bayi berkeringat.
  • Jangan terlalu sering menggendongnya karena panas tubuh Anda dan ventilasi yang buruk dapat membuat bayi banyak berkeringat.
  • Gunakan AC yang cukup dingin untuk mencegah keringat saat berkendara bersama bayi di hari yang panas.
  • Pastikan kamar dan tempat tidur bayi selalu dingin dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Untuk mencegah biang keringat, usahakan bayi tetap dalam kondisi dingin. Kapanpun bayi terlihat gerah atau mulai berkeringat, lakukan langkah-langkah untuk menghilangkan rasa panasnya.

Kapan harus ke dokter?

Pada dasarnya, biang keringat pada kepala bayi dapat sembuh melalui perawatan di rumah. Namun, dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), periksakan Si Kecil ke dokter apabila mengalami kondisi-kondisi berikut.
  • Segera berobat jika biang keringat tidak kunjung sembuh atau tidak membaik dalam tiga hari, walaupun cara-cara di atas telah dilakukan. Dokter mungkin akan meresepkan krim biang keringat atau krim steroid bila diperlukan untuk mempercepat penyembuhan bayi. 
  • Timbul tanda infeksi seperti terlihat nanah dan sering berulang beberapa kali dalam waktu dekat hingga mengganggu aktivitas.
  • Biang keringat yang terus-menerus digaruk dapat menjadi infeksi. Infeksi dapat menyebabkan bengkak, demam, dan gejala mengganggu lainnya. Jika bayi mulai demam dan kondisi biang keringatnya semakin memburuk, segera bawa bayi ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Jika Anda punya pertanyaan seputar mengatasi biang keringat pada kepala bayi, jangan ragu untuk bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakit anakbiang keringat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324702
Diakses 2 Oktober 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/baby-care/baby-skin-care/heat-rash.aspx
Diakses 2 Oktober 2020
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/miliaria-mengenal-dan-mencegahnya Diakses 11 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait