Quality time meningkatkan ikatan antar anggota keluarga
Menikmati quality time bersama keluarga perlu untuk keharmonisan di rumah Anda

Berkumpul bersama keluarga tentunya merupakan momen yang sangat membahagiakan. Namun, terkadang pekerjaan menyita waktu dengan keluarga dan mengurangi quality time atau waktu berkualitas bersama keluarga. Padahal quality time bersama keluarga merupakan salah satu cara menjalin hubungan intim dengan keluarga untuk membangun keluarga yang harmonis serta membawa keseimbangan pada kehidupan pribadi Anda.

Apa Pentingnya Quality Time Bersama Keluarga?

  • Menunjukkan kepedulian terhadap keluarga

Anda perlu mengingat bahwa pekerjaan yang dilakukan bertujuan untuk menghidupi keluarga, sangat aneh bukan jika Anda justru mengabaikan keluarga demi pekerjaan Anda.

Dengan menjadwalkan waktu luang bersama keluarga, Anda menunjukkan bahwa keluarga tetaplah prioritas utama dan Anda menghargai keberadaan dari tiap anggota keluarga Anda.

Begitu pula sebaliknya, anggota keluarga Anda pun akan menghargai Anda karena merasa bahwa mereka adalah prioritas dalam hidup Anda.

  • Memperdalam dan menguatkan ikatan keluarga

Menghabiskan waktu bersama keluarga membantu Anda untuk bisa memiliki hubungan yang erat dan intim dengan tiap anggota keluarga. Anda akan merasa lebih nyaman dan terbuka bersama dengan keluarga.

  • Mengetahui apa yang dialami tiap anggota keluarga

Setelah sibuk seharian, menghabiskan waktu bersama keluarga dapat menjadi peluang Anda untuk mengetahui hari-hari dari tiap anggota keluarga. Anda bisa menyadari jika terdapat masalah yang terjadi pada salah satu anggota keluarga.

Melalui quality time, para anggota keluarga bisa mendapatkan suatu keyakinan bahwa Anda selalu dapat diandalkan.

  • Meningkatkan performa sekolah anak

Quality time bersama keluarga tidak harus hanya berupa bercerita bersama anggota keluarga. Anda dapat menyempatkan waktu untuk membantu menyelesaikan pekerjaan rumah anak dari sekolah.

Membantu anak dengan pekerjaan sekolahnya dapat meningkatkan nilai sekolah dan mendorong mereka untuk terus belajar dengan bersemangat dan sungguh-sungguh.

  • Mengurangi risiko masalah perilaku pada anak

Kurangnya waktu bersama di dalam keluarga mampu meningkatkan risiko masalah perilaku pada anak. Keluarga yang sering meluangkan waktu akan membuat anak merasa bahwa keluarga adalah salah satu pendukung saat mereka dalam masalah.

Quality time bersama keluarga membuat anak lebih terbuka dan merasa dipedulikan. Anak akan lebih mungkin untuk memikirkan kembali perilaku-perilaku yang dilakukan.

Bagaimana menciptakan quality time bersama keluarga?

Pada dasarnya, semua waktu yang dilalui bersama keluarga adalah quality time. Akan tetapi, bila Anda bingung, Anda dapat mencoba tips-tips di bawah untuk menyisipkan quality time bersama keluarga ke dalam keseharian Anda.

  • Buat jadwal tetap

Diskusikan dan tetapkan jadwal yang tetap untuk quality time bersama keluarga. Misalnya, menonton film bersama tiap Rabu malam, dan sebagainya. Anda juga bisa menjadikan waktu sarapan, makan siang, ataupun makan malam sebagai waktu bersama keluarga.

  • Atur tanggung jawab di rumah

Bila semua anggota keluarga sibuk dengan urusan masing-masing dan kewalahan dalam mengatur rumah, sulit merealisasikan hal ini. Oleh karenanya, atur tanggung jawab tiap anggota keluarga saat di rumah agar waktu yang terpakai efisien dan bisa menyisakan untuk waktu bersama keluarga.

  • Cari aktivitas yang bisa dilakukan bersama

Saat akan melakukan waktu bersama keluarga, cobalah untuk mencari kegiatan yang menarik untuk tiap anggota keluarga. Contohnya, jika Anda sekeluarga suka bermain monopoli, maka memainkan monopoli tiap Sabtu siang bisa menjadi waktu spesial bersama keluarga.

  • Bentuk keluarga sebagai satu tim

Quality time baru dapat dibentuk bila tiap anggota keluarga menyadari pentingnya kebersamaan dan memiliki keinginan yang sama untuk menerapkannya. Tekankan bahwa keluarga adalah sebuah tim dan bukan kumpulan individu yang kebetulan tinggal dalam satu rumah.

  • Jangan padatkan jadwal anak

Jangan sampai anak kewalahan karena jadwal les atau pekerjaan rumah yang menumpuk. Perhatikan apakah anak memiliki kegiatan sehabis sekolah yang terlalu banyak atau tidak.

  • Biarkan anak memilih hal-hal yang ingin dilakukan

Untuk mencegah jadwal keseharian anak yang terlalu padat, biarkan anak memilih hal-hal yang ingin ia lakukan atau geluti seusai sekolah, contohnya, anak suka menyanyi, karenanya biarkan anak mengikuti les menyanyi.

Apabila anak tidak menyukai kegiatan tertentu, tidak ada gunanya untuk tetap melanjutkannya karena hanya akan memadatkan jadwal anak.

Jika Anda dan keluarga memiliki kesulitan untuk bisa terbuka dan menetapkan quality time, Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog atau konselor keluarga.

Stanford’s Children Health. stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=all-family-time-is-quality-time-1-1808
Diakses pada 16 Desember 2019

The Asian Parents Philliphine. https://ph.theasianparent.com/spending-quality-time-family-best-way-show-love
Diakses pada 16 Desember 2019

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/finding-quality-family-time-616982
Diakses pada 16 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed