Mengapa Kita Tidak Ingat Masa Kecil? Ini Alasannya


Kondisi tidak ingat masa kecil ini disebut dengan infantile amnesia, yaitu hilangnya ingatan pada tahun-tahun pertama kehidupan.

(0)
23 Mar 2021|Azelia Trifiana
Infantile amnensia adalah kondisi di mana kita tidak dapat mengingat kenangan waktu bayiInfantile amnensia adalah kondisi di mana kita tidak dapat mengingat kenangan waktu bayi
Ketika mengenang masa kecil, ada yang dengan mudah mengingatnya begitu detail. Di sisi lain, ada pula yang merasa sulit mengingat meski sudah menggali ingatan sekuat tenaga. Kondisi tidak ingat masa kecil ini disebut dengan infantile amnesia, yaitu hilangnya ingatan pada tahun-tahun pertama kehidupan.Tenang, ini adalah hal yang normal. Bahkan, ada banyak orang yang mengalami hal serupa. Pemicunya juga bukan pula karena adanya trauma tertentu.

Penyebab seseorang tidak ingat masa kecil

Kabar baik bagi mereka yang kerap tidak ingat masa kecil adalah ini bukan berarti ada pengalaman traumatis. Memang benar bahwa salah satu cara mengatasi trauma korban pemerkosaan adalah dengan melupakan kejadiannya.Namun, tidak demikian halnya dengan childhood amnesia. Beberapa pemicu mengapa seseorang sukar mengingat periode awal kelahirannya di dunia di antaranya:

1. Komponen emosi masih berkembang

Anak kecil yang hidup dalam masa-masa awalnya di dunia masih mengalami perkembangan emosi. Jenis emosi yang mereka kenali masih terbatas. Contohnya yang benar-benar intens seperti malu, senang, sedih, atau marah.Oleh karena itu, pengalaman di masa kecil mungkin tidak bisa diingat dengan baik mengingat emosinya terbatas. Ini berbeda dengan cakupan emosi ketika sudah tumbuh menjadi remaja hingga orang dewasa.Lambat laun, memori yang tidak disertai dengan emosi intens, kemungkinan pudar dari ingatan kian besar.

2. Perkembangan kognitif

Selain emosi, perkembangan kognitif juga berpengaruh terhadap memori masa kecil. Ketika berkembang, akan ada produksi neuron baru di bagian otak hippocampus. Neuron baru ini kemudian akan digabungkan ke area yang telah ada sebelumnya.Secara perkembangan, ini bagus. Namun, ada kemungkinan memori yang ada sebelumnya juga ikut hilang. Ada potensi memori awal-awal kehidupan yang hilang.

3. Otak terus berkembang

Bahkan ketika seseorang sudah dewasa, otak akan terus berkembang. Bahkan, otak bisa melakukan restrukturisasi ketika melihat kebutuhan untuk beradaptasi pada perubahan yang terjadi sepanjang hidup.Untuk bisa melakukannya, terkadang ada koneksi neural yang harus dikorbankan, terutama yang dianggap tidak lagi dibutuhkan atau diperlukan. Proses yang disebut synaptic pruning ini membantu otak bekerja lebih efisien.Tak hanya itu, proses ini juga memungkinkan terbentuknya koneksi baru dan menyimpan informasi terkini. Untuk memori, akan dipilih mana yang paling relevan dengan kehidupan saat ini.

4. Memori tidak permanen

Perlu diingat pula bahwa banyak memori yang akan memudar seiring dengan berjalannya waktu, termasuk saat sudah dewasa. Tidak ada orang yang bisa mengingat seluruh kejadian dalam hidupnya dengan detail.Bahkan, memori masa kecil secara perlahan memudar ketika masuk ke usia remaja. Ini adalah momen ketika mulai menemukan jati diri. Memori yang ada di masa remaja ini akan menjadi komponen identitas utama, mengambil alih memori yang terbentuk saat identitas belum benar-benar kuat.Inilah alasan mengapa memori pada masa-masa remaja dan awal dewasa lebih membekas di ingatan ketimbang memori masa kecil.

5. Rentang waktu dengan saat ini

Tidak ingat masa kecil juga mungkin terjadi karena rentang waktu yang cukup jauh dari masa sekarang. Sebagai contoh, mengingat hal yang terjadi pada 5-10 tahun ke belakang mungkin tidak terlalu sulit. Namun ketika ingatan diajak bernostalgia lebih jauh lagi, mungkin hanya beberapa memori yang membekas.

Bisakah mengingatnya kembali?

Melihat foto bisa membantu mengingat kembali
Sangat wajar ketika Anda merasa ingin mengingat kembali memori masa kecil. Rasanya ada ingatan samar, namun tidak benar-benar jelas. Menariknya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyegarkan kembali ingatan, seperti:
  • Berbicara tentang masa lalu

Coba bicarakan tentang masa lalu dengan orang terdekat. Tanyakan hal yang mungkin bisa menegaskan ingatan yang hanya muncul sekilas. Apabila diperlukan, coba tulis di jurnal atau buku harian sehingga perlahan kepingan puzzle ini bisa terbentuk.
  • Melihat foto

Cara jitu untuk kembali mengingat masa kecil adalah dengan melihat foto. Sebisa mungkin, cari foto yang merefleksikan kehidupan sehari-hari, bukan hanya momen yang sekali terjadi. Perlahan, ini dapat membangkitkan ingatan masa kecil.
  • Mengunjungi tempat familiar

Bernostalgia dengan mengunjungi tempat menghabiskan masa kecil juga bisa menyegarkan ingatan. Bahkan, melihat bagaimana perubahannya dibandingkan dengan masa kini juga bisa membawa Anda mengingat bagaimana situasi beberapa puluh tahun silam.

Catatan dari SehatQ

Sebenarnya, tidak ingat masa kecil adalah hal yang sepenuhnya normal. Bisa jadi Anda merasa diri sendiri aneh karena orang sekitar seperti orangtua atau saudara heran atau menganggap memori itu sebagai momen yang signifikan.Padahal bagi anak-anak, kemampuan melekatkan emosi pada suatu kejadian bukan hal yang mereka kuasai dengan mudah. Rentang emosi mereka masih terbatas.Jika ingin mengingat kembali masa kecil, cobalah dengan melihat foto, bernostalgia, atau berbincang tentang masa lalu.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar bagaimana cara otak menyusun neuron baru terkait memori, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-cant-i-remember-my-childhood
Diakses pada 6 Maret 2021
Encyclopedia of Infant and Early Childhood Development. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780123708779000074
Diakses pada 6 Maret 2021
American Psychological Association. https://www.apa.org/science/about/psa/2004/12/bauer
Diakses pada 6 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait