Mengapa Kadar Kolesterol Normal Wanita Lebih Rentan Meninggi Dibanding Pria?


Kadar Kolesterol Normal Wanita Lebih Rentan Meninggi Dibanding Pria. Turunnya hormon estrogen saat menopause membuat kolesterol normal wanita rentan meninggi.

(0)
27 Jan 2021|Azelia Trifiana
Setelah memasuki menopause kolesterol normal wanita cenderung meninggiSetelah memasuki menopause kolesterol normal wanita cenderung meninggi
Saat membahas soal kolesterol, yang terlintas di pikiran adalah penumpukan lemak pemicu penyakit. Bahkan rupanya, kadar kolesterol normal wanita lebih rentan berada di level terlalu tinggi. Utamanya bagi perempuan yang sudah menua dan mengalami menopause.American Heart Association pernah menggelar survei yang menguatkan hal itu. Setidaknya, sekitar 45% perempuan berusia di atas 20 tahun memiliki kolesterol 200 mg/dl. Lebih jauh lagi, sebanyak 76% tidak tahu menahu berapa kolesterol yang mereka miliki.

Apa itu kolesterol?

Bentuk dari kolesterol adalah seperti zat lunak dan bisa ditemukan di hampir seluruh sel dalam tubuh. Selain terserap dari makanan, tubuh juga memproduksinya sendiri. Jenis kolesterol terdiri dari:Sebenarnya, kolesterol tidak selalu buruk. Bahkan, ini merupakan zat yang diperlukan tubuh untuk memproduksi hormon, asam empedu, hingga menyerap lemak selama proses cerna.Di sisi lain, ada kolesterol “jahat” yang tidak diperlukan tubuh. Jika kadar kolesterol yang disebut LDL ini berlebih di aliran darah, maka bisa menyebabkan penumpukan di dinding pembuluh darah. Inilah yang membuatnya dijuluki sebagai kolesterol jahat.Ketika partikel LDL ini menempel di dinding arteri, tubuh akan memberikan respons peradangan dengan mengubahnya menjadi plak. Adanya plak ini membuatnya menjadi sempit, tentu saja menghambat jalannya aliran darah ke organ penting seperti otak dan jantung.Konsekuensinya, bisa terjadi atherosclerosis atau penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Inilah yang menjadi penyebab utama terjadinya serangan jantung, stroke, dan masalah jantung lainnya.

Mengapa perempuan lebih rentan?

nenek sakit jantung
Tingginya kolesterol membuat wanita terkena serangan jantung
Penggambaran tentang ancaman dari kolesterol jahat ini bahkan bisa terjadi sejak awal usia 20 tahun. Bukan hanya LDL, ada juga trigliserida, jenis lemak yang juga bisa ditemukan dalam aliran darah.Trigeliserida ini muncul ketika seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang dibakar. Tubuh akan mengubahnya menjadi trigliserida yang kemudian disimpan di sel lemak.Jangan sepelekan kombinasi LDL dan trigliserida di atas normal karena terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung lebih banyak pada perempuan ketimbang laki-laki.Tak hanya itu, trigliserida juga mengalir dalam aliran darah dan bisa memicu terbentuknya plak di dinding pembuluh darah.Lebih jauh lagi, perempuan memiliki kadar kolesterol HDL lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki karena hormon estrogen turut mengambil peran. Namun, ketika tiba di fase menopause, semuanya berubah.Estrogen tak lagi dominan sehingga kadar kolesterol jahat justru meningkat dan kolesterol baik menurun. Itulah mengapa, perempuan yang sejak usia produktifnya sudah memiliki kolesterol tinggi rentan mengalami hal serupa ketika sudah menopause.Tak hanya itu, faktor gaya hidup dan juga genetik juga turut berperan. Kondisi ini bisa disiasati apabila rajin berolahraga, menjaga pola makan, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.

Berapa kadar kolesterol normal wanita?

Kadar kolesterol diukur dalam satuan miligram per deciliter atau mg/dL. Berikut ini kadar kolesterol normal wanita bergantung pada usianya:
  • Perempuan di bawah 19 tahun

    • Kolesterol total: <170 mg/dL
    • Non-HDL: <120 mg/dL
    • LDL: <100 mg/dL
    • HDL: <45 mg/dL
  • Perempuan berusia 20 tahun ke atas

    • Kolesterol total: 125-200 mg/dL
    • Non-HDL: <130 mg/dL
    • LDL: <100 mg/dL
    • HDL: 50 mg/dL atau lebih tinggi
Sementara untuk trigliserida, level yang normal adalah kurang dari 150 mg/dL. Meski bukan termasuk kolesterol, zat ini juga diukur dalam lipoprotein panel. Apabila kadar trigliserida sudah mencapai 150 mg/dL bahkan menyentuh angka 200 mg/dL, itu sudah menjadi alarm tanda bahaya.Idealnya, remaja hingga orang yang baru menginjak dewasa melakukan pemeriksaan kolesterol setiap 5 tahun sekali. Namun ketika usia sudah menginjak 45 tahun ke atas, pemeriksaan perlu dilakukan lebih sering yaitu 1-2 tahun sekali.Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kadar kolesterol jahat terlalu tinggi, seperti:
  • Mengurangi asupan makanan lemak jenuh
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Beraktivitas fisik setidaknya 30 menit dalam sehari
  • Mengelola stres
  • Berhenti atau tidak merokok
Semua perubahan atau gaya hidup sehat di atas tak hanya membantu mencegah kadar kolesterol terlalu tinggi, tapi juga melindungi dari beragam penyakit. Pada akhirnya, tanggung jawab merawat tubuh ada pada tiap individu.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang faktor genetik dan hormonal wanita terhadap kolesterol tubuhnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit wanitakesehatan wanitahidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/high-cholesterol/levels-by-age#Overview
Diakses pada 12 Januari 2021
Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/why-cholesterol-matters-for-women
Diakses pada 12 Januari 2021
Medline Plus. https://medlineplus.gov/cholesterollevelswhatyouneedtoknow.html Diakses pada 12 Januari 2021AAFP. https://www.aafp.org/afp/2002/0115/p217-s2.html
Diakses pada 12 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait