Mengapa Jari Tangan Keriput Setiap Terkena Air Cukup Lama?


Jari tangan keriput saat terkena air membuat seseorang memegang objek jadi lebih erat. Alasan di baliknya masih terus menjadi bahan penelitian.

(0)
23 Apr 2021|Azelia Trifiana
Penyebab jari tangan keriput saat terkena air masih terus ditelitiPenyebab jari tangan keriput saat terkena air masih terus diteliti
Ketika mandi terlalu lama atau keasyikan berenang, perubahan yang paling kentara adalah jari tangan keriput. Ini adalah hal yang biasa terjadi setiap saat, namun uniknya tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Hanya saja, fenomena ini berkaitan dengan aktivitas pembuluh darah dan ujung saraf.Namun, jari tangan berkerut ini berbeda dengan osmosis. Buktinya, hanya kulit di ujung jari tangan dan kaki saja yang menjadi keriput dan tidak semua kulit. Selain itu, air sebenarnya tidak bisa mengalir masuk dan keluar kulit.

Memahami fenomena jari tangan keriput

Beberapa bagian kulit manusia yang disebut kulit glabrosa atau kulit yang tidak berambut memiliki respons cukup unik ketika berinteraksi dengan air. Contohnya ujung jari tangan, kaki, bahkan telapak kaki yang bisa jadi keriput ketika basah. Bahkan, hanya perlu waktu sekitar 5 menit untuk membuatnya berkerut.Berkerutnya jari ini merupakan respons dari saraf. Para peneliti menemukan fakta bahwa ketika saraf mengalami kerusakan, respons kerutan ini akan hilang sepenuhnya.Menariknya, ahli neurobiologi dari Institut 2AI Labs di Idaho bernama Mark Changizi dan koleganya menemukan bukti bahwa berkerutnya jari adalah cara membuang air dari jari tangan dan kaki saat basah.Dengan cara ini, primata terutama kera dan manusia bisa menggenggam dengan lebih kencang. Dengan kata lain, kerutan setelah terpapar air selama beberapa menit ini adalah sistem pembuangan air alami oleh tubuh.Kemudian pada tahun 2013, ada pula studi dari tim neurosains asal Inggris yang menemukan manfaat dari fenomena jari tangan berkerut ini. Dalam eksperimennya, sebanyak 20 orang diminta memindahkan 45 objek berbagai ukuran dari satu kontainer ke kontainer lain.Ada objek yang kering, ada pula yang dalam kondisi terendam air. Dari eksperimen itu, terlihat bahwa jari keriput memungkinkan partisipan untuk memindahkan objek basah dengan lebih cepat.Analoginya sangat mirip seperti telapak ban mobil yang menjadi lebih pakem ketika digunakan di aspal basah.Eksperimen lain seputar hal ini juga terus dilakukan, dengan hasil beragam. Hingga kini, belum disepakati satu konsensus tentang apa penyebab jari tangan berkerut ketika lama terkena air.

Pengaruh saraf & pembuluh darah

Selain itu, aktivasi saraf simpatik juga dianggap sebagai stimulasi yang menyebabkan jari tangan berkerut. Ketika saraf simpatik aktif, maka pembuluh darah perifer akan menyempit.Lebih jauh lagi, sistem saraf ini berperan penting dalam mengendalikan beberapa fungsi tubuh, termasuk detak jantung dan tekanan darah. Ini adalah bagian dari sistem saraf otonom yang bereaksi terhadap dunia luar agar tubuh tetap stabil.Paparan dengan air termasuk salah satu pemicu penting terhadap aktivitas sistem saraf otonom.Kemudian, bagaimana dengan pembuluh darah?Ketika pembuluh darah kapiler di ujung jari menyempit, maka volume darah di lapisan jaringan lunak dalam kulit akan berkurang. Dengan demikian, akan muncul lipatan yang tampak seperti keriput.Salah satu cara termudah dan tercepat untuk menyempitkan pembuluh darah ujung jari adalah dengan merendamnya dalam air hangat maupun dingin.

Kapan menjadi masalah?

Meski belum ada kata sepakat tentang apa penyebab pasti jari tangan dan kaki berkerut saat berada dalam air, yang penting kondisi itu tidak berbahaya. Bahkan ketika sudah kering, jari tangan dan kaki akan kembali normal dengan cepat.Lebih jauh lagi, ada pula penyebab pruney fingers yang merupakan indikasi kondisi medis. Apa saja?
  • Dehidrasi

Saat seseorang kurang minum, kulitnya akan mengalami penurunan elastisitas. Akibatnya, sangat mungkin kulit jari dan juga bagian tubuh lain menjadi keriput.Umumnya, gejala kulit dehidrasi ini disertai dengan mulut tampak kering, warna urine pekat, sakit kepala, haus luar biasa, dan tubuh terasa lesu.
  • Diabetes

Tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes juga bisa menyebabkan jari kulit berkerut. Sebab, diabetes dapat merusak kelenjar keringat sehingga kulit menjadi kering.Selain itu, akan muncul gejala lain seperti frekuensi buang air kecil meningkat, lapar ekstrem, penglihatan kabur, berat badan turun, dan infeksi terus berulang.
  • Masalah kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid berperan dalam mengatur metabolisme dan suhu tubuh. Ketika seseorang mengalami masalah dengan kelenjar tiroidnya, ada kemungkinan jari tangan menjadi keriput. Selain itu, bisa juga muncul ruam di kulit. Gejala lain yang muncul bisa berbeda antara hipotiroidisme dan hipertiroidisme.
  • Lymphedema

Sistem limfatik bermasalah bisa menyebabkan lymphedema atau membengkaknya tangan atau kaki. Umumnya, ini terjadi sebagai dampak dari proses pembuangan sistem limfatik bagi pasien kanker yang tengah berobat.Cairan yang tidak terbuang sepenuhnya bisa menyebabkan pembengkakan. Ketika terjadi di lengan, bisa berpengaruh ke jari-jari dan membuatnya tampak keriput.

Beberapa kondisi di atas adalah penjelasan atas pruney fingers yang sekilas tampak mirip seperti berkerutnya jari saat berada dalam air. Namun, cukup mudah membedakannya karena kondisi pruney fingers akan disertai keluhan lainnya.Sementara untuk ujung jari yang berkerut karena terpapar air, tidak akan ada keluhan signifikan. Bahkan, kulit ujung jari akan kembali seperti semula hanya dalam hitungan menit.Jika Anda ingin tahu lebih lanjut seputar fenomena jari tangan keriput, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hidup sehatpola hidup sehat
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/why-do-fingers-wrinkle-2549395
Diakses pada 9 April 2021
Brain, Behavior and Evolution. https://www.karger.com/Article/FullText/328223
Diakses pada 9 April 2021
Clinical Autonomic Research. https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs10286-004-0172-4
Diakses pada 9 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pruney-fingers
Diakses pada 9 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait