Hati-hati! Anoreksia Geriatri, Kondisi yang Membahayakan Lansia

17 Mei 2019 | Oleh
Anoreksia geriatri, walaupun diberi makan enak sekalipun, tetap tidak berminat
Anoreksia geriatri merupakan kondisi saat kaum lansia mengalami penuruanan nafsu makan

Pernahkah Anda memerhatikan orang lanjut usia di sekitar Anda (nenek, kakek, atau bahkan orangtua Anda) menolak makan. Meski diberi makanan enak sekalipun, mereka tetap tidak berminat. Kondisi ini disebut anoreksia geriatri.

Anoreksia geriatri merupakan hilangnya selera makan dan atau penurunan jumlah asupan pada usia lanjut. Hal ini terjadi akibat penuaan.

Bila hal ini tidak ditangani dengan baik, lansia akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan sehingga menyebabkan kelelahan, tulang rapuh, bahkan kematian.

Sebenarnya bagaimana anoreksia geriatri ini terjadi?

[[artikel-terkait]]

Mekanisme terjadinya anoreksia geriatri

Berikut beberapa mekanisme yang terjadi pada penderita anoreksia geriatri:

  • Penurunan fungsi indra

    Indera utama yang berhubungan dengan makanan yaitu penciuman dan pengecap rasa. Mulanya penderita akan kehilangan rasa asin dan manis. Dengan berkurangnya pengecap dan penciuman, maka berkurang pula jumlah makanan yang dimakan.
  • Penurunan produksi liur

    Turunnya produksi liur menyebabkan proses mencerna makanan berlangsung tidak sempurna. Selain itu, dengan berkurangnya liur, maka berkurang pula interaksi makanan dengan lidah sebagai indera pengecap.
  • Perubahan hormonal

    Hormon ghrelin merupakan hormon yang membuat rasa lapar. Kerja hormon ini terhambat akibat produksi hormon insulin dan leptin yang meningkat pada lansia.
  • Fungsi organ pencernaan

    Pada lansia, proses pengosongan lambung berlangsung lebih lama. Hal ini juga membuat rasa kenyang pada lansia lebih bertahan lama.
  • Adanya inflamasi

    Inflamasi pada tubuh akan merangsang tubuh mengeluarkan zat kimia yang berpotensi memperlambat pengosongan lambung dan pergerakan usus. Keadaan ini tentu membuat rasa kenyang bertahan lama. Belum lagi zat kimia yang diproduksi akan merangsang bagian otak yang pada akhirnya meningkatkan hormon leptin.

Faktor penyebab anoreksia geriatri

Mekanisme yang terjadi di atas dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:

1. Faktor fisik

Keterbatasan secara fisik dalam aktivitas sehari-hari memengaruhi selera makan seseorang. Makan sendirian, kesulitan mengambil makanan, atau tidak memiliki kemampuan memasak merupakan faktor risiko anoreksia.

Gangguan pada pendengaran dan penglihatan juga menurunkan selera makan seseorang. Selain itu, keadaan mulut dan gigi juga berhubungan dengan gangguan mengunyah yang dapat berakibat kurangnya nutrisi.

2. Faktor medis

Kondisi medis lansia seperti penyakit saluran pencernaan, infeksi, dan gangguan metabolisme sering menyebabkan anoreksia geriatri dan kekurangan nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral.

Di sisi lain, depresi menjadi salah satu gangguan psikologis yang sering terjadi pada lansia dan seringkali berhubungan dengan hilangnya selera makan seseorang.

3. Pengobatan

Lansia biasanya mengkonsumsi banyak obat. DI antara obat-obat tersebut mungkin saja ada yang memiliki efek gangguan pencernaan hingga penurunan nafsu makan.

4. Faktor sosial

Faktor utama yang memengaruhi turunnya selera makan lansia berada pada tidak seimbangnya keadaan sosioekonomi. Keadaan sosial seorang lansia perlu diperhatikan. Hidup sendiri ternyata berpengaruh terhadap menurunnya nafsu makan.

Pada tempat perawatan atau panti, ketidaksadaran petugas akan selera makan lansia dapat membuat penurunan nafsu makan hingga penurunan berat badan dalam jangka panjang.

Anoreksia geriatri tidak selalu terjadi dengan diawali penurunan nafsu makan atau berkurangnya jumlah porsi makan lansia. Perubahan pola makan seperti waktu makan dan jenis makanan yang dikonsumsi juga dapat menyebabkan kondisi anoreksia terjadi.

Referensi

Landi F, Calvani R, Tosato M, Martone A, Ortolani E, Savera G, Sisto A, Marzetti E. Anorexia of aging: risk factors, consequences, and potential treatments. Nutrients. 2016;8(2):69.

Donini LM, Poggiogalle E, Piredda M, Pinto A, Barbagallo M, Cucinotta D, Sergi G. Anorexia and eating patterns in the elderly. PloS one. 2013 May 2;8(5):e63539.

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top