Mengalami Sakit Ulu Hati dan Sesak Napas? Begini Cara Mengatasinya

(0)
Sakit ulu hati dan sesak napas kerap kali menimbulkan rasa tidak nyaman di daerah perut bagian atas, atau tepat pada bagian bawah tulang rusukBila sakit ulu hati dan sesak napas terjadi cukup parah dan terus-menerus, segeralah ke dokter
Sakit ulu hati dan sesak napas kerap kali menimbulkan rasa tidak nyaman di daerah perut bagian atas, atau tepat pada bagian bawah tulang rusuk. Berbagai macam faktor menjadi penyebab masalah kesehatan ini, mulai dari kebiasaan buruk saat mengonsumsi makanan hingga kondisi serius dalam tubuh seperti infeksi atau peradangan.

Penyebab sakit ulu hati dan sesak napas

Kebiasaan buruk Anda dalam mengonsumsi makanan atau minuman dapat mengakibatkan sakit ulu hati dan sesak napas. Beberapa penyebabnya meliputi:

1. Makan secara berlebihan

Mengonsumsi makanan secara berlebihan dapat membuat perut Anda mengembang hingga melebihi kapasitas normalnya. Hal ini kemudian memicu tekanan pada organ di sekitar perut dan menimbulkan rasa sakit ulu hati dan sesak napas.Tidak hanya itu, mengonsumsi makanan secara berlebihan bisa mengakibatkan masalah lain seperti gangguan pencernaan, refluks asam lambung, dan sakit perut.

2. Terlalu banyak minum alkohol

Minum bir terlalu banyak dapat menyebabkan sakit ulu hati dan sesak napas
Minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan sakit ulu hati dan sesak napas
Kebiasaan meminum alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan peradangan pada lapisan dinding perut Anda. Jika kebiasaan ini dilakukan dalam kurun waktu lama, peradangan jangka panjang terjadi dapat mengakibatkan perdarahan.Selain sakit ulu hati dan sesak napas, meminum alkohol secara berlebihan juga dapat memicu terjadinya masalah kesehatan seperti radang perut (gastritis), radang pankreas (pankreatitis), dan sakit liver.

3. Intoleransi laktosa

Kondisi ini terjadi ketika tubuh kesulitan untuk mencerna laktosa yang ada dalam produk susu seperti keju, yogurt, ataupun susu. Kesulitan mencerna laktosa itu disebabkan oleh minimnya enzim pemecah gula laktosa, yaitu laktase.Dapat mengakibatkan sakit ulu hati dan sesak napas, intoleransi laktosa juga memunculkan gejala-gejala seperti kembung, sakit perut, diare, mual, dan muntah.

4. Naiknya asam lambung

Naiknya asam lambung bisa mengakibatkan sakit ulu hati dan sesak napas. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung atau makanan di perut naik kembali ke kerongkongan. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, hal ini dapat memicu terjadinya Gastroesophageal reflux disease (GERD).

5. Hernia hiatus

Kondisi ini terjadi ketika bagian perut Anda terdorong ke atas hingga masuk ke dada melalui diafragma. Penyebab hernia hiatus beragam, mulai dari kecelakaan sampai melemahnya otot diafragma Anda. Biasa terjadi pada orangtua, kondisi ini terkadang tidak hanya mengakibatkan sakit ulu hati dan sesak napas. Gejala lain hernia hiatus meliputi sakit tenggorokan, kesulitan menelan, sendawa, serta timbulnya rasa tidak nyaman di dada.

6. Esofagitis

Peradangan pada lapisan esofagus (kerongkongan) dapat memicu terjadinya esofagitis. Peradangan ini disebabkan asam yang keluar dari perut, alergi, infeksi, hingga iritasi kronis yang disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu.Jika tidak segera ditangani, esofagitis dapat memunculkan jaringan parut pada lapisan kerongkongan Anda. Selain sakit ulu hati dan sesak napas, gejala umum esofagitis di antaranya:
  • Rasa terbakar pada dada atau tenggorokan
  • Munculnya rasa asam di mulut
  • Kesulitan atau timbul rasa sakit ketika menelan
  • Batuk

7. Gastritis

Kondisi ini terjadi karena peradangan pada lapisan perut yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau gangguan sistem kekebalan. Gastritis bisa saja bersifat sementara, namun juga dapat menjadi kronis apabila tidak segera ditangani.Gejala-gejala yang dialami penderita gastritis meliputi rasa tidak nyaman pada tubuh bagian atas atau dada, mual, hingga muntah darah.

8. Tukak lambung

Tukak lambung menyebabkan sakit ulu hati dan sesak napas
Gejala tukak lambung adalah sakit ulu hati dan sesak napas
Memiliki gejala seperti mual, muntah, mudah kenyang, sesak napas, sakit perut, dan kelelahan, penyakit tukak lambung dapat terjadi karena adanya infeksi pada lapisan lambung atau usus kecil Anda. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) juga bisa menyebabkan penyakit ini.

9. Barrett’s esophagus

Penyakit ini disebabkan karena pertumbuhan abnormal (metaplasia) pada lapisan epitel usus. Metaplasia usus ini mengakibatkan lapisan epitel esofagus (kerongkongan) menjadi seperti jaringan yang melapisi usus Anda. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, Barrett’s esophagus dapat menyebabkan kanker esofagus.Penderita Barret’s esophagus biasanya mengalami sejumlah gejala unik seperti suara serak, sakit tenggorokan, timbul rasa asam pada mulut, rasa terbakar di perut, kesulitan menelan, hingga sakit maag.

10. Gangguan empedu

Gangguan kantung empedu dapat terjadi karena peradangan maupun karena adanya batu pada saluran empedu.Berikut ini sejumlah gejala yang sering dialami oleh penderita gangguan empedu:
  • Timbulnya rasa nyeri di sisi kanan atas perut setelah makan
  • Kulit menguning
  • Kehilangan selera makan
  • Perut terasa kembung

Risiko komplikasi yang disebabkan oleh sakit ulu hati dan sesak napas

Sakit ulu hati dan sesak napas dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat Anda makan, yang kemudian dapat berpengaruh terhadap pola makan. Selain itu, kondisi ini juga berujung pada sejumlah komplikasi serius.Beberapa kondisi yang harus diantisipasi bila mengalami sakit ulu hati dan sesak napas, antara lain:
  • Serangan jantung
  • Penyempitan kerongkongan yang disebabkan oleh munculnya jaringan parut
  • Kanker kerongkongan, perut, dan organ lain
  • Gizi buruk
  • Penyebaran infeksi ke seluruh tubuh.

Cara mengatasi sakit ulu hati dan sesak napas

Mengatasi sakit ulu hati dan sesak napas harus disesuaikan dengan penyebabnya. Contohnya, mengonsumsi makanan dengan porsi cukup menjadi solusi untuk Anda yang mengalami sakit ulu hati dan sesak napas karena makan terlalu banyak. Selain itu, hindari juga makanan yang dapat membuat perut terisi banyak gas.Di sisi lain, kondisi-kondisi seperti naiknya asam lambung, Barrett’s esophagus, atau penyakit tukak lambung membutuhkan perawatan jangka panjang. Maka dari itu, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter untuk mengetahui jenis penanganan yang tepat.

Kapan Anda perlu ke dokter?

Hanya terjadi sesekali, banyak orang yang mengabaikan sakit ulu hati dan sesak napas. Jika gejala yang muncul parah dan terjadi secara terus-menerus, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Gejala parah yang menjadi tanda bahwa Anda membutuhkan penanganan dokter meliputi:
  • Kesulitan bernapas
  • Demam tinggi
  • Nyeri dada
  • Kesulitan menelan
  • Kelelahan yang mengakibatkan hilangnya kesadaran
  • Nyeri atau merasakan adanya tekanan di dada
  • Batuk darah
  • Mual, muntah, dan diare yang berlangsung lebih dari 24 jam
Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait sakit ulu hati dan sesak napas serta cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
asam lambunggerdsesak napaskanker esofagustukak lambungperut kembung
Healthline. https://www.healthline.com/health/epigastric-pain
Diakses pada 30 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320317
Diakses pada 30 September 2020
Healthgrades. https://www.healthgrades.com/right-care/digestive-health/epigastric-pain
Diakses pada 30 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait