logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Mengalami Peradangan? Atasi dengan Makanan Anti Inflamasi Ini

open-summary

Biasanya tubuh mengalami peradangan karena sedang melawan infeksi. Jika peradangan menjadi kronis, makanan anti inflamasi alami kaya antioksidan jadi penangkalnya.


close-summary

3.83

(54)

6 Nov 2019

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Saat tubuh sedang berperang melawan infeksi, cobalah mengonsumsi makanan anti inflamasi seperti tomat, brokoli, blueberry, ikan salmon, dark chocolate, dan sebagainya

Tomat, brokoli, ikan salmon merupakan makanan anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan

Table of Content

  • 14 makanan anti inflamasi alami

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami peradangan. Wajar saja, itu adalah reaksi alami pertahanan diri tubuh melawan infeksi dan cedera. Namun ketika peradangan terjadi berlebihan, bisa menimbulkan masalah baru. Makanan anti inflamasi alami bisa jadi cara mengatasinya.

Advertisement

Mengubah pola makan adalah salah satu kunci untuk mengatasi peradangan yang terjadi di tubuh Anda. Makanan anti inflamasi alami tak hanya baik untuk mengatasi peradangan, tapi juga menyehatkan tubuh. Jadi, kenapa tidak?

14 makanan anti inflamasi alami

Ada banyak pilihan makanan anti inflamasi alami dengan khasiatnya masing-masing yang bermanfaat bagi tubuh. Konsep utamanya adalah mengganti makanan yang kandungan gulanya terlalu tinggi atau makanan yang diproses dengan makanan sehat yang lebih bernutrisi.

Semakin banyak mengonsumsi makanan anti inflamasi alami, akan semakin banyak antioksidan dalam tubuh. Molekul antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas, zat yang bisa merusak sel dan menyebabkan seseorang mudah jatuh sakit.

Lalu, apa saja makanan anti inflamasi alami yang layak masuk dalam menu Anda?

no caption
Stroberi, blueberry, dan blackberry kaya akan antioksidan yang bisa bantu meredakan inflamasi

1. Berries 

Buah-buahan berries seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry sejak dulu selalu menjadi andalan karena tingginya kandungan antioksidan di dalamnya, yaitu antosianin. Orang yang mengonsumsi buah-buahan kaya antioksidan akan memproduksi sel NK (natural killer) lebih banyak ketimbang yang tidak. 

2. Ikan berlemak

Ikan dengan kandungan lemak tinggi adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik. Contoh ikan yang paling baik adalah salmon, sarden, mackerel, dan ikan bilis. Kandungan asam lemak dalam ikan akan melalui proses metabolisme tubuh menjadi resolvins dan protectins yang merupakan zat anti inflamasi alami.

3. Brokoli

Sayuran yang satu ini juga menjadi salah satu makanan anti inflamasi alami. Mengonsumsi brokoli bahkan dapat menekan risiko mengalami kanker dan jantung. Semua ini terjadi berkat kandungan sulforaphane, antioksidan yang menekan level cytokines dan NF-kB penyebab peradangan.

no caption
Alpukat merupakan anti-inflamasi alami yang baik bagi tubuh

4. Alpukat 

Buah yang masuk dalam makanan anti inflamasi alami adalah alpukat. Kandungannya sangat baik yaitu potasium, magnesium, serat, dan lemak tunggal tak jenuh. Tak hanya itu, alpukat juga mengandung karotenoid dan tocopherols yang bisa mengurangi risiko kanker.

5. Teh hijau

Pernah mendengar teh hijau kaya akan manfaat? Itu benar adanya. Teh hijau termasuk dalam jenis makanan anti inflamatori alami yang bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung, kanker, obesitas, dan Alzheimer.

Substansi yang paling baik dalam teh hijau adalah EGCG yang menangkal peradangan dan mencegah kerusakan asam lemak di dalam sel. Kandungan antioksidan teh hijau juga sangat tinggi, dan kini populer dikonsumsi dalam bentuk olahan teh kombucha.

6. Jamur 

Jenis jamur yang termasuk dalam daftar makanan anti inflamasi alami adalah truffle, portobello, dan shitake. Jamur sangat kaya akan selenium, copper, dan vitamin B. Belum lagi kandungan antioksidan yang melimpah.

Sangat disarankan mengonsumsi jamur yang tidak melalui proses pengolahan terlalu panjang. Proses masak bisa saja mengurangi kandungan anti inflamatori dalam jamur.

7. Anggur

Bagi pecinta buah, anggur rupanya juga masuk dalam daftar makanan anti inflamatori alami. Adalah kandungan antosianin yang bisa mengurangi peradangan dalam tubuh.

Anggur juga bisa mengurangi risiko terjadinya diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan Alzheimer.

no caption
Kunyit mengandung curcumin yang dapat mengatasi peradangan terkait diabetes dan artritis

8. Kunyit 

Rempah-rempah yang satu ini juga tak kalah populer berkat kandungan curcumin yang bisa mengatasi peradangan. Kunyit sangat efektif mengatasi peradangan yang berhubungan dengan diabetes dan artritis.

9. Dark chocolate

Tak hanya lezat dan jadi favorit banyak orang, dark chocolate rupanya juga termasuk dalam daftar makanan anti inflamasi alami. Kandungan flavanol di dalam cokelat kaya antioksidan ini dapat menjaga kondisi pembuluh darah dalam tubuh.

Dark chocolate yang ampuh menjadi anti inflamasi alami adalah yang mengandung setidaknya 70% cocoa. Semakin banyak, akan semakin baik bagi tubuh.

10. Tomat

Kandungan vitamin C, potasium, dan lycopene dalam tomat bisa mengurangi peradangan yang terjadi akibat kanker. Tak hanya itu, tomat juga menjadi sahabat baik bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Satu tips: mengolah tomat dengan minyak zaitun akan memaksimalkan likopen yang bisa diserap tubuh. Kandungan likopen adalah karotenoid yang bisa diserap lebih baik dengan lemak.

11. Ceri

Makanan antiradang selanjutnya adalah ceri. Ceri sangatlah lezat dan kaya akan antioksidan, seperti antosianin dan katekin. Kedua komponen ini dapat melawan inflamasi dengan efektif!

12. Minyak zaitun

Minyak zaitun adalah jenis lemak yang sangat menyehatkan. Siapa sangka kalau minyak zaitun juga termasuk sebagai makanan antiradang yang sangat ampuh?

Dalam sebuah studi juga dibuktikan bahwa minyak zaitun dapat menurunkan peradangan pada patisipan yang mengonsumsi 50 mililiter minyak zaitun per harinya.

13. Paprika

Paprika mengandung vitamin C dan antioksidan yang memiliki efek antiradang yang kuat.

Selain itu, paprika juga dilengkapi dengan antioksidan bernama quercetin yang dapat mengurangi penanda kerusakan oksidatif pada penderita sarkoidosis.

14. Nanas

Nanas ternyata dianggap sebagai makanan anti inflamasi. Sebab, buah yang rasanya asam dan manis ini mengandung vitamin C dan enzim bromelain.

Enzim bromelain mampu merangsang protein pencernaan, mengurangi peradangan usus, hingga meningkatkan sistem imun.

Inilah alasan mengapa nanas dipercaya sbeagai makanan anti inflamasi yang ampuh.

Peradangan adalah tahapan alami saat tubuh melawan infeksi dan iritasi. Namun menjadi masalah baru ketika peradangan menjadi kronis. Jika ini terjadi, saatnya mengoreksi apa yang dikonsumsi dan menggantinya dengan makanan anti inflamasi alami. 

Hindari makanan berminyak, terlalu manis, atau yang melalui proses terlalu panjang. Makanan yang hanya lezat di lidah namun tidak bersahabat bagi tubuh adalah kontradiksi dari misi mengatasi peradangan dalam tubuh.

Advertisement

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved