Mengalami Peradangan? Atasi dengan Makanan Anti Inflamasi Ini

Saat tubuh sedang berperang melawan infeksi, cobalah mengonsumsi makanan anti inflamasi seperti tomat, brokoli, blueberry, ikan salmon, dark chocolate, dan sebagainya
Tomat, brokoli, ikan salmon merupakan makanan anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami peradangan. Wajar saja, itu adalah reaksi alami pertahanan diri tubuh melawan infeksi dan cedera. Namun ketika peradangan terjadi berlebihan, bisa menimbulkan masalah baru. Makanan anti inflamasi alami bisa jadi cara mengatasinya.

Mengubah pola makan adalah salah satu kunci untuk mengatasi peradangan yang terjadi di tubuh Anda. Makanan anti inflamasi alami tak hanya baik untuk mengatasi peradangan, tapi juga menyehatkan tubuh. Jadi, kenapa tidak?

Makanan anti inflamasi alami

Ada banyak pilihan makanan anti inflamasi alami dengan khasiatnya masing-masing yang bermanfaat bagi tubuh. Konsep utamanya adalah mengganti makanan yang kandungan gulanya terlalu tinggi atau makanan yang diproses dengan makanan sehat yang lebih bernutrisi.

Semakin banyak mengonsumsi makanan anti inflamasi alami, akan semakin banyak antioksidan dalam tubuh. Molekul antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas, zat yang bisa merusak sel dan menyebabkan seseorang mudah jatuh sakit.

Lalu, apa saja makanan anti inflamasi alami yang layak masuk dalam menu Anda?

Stroberi, blueberry, dan blackberry kaya akan antioksidan yang bisa bantu meredakan inflamasi

1. Berries 

Buah-buahan berries seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry sejak dulu selalu menjadi andalan karena tingginya kandungan antioksidan di dalamnya, yaitu antosianin. Orang yang mengonsumsi buah-buahan kaya antioksidan akan memproduksi sel NK (natural killer) lebih banyak ketimbang yang tidak. 

2. Ikan berlemak

Ikan dengan kandungan lemak tinggi adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik. Contoh ikan yang paling baik adalah salmon, sarden, mackerel, dan ikan bilis. Kandungan asam lemak dalam ikan akan melalui proses metabolisme tubuh menjadi resolvins dan protectins yang merupakan zat anti inflamasi alami.

3. Brokoli

Sayuran yang satu ini juga menjadi salah satu makanan anti inflamasi alami. Mengonsumsi brokoli bahkan dapat menekan risiko mengalami kanker dan jantung. Semua ini terjadi berkat kandungan sulforaphane, antioksidan yang menekan level cytokines dan NF-kB penyebab peradangan.

Alpukat merupakan anti-inflamasi alami yang baik bagi tubuh

4. Alpukat 

Buah yang masuk dalam makanan anti inflamasi alami adalah alpukat. Kandungannya sangat baik yaitu potasium, magnesium, serat, dan lemak tunggal tak jenuh. Tak hanya itu, alpukat juga mengandung karotenoid dan tocopherols yang bisa mengurangi risiko kanker.

5. Teh hijau

Pernah mendengar teh hijau kaya akan manfaat? Itu benar adanya. Teh hijau termasuk dalam jenis makanan anti inflamatori alami yang bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung, kanker, obesitas, dan Alzheimer.

Substansi yang paling baik dalam teh hijau adalah EGCG yang menangkal peradangan dan mencegah kerusakan asam lemak di dalam sel. Kandungan antioksidan teh hijau juga sangat tinggi, dan kini populer dikonsumsi dalam bentuk olahan teh kombucha.

6. Jamur 

Jenis jamur yang termasuk dalam daftar makanan anti inflamasi alami adalah truffle, portobello, dan shitake. Jamur sangat kaya akan selenium, copper, dan vitamin B. Belum lagi kandungan antioksidan yang melimpah.

Sangat disarankan mengonsumsi jamur yang tidak melalui proses pengolahan terlalu panjang. Proses masak bisa saja mengurangi kandungan anti inflamatori dalam jamur.

7. Anggur

Bagi pecinta buah, anggur rupanya juga masuk dalam daftar makanan anti inflamatori alami. Adalah kandungan antosianin yang bisa mengurangi peradangan dalam tubuh.

Anggur juga bisa mengurangi risiko terjadinya diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan Alzheimer.

Kunyit mengandung curcumin yang dapat mengatasi peradangan terkait diabetes dan artritis

8. Kunyit 

Rempah-rempah yang satu ini juga tak kalah populer berkat kandungan curcumin yang bisa mengatasi peradangan. Kunyit sangat efektif mengatasi peradangan yang berhubungan dengan diabetes dan artritis.

9. Dark chocolate

Tak hanya lezat dan jadi favorit banyak orang, dark chocolate rupanya juga termasuk dalam daftar makanan anti inflamasi alami. Kandungan flavanol di dalam cokelat kaya antioksidan ini dapat menjaga kondisi pembuluh darah dalam tubuh.

Dark chocolate yang ampuh menjadi anti inflamasi alami adalah yang mengandung setidaknya 70% cocoa. Semakin banyak, akan semakin baik bagi tubuh.

10. Tomat

Kandungan vitamin C, potasium, dan lycopene dalam tomat bisa mengurangi peradangan yang terjadi akibat kanker. Tak hanya itu, tomat juga menjadi sahabat baik bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Satu tips: mengolah tomat dengan minyak zaitun akan memaksimalkan likopen yang bisa diserap tubuh. Kandungan likopen adalah karotenoid yang bisa diserap lebih baik dengan lemak.

Peradangan adalah tahapan alami saat tubuh melawan infeksi dan iritasi. Namun menjadi masalah baru ketika peradangan menjadi kronis. Jika ini terjadi, saatnya mengoreksi apa yang dikonsumsi dan menggantinya dengan makanan anti inflamasi alami. 

Hindari makanan berminyak, terlalu manis, atau yang melalui proses terlalu panjang. Makanan yang hanya lezat di lidah namun tidak bersahabat bagi tubuh adalah kontradiksi dari misi mengatasi peradangan dalam tubuh.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/13-anti-inflammatory-foods#section14
Diakses 29 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320233.php#takeaway
Diakses 29 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/diet/anti-inflammatory-diet-road-to-good-health#1
Diakses 29 Oktober 2019