Mengajarkan Cara Menggambar pada Anak Sejak Dini, Mengapa Tidak?

Cara menggambar dapat diajarkan oleh orangtua kepada anak sejak dini
Anak dapat diajarkan cara menggambar sejak dini

Tidak ada kata terlalu dini untuk mengenalkan anak pada seni, termasuk menggambar atau melukis. Salah satu langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah mengajarkan pada anak cara menggambar objek sederhana sehingga ia mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.

Menggambar bukan hanya dilakukan untuk mengisi waktu luang, namun juga dapat dijadikan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak. Dengan menggambar, anak akan dapat menyalurkan emosi, ide, sekaligus bakat seni yang mungkin terpendam dalam dirinya.

Anak usia berapapun dapat dikenalkan dengan kegiatan menggambar. Hanya saja, Anda harus memastikan keamanan anak, mulai dari alat mewarnai yang digunakan hingga penggunaan pensil warna yang tidak mengandung zat kimia beracun.

Tips mengajarkan cara menggambar pada anak

Salah satu hal yang paling penting dalam mengajarkan cara menggambar pada anak-anak adalah memberi mereka kebebasan dalam mengeksplorasi kemampuan sendiri. Jangan heran jika rumah Anda akan berantakan ketika anak menggambar karena di tahap awal ia masih belajar mengembangkan skill-nya.

Cobalah untuk membuat anak betah berlama-lama belajar menggambar agar ia bisa merasakan manfaatnya. Selanjutnya, Anda dapat melakukan beberapa strategi dalam mengajarkan cara menggambar sesuai dengan usia anak sebagai berikut:

1. Anak usia 2-3 tahun

Mengajari anak cara menggambar yang benar di usia ini merupakan tantangan tersendiri. Apalagi di fase terrible two ini, anak cenderung ingin mandiri dan sulit diatur.

Meskipun demikian, ada beberapa cara menggambar yang dapat Anda ajarkan kepada anak, yaitu:

  • Ajarkan menggambar sambil bermain sehingga anak mengasosiasikan menggambar dengan kegiatan yang menyenangkan.
  • Siapkan pakaian dan tempat yang siap kotor
  • Kenalkan anak dengan berbagai media menggambar, seperti papan tulis dan kapur, pasir, cat air, pensil warna, serta krayon dan biarkan ia memilih sendiri preferensinya.
  • Tidak perlu mengoreksi cara menggambar anak Anda. Jika ia memberi warna rambutnya hijau, jangan memperlihatkan ekspresi tidak senang.
  • Pamerkan hasil gambar anak agar ia merasa bangga dan antusias untuk kembali berlatih cara menggambar yang lain di kemudian hari.

2. Anak usia 5-9 tahun

Pada usia ini, anak sudah mulai bisa menggambar hal-hal yang dilihat dan diingatnya. Sebagai orangtua, berikut tips mengajarkan cara menggambar pada anak yang dapat dilakukan:

  • Berikan tantangan kepada anak untuk menggambar hal-hal baru yang memiliki bentuk sederhana, misalnya gelas atau mainan favoritnya.
  • Saat mendampingi anak menggambar, Anda bisa mendiskusikan cara menggambar benda yang dimaksud.
  • Berikan alat menggambar yang spesifik dan biarkan anak menggunakannya selama beberapa waktu untuk melihat ketertarikannya pada medium tersebut.
  • Jika anak sudah mulai mahir, Anda dapat memberi beberapa tantangan, misalnya menggambar objek sambil memberi arti pada gambar tersebut.

3. Anak usia 9-11 tahun

Di usia ini, anak sudah bisa menggambar konsep yang lebih kompleks, misalnya hubungan spasial, perspektif, dan menggunakan medium yang lebih sulit. Untuk itu, terdapat beberapa cara menggambar yang dapat Anda ajarkan pada anak, misalnya:

  • Diskusikan dengan anak mengenai bentuk objek dan efek yang ditimbulkan dari sudut pandang lain, misalnya dari segi pencahayaan maupun benda lain yang berada di atasnya.
  • Kenalkan objek dengan berbagai ukuran dan minta anak untuk menggambarnya dalam satu kertas sekaligus
  • Anda dapat membawa anak ke galeri seni untuk memperkaya idenya dalam menggambar.
  • Anda pun dapat memberikannya variasi tantangan setiap minggu, termasuk ketika membawanya ke taman dan meminta anak untuk menggambar hal yang dilihatnya.

Merupakan hal yang wajar jika anak mengalami kebosanan dalam menggambar. Anda pun dapat memberikan waktu pada anak untuk beristirahat atau membawanya ke luar ruangan untuk mencari ide segar agar anak dapat kembali belajar cara menggambar yang menyenangkan.

Manfaat belajar menggambar bagi anak-anak

Beberapa penelitian menyatakan menggambar memiliki banyak manfaat bagi anak, misalnya:

  • Membangun skill motorik halus

Melakukan kegiatan seni seperti menggambar dapat mengasah kemampuan motorik halus anak serta kemampuannya untuk memecahkan masalah. Dalam jangka panjang, skill ini dapat berkembang menjadi kemampuan anak yang lebih tinggi dalam bidang akademis.

  • Mengekspresikan emosi

Emosi yang terpendam seringkali membuat anak menjadi murung dan rentan mengalami depresi. Namun dengan menggambar, anak jadi bisa menyalurkan emosinya sekaligus melatih imajinasi dan rasa ingin tahunya terhadap banyak hal.

  • Merangsang inovasi

Menggambar bebas dapat membuat anak berpikir di luar batasan sehingga menumbuhkan jiwa inovasi di dalam dirinya. Beberapa penelitian bahkan menghubungkan anak yang suka seni sebagai calon orang sukses di masa mendatang.

  • Meningkatkan kepercayaan diri

Membebaskan anak untuk memilih cara menggambar yang senanginya akan membuat ia lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri sendiri. Anak pun dapat membuat keputusan sendiri mengenai apa yang baik atau buruk untuk dirinya sendiri tentunya dengan arahan dari orangtua.

Dengan banyaknya manfaat di atas, apakah Anda tertarik mengajarkan anak menggambar?

Penn State Extension. https://extension.psu.edu/programs/betterkidcare/early-care/tip-pages/all/painting-with-young-children
Diakses pada 30 Maret 2020

Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-teach-kids-to-draw-a-step-by-step-guide/
Diakses pada 30 Maret 2020

Child Crisis Arizona. https://childcrisisaz.org/5-incredible-benefits-of-art-for-kids/
Diakses pada 30 Maret 2020

Artikel Terkait