Memompa ASI dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produksi ASI
Memompa ASI menjadi salah satu cara agar ASI melimpah

Setelah bayi lahir, Anda memasuki fase menjadi ibu menyusui. Selain menyusui bayi secara langsung, Anda juga perlu memompa ASI untuk menyiapkan stok saat nanti kembali masuk kerja. Selain itu, memompa merupakan salah satu cara agar ASI melimpah.

Berikut ini hal-hal penting yang perlu diketahui ibu menyusui mengenai memompa ASI.

1. Kapan Ibu Mulai Memompa ASI?

Jika bayi tidak menyusu segera setelah melahirkan, ibu harus mulai memompa dalam 6 jam kelahiran bayi. Memulai sejak dini dapat membuat perbedaan besar untuk produksi susu di masa depan.

2. Pompa Apa yang Terbaik?

Bila bayi Anda beelum mau menyusu sejak hari pertamanya lahir, pertimbangkan untuk menyewa pompa elektrik milik rumah sakit yang memungkinkan Anda memompa kedua payudara pada saat yang bersamaan. Pompa ASI rumah sakit adalah pilihan terbaik untuk mempertahankan atau meningkatkan pasokan ASI. Jika Anda tidak dapat menyewa pompa rumah sakit, pertimbangkan untuk membeli pompa (sebaiknya pompa ganda berkualitas).

3. Berapa Banyak ASI yang Harus Dipompa Jika Bayi Tidak Menyusu?

Cobalah menargetkan untuk memompa 750-800 mL per hari dalam 7-10 hari pasca persalinan. Jika Anda memiliki bayi kembar, cobalah untuk menargetkan untuk memompa 800-950 mL 14 hari pasca persalinan.

Sepuluh hari pasca persalinan, evaluasilah hasil memerah ASI setiap 24 jam. Jika persediaan ASI dalam batas bawah (350-500 ml/11-17 oz) atau rendah (kurang dari 350 ml/11 oz), maka sebaiknya mulai mempertimbangkan mengonsumsi booster ASI.

Penelitian menunjukkan bahwa produksi susu pada minggu kedua merupakan indikator produksi ASI. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan awal yang baik. Apabila produksi susu tidak berjalan dengan baik pada awalnya, jangan berkecil hati.

Banyak ibu mengalami peningkatan produksi ASI (bahkan hingga 9-15 minggu setelah melahirkan) jika mereka terus memompa secara teratur.

4. Seberapa Sering Ibu Harus Memompa?

Jawabannya 8-10 kali per hari hingga stok ASI cukup banyak. Dalam 24 jam, penting untuk mendapatkan setidaknya delapan sesi, baik menyusui langsung maupun memerah ASI. Bila memungkinkan, Anda bisa melakukan sepuluh sesi per hari lebih baik, terutama jika Anda memiliki bayi kembar.

Sesi ini tidak perlu diberi jarak yang sama, tetapi Anda harus menyusui/memompa setidaknya sekali pada malam hari dalam beberapa bulan pertama atau kapan saja Anda melihat penurunan pasokan. Hindari melewatkan lebih dari 5-6 jam tanpa memompa selama beberapa bulan pertama.

Ketika memompa di malam hari, hasil susu cenderung lebih baik jika Anda memompa saat Anda bangun secara alami (untuk pergi ke kamar mandi atau karena payudara Anda terasa penuh) daripada jika Anda mengatur alarm untuk bangun dan memompa.

Jika Anda mengalami kesulitan untuk menjalani satu sesi penuh, Anda bisa melakukannya secara singkat. Yang terpenting adalah ASI yang masih tersisa harus dikosongkan agar payudara Anda bisa memproduksi lebih banyak susu.

5. Berapa Lama Ibu Harus Memompa pada Setiap Sesi?

Jika bayi tidak menyusu sama sekali:

  • Beberapa hari pertama, sebelum ASI mengalir, memerah dengan tangan merupakan cara paling efektif untuk mengeluarkan kolostrum. Bila Anda memiliki pompa elektrik, lakukan selama 10 - 15 menit setiap sesi untuk stimulasi tambahan.
  • Setelah ASI mengalir, pompa selama 30 menit per sesi, atau selama 2-5 menit setelah tetes terakhir susu.

Jika bayi menyusu tetapi tidak mengosongkan payudara Anda:

  • Pompa ganda selama 10-15 menit setelah menyusui.

Kosongkan payudara sebisa mungkin di setiap sesi. Untuk memastikan bahwa pompa menghasilkan jumlah ASI yang optimal dari payudara, teruslah memompa selama 2-5 menit setelah tetes terakhir susu.

Lakukan pijatan payudara sebelum memompa agar ASI yang keluar semakin maksimal dan payudara menjadi kosong.

Kellymom. https://kellymom.com/ages/newborn/nb-challenges/maintainsupply-pump/
Diakses pada Maret 2019

Verwell Family. https://www.verywellfamily.com/pumping-and-increasing-the-supply-of-breast-milk-431851
Diakses pada Maret 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed