Naiknya asam lambung saat maag dapat membuat saluran udara menyempit sehingga menimbulkan asma
Penderita asma dua kali lebih rentan terkena maag

Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat ini sedang menjalani perawatan medis karena penyakit asma dan maag yang dimilikinya. Risma disebut memang telah memiliki asma sejak beliau belum menikah. Padatnya jadwal sebagai walikota nampaknya memiliki pengaruh sehingga ia kelelahan sampai asma yang dimilikinya kambuh.

Tim dokter yang menangani Bu Risma di RSUD dr Soetomo, Surabaya, menyatakan bahwa ia didiagnosis terkena sakit maag dan asma sehingga membutuhkan perawatan intensif. Tak tanggung-tanggung, Risma bahkan ditangani oleh 15 dokter spesialis sekaligus. Sebenarnya adakah hubungan antara asma dengan maag atau asam lambung naik?

Hubungan asma dan maag

Penderita asma dua kali lebih rentan terkena gastroesophageal reflux disease (GERD), yang merupakan bentuk kronis dari maag, secara bersamaan atau pada waktu yang berbeda. Bahkan 75% orang dewasa dan setengah dari anak yang menderita asma juga memiliki GERD. Hubungan antara asma dan GERD tidak terlalu jelas. Akan tetapi, para peneliti memiliki beberapa teori yang menunjukkan hubungan kedua penyakit ini.

  • GERD memengaruhi asma

Naiknya asam lambung secara berulang ke kerongkongan dapat merusak lapisan tenggorokan dan saluran udara ke paru-paru Anda. Hal ini akan menyebabkan Anda kesulitan bernapas dan batuk terus-menerus. Paru-paru yang sering terpapar asam lambung juga akan lebih sensitif dan mudah iritasi. Selain itu, naiknya asam lambung juga dapat menyebabkan saluran udara secara refleks mengencang dan menyempit agar asam lambung tidak masuk ke paru-paru. Penyempitan saluran udara yang terjadi membuat asma muncul.

  • Asma memengaruhi GERD

Sama halnya dengan GERD yang dapat memperburuk asma, asma juga dapat memperburuk GERD. Saat asma kambuh, terjadi tekanan di dalam dada dan perut yang dapat menyebabkan GERD. Selain itu, paru-paru yang membengkak juga bisa meningkatkan tekanan pada lambung sehingga menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Beberapa obat asma bahkan juga dapat memperburuk gejala GERD.

Hubungan Lain Asma dan Maag

Jika memiliki sakit maag dan asma, ketika maag kambuh, biasanya Anda akan merasa mulas, mual, batuk kering, dan sulit menelan. Hal ini menjadi tanda adanya keterkaitan antara asma dan maag. Selain itu, beberapa tanda lain adanya hubungan asma dan maag. yaitu:

  • Gejala asma yang Anda alami dimulai ketika usia dewasa.
  • Gejala asma terjadi setelah Anda berolahraga atau makan dengan porsi yang besar.
  • Gejala asma terjadi ketika Anda mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Gejala asma terjadi di malam hari atau ketika Anda berbaring.
  • Obat asma menjadi tidak efektif ketika digunakan.

Bahkan pada balita dan anak-anak yang memiliki kedua penyakit tersebut, maag juga bisa memicu timbulnya gejala asma, seperti batuk, mengi, dan sesak napas.

[[artikel-terkait]]

Perawatan yang dibutuhkan

Hingga saat ini, diyakini bahwa obat proton-pump inhibitor, seperti esomeprazole dan omeprazole, mampu mengendalikan asam lambung serta membantu meringankan gejala asma. Akan tetapi, terdapat dugaan bahwa obat tersebut tidak efektif untuk asma yang parah sehingga sebagian penderita mempertimbangkan untuk menggunakan obat lain.

Jika Anda ingin berganti obat, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Selain itu, Anda juga harus tahu kalau ada beberapa obat asma yang justru dapat memperburuk sakit maag, seperti theophylline dan beta-adrenergic. Tapi tak hanya dengan obat-obatan, Anda juga dapat membantu meringankan gejala asma dengan melakukan latihan pernapasan dalam, yoga, mengonsumsi suplemen minyak ikan dan ekstrak tumbuhan alami.

Pastikan bahwa ketika Anda mengalami asma dan maag secara bersamaan, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan memberi penanganan yang tepat untuk Anda. Selain itu, dokter juga akan merekomendasikan rencana perawatan yang efektif untuk membantu Anda mencegah terjadinya gejala asma dan maag.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Memiliki Asma dan Maag?

Untuk mencegah timbulnya asma dan maag secara bersamaan, tindakan yang bisa dilakukan adalah:

  • Berilah jarak 3-4 jam setelah makan jika ingin berbaring
  • Hindari ngemil sebelum tidur
  • Berhenti merokok
  • Hindari alkohol dan kafein
  • Tidak mengonsumsi makanan yang asam, pedas, dan berlemak
  • Makanlah dengan porsi kecil dalam frekuensi yang lebih sering dari makan besar
  • Pertahankan berat badan yang sehat, jangan sampai kelebihan berat badan
  • Jangan menggunakan sabuk dan pakaian yang ketat
  • Jangan melakukan aktivitas secara berlebihan
  • Hindari pemicu asma, seperti udara dingin, debu, asap, dan semacamnya
  • Buatlah posisi tidur yang nyaman

Healthline. https://www.healthline.com/health/gerd/asthma#5
Diakses pada Juni 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10686-gerd-and-asthma
Diakses pada Juni 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/asthma/expert-answers/asthma-and-acid-reflux/faq-20057993
Diakses pada Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed