Mendeteksi Teman Palsu di Sekitar Anda, Kenali Tanda-Tandanya


Memiliki teman palsu akan membuat kehidupan Anda kurang bahagia. Kenali tanda-tandanya seperti, berbohong, egois, hingga mudah iri terhadap Anda. Segera hindari teman seperti ini.

(0)
08 Feb 2021|Azelia Trifiana
Tanda tanda teman palsu adalah selalu memanfaatkan AndaTeman palsu memberi pengaruh negatif pada kesehatan mental Anda
Mana yang lebih tidak mengenakkan: sosok teman yang kejam atau teman palsu? Jangan sampai terjebak, karena keduanya bisa merugikan Anda. Sosok fake friend sangat tidak sehat dan bisa saja menyeret ke kebiasaan buruk.Bukan hanya orang dewasa, bahkan anak sejak remaja pun perlu tahu bagaimana membedakan sosok teman palsu dan bukan. Jika sudah terdeteksi, sebaiknya jaga jarak dan jangan terlibat terlalu jauh.

Tanda-tanda fake friend

Di antara lingkaran begitu banyak orang di sekitar Anda, mendeteksi teman palsu bisa jadi gampang-gampang susah. Mereka adalah serigala berbulu domba, yang tampak manis namun di belakang bersikap sebaliknya.Apa saja tanda-tandanya?

1. Egois

Ciri utama fake friend adalah hanya akan menghubungi ketika butuh bantuan. Sangat jarang mereka menghubungi saat ingin menanyakan kabar atau merasa rindu. Mungkin juga, sosok teman semacam ini sibuk dengan dirinya sendiri hingga tidak terlintas di pikiran mereka untuk memikirkan orang lain.

2. Sibuk dengan gosip

Pahami bahwa sosok teman yang sibuk dengan gosip dan drama adalah orang yang toxic. Jauhi sosok seperti ini. Mungkin pada suatu waktu mereka mengajak Anda bergosip, bisa jadi Anda yang menjadi topik gosip mereka saat berbicara dengan orang lain lagi.Menyebarkan rumor memiliki konsekuensi sangat serius. Apalagi jika sampai menimbulkan fitnah. Jangan remehkan hal ini karena termasuk perundungan alias bullying.

3. Tidak menjadi diri sendiri

Sesuai namanya, sosok teman palsu bersikap tidak seperti dirinya sendiri. Ada topeng yang menutup jati diri aslinya. Bukan hanya pada mereka, hal ini bisa juga merembet kepada Anda. Contohnya, Anda tidak bisa menjadi diri sendiri dan terpaksa menjadi sosok berbeda saat berinteraksi dengan mereka. Mulai dari mengenakan pakaian tertentu hingga cara berbicara yang harus disesuaikan, itu tanda bahwa Anda ada dalam lingkaran pertemanan palsu.

4. Merasa tertekan

Tidak bisa menjadi diri sendiri akan membuat Anda lelah dan pada akhirnya merasa tertekan. Untuk apa berada dalam pertemanan yang begitu melelahkan? Sangat mungkin, Anda menjadi terbawa tidak berani berkata tidak, berubah menjadi sosok people pleaser, hingga merasa stres.

5. Mudah berbohong

Berdusta adalah makanan sehari-hari bagi sosok teman palsu. Mereka akan membual tentang hal-hal hebat agar orang lain memberikan apresiasi. Apapun dilakukan demi tampak lebih baik. Untuk itu, segera jauhi sosok yang menghalalkan segala cara – termasuk berbohong – dalam hidupnya.

6. Kerap menghina

Sosok fake friend ada juga yang menunjukkan sikap buruknya secara terang-terangan. Jika idealnya teman ada untuk saling mendukung dan memberi motivasi, mereka justru bersikap sebaliknya.Mereka tak akan segan menghina atau memberikan kritik terkait apapun. Mulai dari berat badan, cara berpakaian, dan pilihan-pilihan hidup lainnya. Terjebak dalam pertemanan semacam ini bisa saja membuat seseorang menjadi tidak percaya diri.

7. Mudah iri

Satu lagi tanda-tanda fake friend adalah sangat mudah merasa iri terhadap apa yang Anda capai. Ketika ini terjadi, mereka bisa melontarkan kalimat yang begitu menyakitkan atau menyinggung perasaan. Itu bukan teman sejati.Seharusnya, teman sejati akan ikut senang terhadap pencapaian orang lain. Memang benar, rasa iri itu manusiawi. Namun ketika terlalu berlebihan, bisa menjadi tidak sehat dan berujung menjadi bullying.

8. Tidak bisa dipercaya

Selain terbiasa berbohong, sosok teman palsu juga tidak bisa dipercaya memegang suatu rahasia. Mereka tidak segan membocorkan rahasia kepada orang lain hingga tersebar luas. Apabila ada sosok teman semacam ini dalam lingkaran pergaulan Anda, sebaiknya mulai jaga jarak.Tekankan pada diri sendiri bahwa elemen utama dalam pertemanan yang sehat adalah rasa percaya. Apabila ini tidak terjadi, artinya mereka bukanlah teman sejati.

9. Lelah berinteraksi dengan mereka

Tanda-tanda lain Anda berada dalam lingkaran pertemanan yang tidak sehat adalah merasa lelah setiap kali berinteraksi dengan mereka. Bukan hanya tidak bisa menjadi diri sendiri, namun juga lelah dengan semua sikap yang dilakukannya.

Bagaimana cara menghindarinya?

perempuan ngobrol
Ajak teman Anda bicara dari hati ke hati jika ada kemungkinan berubah
Jika ingin berhenti terjebak dalam pertemanan palsu, lakukan beberapa hal seperti:
  • Bersikap tegas

Ingatlah bahwa sosok fake friend tidak akan suka saat ada teman yang menjauhinya. Mereka akan terus mencari dan mengejar karena merasa tidak lagi mendapat perhatian. Jadi, bersiaplah dengan sikap mereka yang terus meneror dan bersikap tegas.
  • Buat batasan

Buatlah batasan atau boundaries terhadap orang lain. Jika sudah tegas bersikap untuk mengabaikan mereka, konsistenlah dengan batasan itu. Jangan tiba-tiba menghubungi terlebih dahulu hanya karena merasa tidak enak.
  • Tolak perlahan

Apabila ingin menjauhi secara perlahan, lakukan dengan menolak secara halus apa yang mereka minta. Sampaikan bahwa Anda sibuk dengan hal lain. Ulangi terus menerus hingga bisa menarik diri sepenuhnya.
  • Bicara dari hati ke hati

Apabila sosok teman palsu yang ada di dekat Anda punya kemungkinan untuk berubah, coba bicara dari hati ke hati. Sampaikan apa yang menurut Anda menjadikan mereka sosok fake friend. Jika bersambut dan mereka bisa berubah, tentu ini menjadi hal yang positif.Ingat bahwa orang yang paling bisa menghargai Anda adalah diri sendiri. Yakini hal itu. Tidak perlu menghabiskan energi dan waktu dengan berinteraksi dekat dengan sosok teman palsu.

Pada akhirnya, fake friends hanya akan membuat Anda tidak menjadi diri sendiri dan bisa menjadi korban perundungan. Bersikap tegas dan menjauhi mereka adalah self-love yang diperlukan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak seputar bahayanya sosok teman palsu bagi kesehatan mental, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalmenjalin hubunganpola hidup sehat
Life Hacks. https://lifehacks.io/fake-friends/
Diakses pada 24 Januari 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/signs-of-fake-friends-460636
Diakses pada 24 Januari 2021
Our Mindful Life. https://www.ourmindfullife.com/fake-friends-signs/
Diakses pada 24 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait