Mencicipi Buah Gandaria yang Kaya Antioksidan

(0)
17 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Buah gandaria juga dikenal sebagai mangga plumBuah gandaria sepintas mirip dengan jeruk
Anda mungkin familiar dengan kata ‘gandaria’ sebagai salah satu nama wilayah di Ibukota Jakarta. Namun, pernahkah Anda melihat sendiri seperti apa buah gandaria itu?Buah gandaria (Bouea macrophylla Griff) dikenal sebagai salah satu buah eksotis yang khas dari Maluku, terutama di sekitar pesisir dan perbukitan di Pulau Ambon dan Saparua. Di Inggris misalnya, buah ini juga dikenal dengan nama mangga plum (plum mango).

Ciri-ciri fisik buah gandaria

Penyebutan buah gandaria sebagai mangga plum mungkin berhubungan dengan kondisi fisiknya. Buah gandaria berbentuk agak bundar dengan diameter 3-5 cm, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi kuning atau jingga saat matang.Bedanya, kulit mangga harus dikupas terlebih dahulu sedangkan kulit buah gandaria dapat dimakan. Daging buahnya berwarna kuning atau jingga, berair, dan rasanya manis atau asam. Terdapat satu biji gandaria pada tiap buah dengan kotiledon berwarna biru keunguan.Pohon gandaria sendiri secara sepintas juga mirip pohon mangga dengan ketinggian yang bisa mencapai 27 meter dan diameter batang 55 cm. Hanya saja, bentuk daun pohon gandaria oval lonjong dengan diameter 11,5-30 cm dan lebar 4-8 cm.Pohon gandaria juga memiliki bunga majemuk dengan panjang 4-13 cm. Kelopak bunga gandaria kecil dan berbentuk bundar, berwarna kuning terang atau kuning kehijauan.

Kandungan buah gandaria

Buah gandaria merupakan tanaman yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, mulai dari air, protein, serat, kalsium, fosfor, zar besi, riboflavin, dan berbagai vitamin. Kandungan vitamin A dan C dari buah gandaria bahkan menduduki urutan kedua terbanyak setelah mangga dan jambu mete.Khusus dalam daging buahnya, gandaria memiliki kandungan sebagai berikut:
  • Protein yang diperoleh dari enzim pada buahnya
  • Karbohidrat yang terdiri atas gula sederhana, tepung, glukosa, fruktosa, dan sukrosa
  • Selulosa dan pektin
  • Tanin
  • Vitamin C.

Manfaat buah gandaria untuk kesehatan

Meski merupakan salah satu tanaman khas Indonesia, belum banyak peneliti yang mengkaji khasiat buah gandaria untuk kesehatan. Namun, ada beberapa penelitian yang menyatakan kandungan antioksidan dalam buah gandaria cukup besar hingga bisa meminimalisir efek radikal bebas bagi kesehatan.Pada penelitian laboratorium yang dilakukan Universitas Sam Ratulangi, Manado, diketahui bahwa buah gandaria memiliki kandungan antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 36.3 mg/ml. Kandungan antioksidan ini diperoleh dari senyawa metabolik sekunder seperti saponin dan fenol yang terdapat di dalam daging buahnya.Antioksidan sendiri dikenal sebagai zat yang dapat melawan berbagai stres oksidatif di dalam tubuh. Stres oksidatif ini dapat memunculkan berbagai penyakit, seperti:

1. Peradangan kronis

Normalnya, sistem imun akan memproduksi radikal bebas saat melawan kuman yang mengakibatkan peradangan di dalam tubuh. Namun ketika tubuh sudah mengalami stres oksidatif, kadar radikal bebas di dalam tubuh akan berlebihan sehingga mengakibatkan peradangan kronis.Peradangan kronis yang diakibatkan oleh stres oksidatif dapat menunculkan berbagai penyakit, seperti diabetes, jantung (termasuk tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan stroke), dan arthritis.

2. Penyakit neurogeneratif

Penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson juga bisa terjadi karena kondisi stres oksidatif pada otak. Otak sendiri memang merupakan bagian paling rentan mengalami stres oksidatif karena bagian ini cukup banyak membutuhkan oksigen, yakni hingga 20 persen dari total kebutuhan tubuh.

3. Penyakit lainnya

Ketika tubuh sudah terlalu sering terpapar radikal bebas, Anda juga bisa mengeluhkan masalah lain, seperti munculnya rasa lelah kronis, asma, hingga infertilitas pada pria. Untuk menurunkan risiko ini, Anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah gandaria.

Pengolahan buah gandaria

Meski daging buah gandaria tidak semanis mangga harumanis, namun gandaria lebih banyak dikonsumsi dalam keadaan segar. Beberapa orang juga menjadikannya sebagai sirup atau manisan buah gandaria.Selain itu, buah gandaria juga bisa dijadikan campuran pada sambal agar menghadirkan sensasi asam yang segar, apalagi bila dicampur dengan daun mudanya yang berwarna ungu tua. Selain itu, buah ini bisa dijadikan asinan.
buah dan sayuran
Jurnal Unpad. http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/download/13559/pdf
Diakses pada 4 Agustus 2020
Jurnal Ilmiah agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate). Volume 4 Edisi 2. https://www.researchgate.net/publication/323038493_Kajian_agronomi_dan_pemanfaatan_buah_gandaria_Bouea_macrophyllaGriff
Diakses pada 4 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324863
Diakses pada 4 Agustus 2020
Core. https://core.ac.uk/reader/294906308
Diakses pada 4 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait