Inilah 3 Tips Jitu Mencegah Sembelit yang Membuat Tak Nyaman Saat Puasa

Mengonsumsi kurma dapat mengatasi sembelit saat puasa.
Kurma adalah salah satu makanan yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi sembelit saat puasa.

Rasa senang dan syukur dapat dirasakan ketika puasa berjalan dengan mulus, tetapi terkadang beberapa gangguan datang menyergap tanpa diduga. Salah satu gangguan tersebut adalah sembelit saat puasa.

Sembelit merupakan salah satu gangguan yang umum terjadi ketika bulan puasa dan dapat diakibatkan oleh perubahan pada pola makan dan kurangnya cairan tubuh. Apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi sembelit saat puasa? Simak tipsnya di bawah ini!

[[artikel-terkait]]

3 Tips mengatasi sembelit saat puasa

Sembelit mengintai saat sedang puasa karena asupan serat ataupun cairan yang kurang. Oleh karenanya, Anda perlu menerapkan tips mengatasi sembelit saat puasa di bawah ini untuk menghindari sembelit saat puasa:

1. Makan kurma

Kurma tidak hanya kaya nutrisi tetapi juga tinggi serat. Kurma dapat menjadi salah satu cara mengatasi sembelit dengan menambah asupan serat Anda, karena di dalam 3,5 ons kurma, terdapat tujuh gram serat.

Serat sangat berperan dalam proses pencernaan, secara spesifik dalam pembentukan feses. Konsumsi serat yang cukup dapat menghindarkan Anda dari sembelit saat puasa.

Efektivitas kurma untuk mengatasi sembelit didukung oleh penelitian pada tahun 2015 yang mendapati bahwa konsumsi kurma dapat meningkatkan pergerakan pencernaan dan frekuensi buang air besar.

2. Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi

Jenis makanan yang dikonsumsi dapat menghindarkan Anda dari sembelit saat puasa. Pilih makanan yang mengandung serat serta pilihlah roti yang terbuat dari gandum daripada tepung putih.

Konsumsi serat bisa Anda dapatkan dengan makan buah dan sayuran tiap harinya. Anda juga dapat mengkombinasikan makanan yang tinggi serat dan air dalam bentuk kuah saat berbuka puasa dan sahur.

Kuah yang berisi biji-bijian ataupun sayur-sayuran dapat menjadi salah satu pilihan Anda. Sayuran, seperti timun, selada, dan sebagainya adalah beberapa contoh jenis sayuran yang tinggi serat dan air.

Sayuran yang tinggi serat dan air tidak hanya menghindarkan Anda dari sembelit saat puasa, tetapi juga menyejukkan tubuh dan menjaga kulit tetap sehat.

3. Olahraga

Berolahraga saat puasa memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah mencegah sembelit saat puasa. Berolahraga dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan makanan untuk bergerak menuju usus besar.

Pengurangan durasi menuju usus besar tersebut mengurangi penyerapan air dari feses dan akhirnya dapat mengurangi kemungkinan feses mengeras dan sulit untuk dikeluarkan.

Olahraga juga dapat menstimulasi kontraksi otot pencernaan yang dapat membantu mengeluarkan feses dari perut. Anda dapat memilih untuk berolahraga sebelum ataupun sesudah berbuka puasa.

Durasi olahraga sebelum berbuka puasa tidak boleh lebih dari 60 menit dan sebaiknya dilakukan di tempat yang dilengkapi dengan pendingin ruangan. Ganti cairan tubuh yang hilang dengan meminum air secukupnya saat berbuka puasa.

Sementara olahraga setelah berbuka puasa dapat dilakukan setelah makanan telah dicerna oleh tubuh, yaitu sekitar tiga jam setelah berbuka puasa.

Perhatikan asupan cairan

Dehidrasi yang parah dapat mengakibatkan banyak efek negatif terhadap tubuh, salah satunya adalah sembelit. Air memiliki peranan yang cukup penting untuk pencernaan karena air dapat melancarkan pergerakan makanan dalam usus dan melembutkan serta melenturkan usus.

Saat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, usus besar akan menyerap air dari feses dan mengeraskan feses yang pada akhirnya membuat feses sulit untuk keluar.

Anda dapat mencegah dehidrasi dengan meminum sebanyak delapan sampai 12 cangkir air hangat sebelum sahur dan setelah berbuka puasa. Dengan demikian, Anda dapat menjaga asupan cairan tubuh selama berpuasa dan menghindari sembelit saat puasa.

Kapan kesulitan buang air besar bisa dianggap sebagai sembelit?

Kesulitan buang air besar yang bisa diklasifikasikan sebagai sembelit saat puasa yang kronis adalah ketika Anda mengalami dua atau lebih gejala di bawah ini selama tiga bulan terakhir:

  • Memiliki tinja yang keras atau kental
  • Sensasi ada sesuatu yang mengganjal pada dubur dan membuat buang air besar menjadi lebih sulit
  • Harus mengejan saat buang air besar
  • Memerlukan bantuan untuk mengosongkan dubur, sepertu menekan perut dengan tangan atau menggunakan jari tangan untuk mengeluarkan tinja dari dubur
  • Merasa tidak bisa mengeluarkan semua tinja dari dubur
  • Mengeluarkan tinja saat buang air besar yang kurang dari tiga kali dalam seminggu

Apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas selama tiga bulan terakhir, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

British Nutrition Foundation. https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html
Diakses pada 08 Mei 2019

Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Dehydration.aspx
Diakses pada 08 Mei 2019

Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Activity.aspx
Diakses pada 08 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-dates
Diakses pada 08 Mei 2019

Khaleej Times. https://www.khaleejtimes.com/ramadan-2017/food-tips/ramadan-food-tips-what-to-eat-what-to-avoid
Diakses pada 08 Mei 2019

King’s College Hospital London. https://kingscollegehospitaldubai.com/health-complications-associated-wrong-practices-fasting/
Diakses pada 08 Mei 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/symptoms-causes/syc-20354253
Diakses pada 25 Juli 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26428278
Diakses pada 08 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/water-a-fluid-way-to-manage-constipation
Diakses pada 08 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/qa/how-can-exercise-help-with-constipation
Diakses pada 08 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed