Memilih Skincare dan Makeup untuk Jerawat, Bagaimana Caranya?

Memilih makeup untuk jerawat dan skincare untuk jerawat yang tepat merupakan langkah penting dalam perawatan kulit untuk mengatasi jerawat
Anda harus berhati-hati dalam memilih skincare dan makeup untuk jerawat

Banyak wanita menghabiskan waktu, usaha, dan uang untuk terlihat cantik. Ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dikeluarkan tiap bulannya untuk membeli makeup dan produk perawatan kulit yang mengklaim dapat membuat kulit terlihat bersih, jernih, dan lebih muda.

Namun ironisnya, produk-produk yang diharapkan dapat menjaga kulit ternyata bisa menimbulkan jerawat. Lalu, apa sebenarnya pilihan terbaik makeup untuk jerawat serta perawatan kulit yang cocok untuk mengatasi jerawat?

Merawat kulit yang rentan mengalami jerawat membuat Anda harus lebih hati-hati saat memilih kosmetik. Bacalah label kandungan produk dan pastikan tidak ada kandungan yang akan menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan lebih banyak jerawat.

Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam memilih skincare dan makeup untuk jerawat yang bisa menjadi panduan Anda.

1. Pelembap dan Jerawat

Berkembang sebuah anggapan bahwa pelembap tidaklah cocok sebagai perawatan kulit untuk jerawat. Oleh sebab itu, banyak orang dengan jerawat menghindari penggunaan pelembap. Pada kenyataannya, pelembap merupakan bagian penting dari rutinitas perawatan kulit jerawat.

Skincare untuk jerawat yang diresepkan atau direkomendasikan oleh dokter kulit Anda mungkin mengandung bahan-bahan kering, seperti benzoil peroksida, yang dapat menyerap kelembapan dari kulit Anda, membuatnya tampak merah, dan muncul iritasi.

Pelembap yang baik akan menjaga kandungan air di kulit Anda dan membantu mencegah pengelupasan yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

Pilihlah pelembap yang ringan, bebas minyak dan berlabel noncomedogenic - yang tidak akan menyumbat pori-pori Anda. Selain itu, carilah bahan-bahan, seperti gliserin dan asam hyaluronic, yang mampu menjaga kelembapan di kulit Anda.

Hindarilah produk skincare yang berat dan berminyak serta mengandung bahan-bahan penyebab jerawat seperti mentega cokelat, minyak mineral, atau krim dingin.

2. Menggunakan Lulur dan Masker untuk Jerawat

Para ahli mengatakan bahwa masker dan scrub tidak begitu membantu mengatasi permasalahan jerawat pada kulit. Pembersih lembut serta nonabrasif yang diformulasikan untuk jenis kulit Anda (berminyak, kering, atau kombinasi) akan bekerja lebih efektif untuk menjaga wajah Anda bebas jerawat.

3. Penggunaan Makeup saat Sedang Berjerawat

Orang-orang telah menutupi ketidaksempurnaan pada wajah mereka selama berabad-abad. Pada tahun 1600-an, para wanita mengenakan potongan kain sutra berbentuk bintang dan bulan untuk menyembunyikan bekas luka cacar mereka.

Hampir mirip dengan saat ini, para wanita menggunakan riasan atau makeup untuk menyamarkan jerawat yang terlihat. Padahal, mengaplikasikan lapisan demi lapisan makeup untuk menutup-nutupi jerawat belum tentu merupakan pendekatan terbaik.

Makeup bisa sangat bagus dalam menyembunyikan jerawat. Namun makeup juga dapat menonjolkan jerawat jika Anda menggunakan jenis concealer yang salah atau mengaplikasikannya terlalu tebal.

Munculnya kemerahan dan pengelupasan akibat penggunaan obat penghilang jerawat dapat terlihat lebih buruk ketika ditambah dengan lapisan makeup tebal.

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan jerawat, pastikan makeup yang digunakan adalah jenis makeup untuk jerawat. Artinya, tetap aman untuk wajah Anda dan tidak menimbulkan efek samping.

Semua makeup Anda, dari blush hingga eye shadow, haruslah tidak berminyak, noncomedogenic (atau nonacnegenic), hypoallergenic, tidak menyebabkan iritasi, dan bebas minyak. Baca kandungan bahan-bahannya.

Kosmetik berbasis mineral mengandung bahan tambahan, seperti silika, titanium dioksida, dan zinc oksida, yang menyerap minyak dan mampu menyembunyikan kemerahan tanpa menyebabkan jerawat.

Bahan lain yang harus dicari adalah dimethicone. Kandungan ini juga menyembunyikan kemerahan sementara dan menghaluskan kulit yang tidak rata.

Pilih warna makeup yang sesuai dengan warna kulit Anda. Ketika mengaplikasikan foundation, gunakan sekitar seperempat ukuran, dan ratakan ke seluruh bagian wajah Anda. Biarkan foundation Anda kering selama beberapa menit sebelum memakai makeup lainnya.

Jika Anda menyadari bahwa kulit Anda terasa merah, gatal, atau bengkak setelah Anda menggunakan jenis makeup tertentu, hentikan penggunaannya. Beberapa bahan dalam kosmetik dapat menyebabkan iritasi alergi yang dikenal sebagai dermatitis kontak pada orang-orang tertentu.

4. Tabir Surya untuk Kulit Berjerawat

Berlawanan dengan apa yang banyak dikatakan oleh orang-orang, tabir surya atau sunscreen tidaklah menyebabkan jerawat. Gunakan tabir surya berspektrum luas dengan SPF minimal 30 untuk melindungi wajah terhadap sinar UVA dan UVB. Gel berbasis cairan atau cairan ringan atau bahkan semprotan tabir surya paling baik untuk orang yang cenderung berjerawat.

Anda juga dapat mencari lotion ringan dan tabir surya bubuk. Cari kandungan noncomedogenic pada label, yang berarti tidak menyumbat pori-pori kulit Anda. Hati-hati terhadap bahan kimia seperti PABA dan benzophenone, yang dapat mengiritasi kulit sensitif. Cari tabir surya fisik yang mengandung zinc oksida atau titanium dioksida.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/acne-skin-care-makeup

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/acne-treatment

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed