Gunakan kosmetik dengan kandungan dan proses produksi yang aman
Pastikan kosmetik yang Anda pilih, memiliki bahan-bahan yang aman.

Jika Anda sering menggunakan kosmetik, Anda mungkin ingin tahu bukan hanya tips pemakaiannya, tapi juga kandungan dan proses produksinya. Sebab, kandungan kosmetik tentu akan berpengaruh pada kesehatan wajah, bahkan tubuh. Oleh karena itu, pastikan semua kandungan dari kosmetik yang Anda miliki merupakan bahan-bahan yang sudah terdaftar resmi dan aman. Berikut adalah beberapa kandungan yang perlu diperhatikan dalam memilih kosmetik.

Pewarna sebagai Bahan Kosmetik yang Aman

Bahan pewarna tambahan (yang memberi warna pada kosmetik) harus sudah mengalami proses uji dan disetujui untuk digunakan di dekat mata. Zat aditif warna gelap “kohl” contohnya, tidak diizinkan untuk digunakan karena dikhawatirkan dapat menyebabkan keracunan timbal pada penggunanya. Pastikan kosmetik yang Anda miliki tidak mengandung kohl di dalamnya.

Proses Produksi 

Jika Anda sangat menyayangi hewan dan tidak ingin menggunakan produk yang membuat hewan-hewan menderita, pastikan Anda melihat label “animal cruelty free” pada produk kosmetik Anda. Namun, jika Anda masih belum yakin terhadap hal tersebut, Anda dapat menghubungi perusahaan kosmetik bersangkutan atau memeriksa situs webnya untuk mencari tahu tentang metode pengujian yang mereka lakukan.

Hypoallergenic

Hypoallergenic berarti bahwa suatu produk kurang mungkin menyebabkan reaksi alergi. Tetapi hal tersebut bukan jaminan bahwa Anda tidak akan terkena alergi. Bahkan jika dikatakan bahwa produk tersebut menggunakan bahan-bahan "semua alami" atau "organik”, masih ada kemungkinan timbulnya alergi terhadap bahan-bahan tersebut.

Hindari dalam Penggunaan Kosmetik Bersama

Sangat mudah bagi kuman untuk masuk ke maskara dan kosmetik lainnya. Jangan berbagi maskara dengan orang lain. Jika Anda melakukannya, Anda akan mudah terserang kuman dan membuat infeksi lebih mungkin terjadi.

Jangan pernah menambahkan air atau air liur Anda sendiri ke maskara yang kering. Melakukan hal itu menambah lebih banyak kuman. Hal terbaik adalah membuang maskara setelah tiga bulan. Pastikan juga untuk menghapus maskara sebelum tidur di malam hari. Serpihan dapat jatuh ke mata Anda saat Anda tidur dan menyebabkan infeksi.

Jauhi Bahan Berbahaya Kosmetik

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan informasi mengenai kandungan berbahaya yang mungkin dijumpai pada kosmetik. Sebaiknya, Anda tidak menggunakan make up dengan kandungan-kandungan berikut ini.

Hidrokinon:

Hidrokinon merupakan senyawa kimia yang bersifat memutihkan. Jika terpapar senyawa ini, kulit akan mengalami iritasi, memerah, dan disertai rasa terbakar. Jika Anda memakai kosmetik dengan kandungan hidrokinon di atas 4 persen, efek sampingnya bisa langsung terlihat. Namun jika kandungannya di bawah 2 persen, efek sampingnya akan muncul berangsur-angsur.

Asam Retinoat:

Asam retinoat merupakan turunan vitamin A, yang juga dikenal sebagai tretinoin. Umumnya, kandungan ini digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Sebagai efek samping, asam retinoat dapat mengakibatkan iritasi pada kulit, bahkan cacat janin.

Rhodamin B:

BPOM telah melarang penggunaan rhodamin B sebagai pewarna sintetis pada kosmetik. Sebab, pemakaiannya berisiko menyebabkan iritasi pada kulit, serta menimbulkan efek sistemik dan bersifat mutagenik.

Gunakan Pewarna Rambut dengan Benar

Pewarna rambut baik digunakan hanya untuk rambut, tapi tidak untuk bulu mata. Kandungan kosmetik pada pewarna rambut dapat menyebabkan kebutaan jika digunakan untuk mewarna bulu mata atau alis. Warna-warna yang digunakan untuk pensil maskara dan alis sudah disetujui dan aman untuk digunakan, tetapi tidak dengan pewarna rambut.

Yang tak kalah penting ketika memilih make up, pastikan Anda memeriksa informasi yang tertera pada kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsanya. Anda juga bisa memperoleh informasi mengenai produk kosmetik tertentu melalui website maupun aplikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

WebMD. https://www.webmd.com/beauty/features/how-life-affects-aging-skin#1
Diakses pada 29 Januari 2019

Kementerian Kesehatan RI. https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/15471/CERDAS-MEMILIH-KOSMETIK-DAN-OBAT-TRADISIONAL-YANG-AMAN--MENJEJAL-PRODUK-BERBAHAYA-DI-SULAWESI-BARAT--.html
Diakses pada 18 Februari 2019

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. https://www.pom.go.id/new/admin/dat/20160916/Bahan_Berbahaya_Pada_Kosmetika_Palsu.pdf
Diakses pada 18 Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed