Anda bisa memilih obat batuk kering berupa sirup atau tablet, sesuai dengan kebutuhan
Obat batuk kering bisa berupa sirup maupun tablet

Batuk adalah refleks alami tubuh untuk membersihkan tenggorokan dan paru-paru dari zat yang menyebabkan iritasi. Batuk kering merupakan jenis batuk dengan gejala rasa gatal di tenggorokan dan tidak mengeluarkan dahak.

Batuk kering yang terjadi sesekali biasanya bukanlah kondisi serius dan bisa diatasi dengan obat batuk kering, baik dari apotek maupun racikan alami di rumah.

Kenapa batuk kering bisa terjadi?

Rasa gatal dan menggelitik di tenggorokan yang kemudian menimbulkan refleks batuk kering, biasanya disebabkan oleh adanya iritasi di tenggorokan maupun penyakit tertentu.

1. Iritasi di tenggorokan

Beberapa penyebab iritasi ini bisa berupa:

  • Kebiasaan merokok.
  • Terpapar polusi, debu, atau bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi.
  • Reaksi alergi.
  • Efek samping dari obat-obatan jenis ACE-inhibitor yaitu obat untuk tekanan darah tinggi.

2. Asma

Kemungkinan lain penyebab batuk kering adalah penyakit asma. Gangguan paru-paru ini menimbulkan peradangan dan penyempitan jalan napas di paru-paru. 

Salah satu gejala yang paling umum pada asma adalah batuk-batuk dan napas mengi yang seringkali memburuk di malam hari atau pagi hari saat baru bangun tidur. Tipe asma yang memiliki gejala batuk kering tidak berdahak adalah cough-variant asthma.

3. GERD

Penyakit lain yang mungkin menyebabkan batuk kering adalah gastroesophageal reflux disease atau GERD. Penyakit ini terjadi karena asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan.

Salah satu dampak dari GERD yang dialami oleh 40% penderitanya adalah batuk kering yang kronis (jangka panjang).

Obat batuk kering ini bisa Anda dapatkan di apotek

Banyak produk obat batuk yang dijual bebas di apotek. Anda bisa memilih produk berikut sebagai obat batuk kering:

  1. Dekongestan

Dekongestan adalah obat batuk yang dijual bebas dan berfungsi mengatasi penyumbatan di hidung dan sinus.

Ketika terkena infeksi virus (misalnya, batuk dan pilek), permukaan bagian dalam hidung akan membengkak sehingga menghalangi jalannya udara saat Anda bernapas.

Dekongestan bekerja dengan cara mengerutkan pembuluh darah di dalam hidung. Dengan ini, aliran darah ke jaringan yang membengkak akan berkurang. Setelah pembengkakan berkurang, bernapas akan menjadi lebih mudah.

Meski dijual bebas, dekongestan sebaiknya tidak diberikan pada anak berusia di bawah 12 tahun. Pasalnya, obat ini bisa menyebabkan efek samping berupa meningkatnya detak jantung.

  1. Supresan atau antitusif

Obat batuk jenis supresan atau antitusif bekerja meredakan batuk kering dengan cara memblokir refleks batuk. Obat ini akan sangat membantu jika Anda kerap sulit tidur akibat batuk kering yang muncul di malam hari, atau menyebabkan nyeri di tenggorokan.

Bahan aktif yang umum digunakan dalam obat batuk kering jenis supresan adalah dekstrometorfan.

  1. Tablet isap mentol

Tablet hisap (lozenges) mentol bisa dibeli bebas di apotek ataupun di toko-toko terdekat. Bukan sembarang permen, tablet isap ini berfungsi sebagai salah satu obat baruk kering karena mengandung senyawa mentol. Senyawa ini memiliki efek melegakan jaringan yang terkena iritasi dan mengurangi refleks batuk.

Obat batuk kering yang alami ala rumahan

Jika Anda lebih memilih untuk menghindari obat-obatan kimia, beberapa cara alami berikut ini bisa menjadi pilihan sebagai obat batuk kering:

  1. Mengonsumsi sup kaldu dan minuman hangat

Cairan hangat bisa menambahkan kelembapan saluran napas dan meredakan rasa sakit serta gatal di tenggorokan. Misalnya, sup kaldu dan teh.

Konsumsi cairan hangat juga dapat menjaga kadar cairan tubuh Anda. Hal ini penting dalam proses penyembuhan.

  1. Menghindari zat penyebab iritasi tenggorokan

Zat iritan (seperti asap, parfum, debu, uap produk-produk pembersih, dan bulu binatang) yang terhirup masuk ke saluran napas dapat menyebabkan iritasi. Hindari zat-zat ini supaya batuk kering Anda tidak bertambah parah.

  1. Mengonsumsi madu

Madu memiliki kandungan zat antiradang yang bisa membantu meredakan inflamasi di tenggorokan dan mengurangi rasa sakit. Coba tambahkan madu dalam secangkir teh hangat atau segelas campuran air hangat dan jus lemon.

  1. Berkumur air garam

Air garam bisa meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan tenggorokan yang teriritasi. Campurkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur.

Dongakkan kepala Anda saat berkumur selama 30 detik, sehingga air garam mengenai tenggorokan. Tapi berhati-hatilah agar air garam tidak tertelan atau memicu tersedak.

  1. Mengonsumsi ramuan herbal

Beberapa jenis bahan herbal memiliki senyawa antiradang yang bisa mengatasi iritasi tenggorokan. Misalnya, kunyit dan jahe.

Anda bisa merebus kunyit atau jahe, dan meminum air rebusannya. Anda juga dapat mencampurkannya ke dalam secangkir teh hangat.

Sebagian besar batuk kering bukanlah penyakit serius. Kondisi ini umumnya bisa mereda dalam waktu satu sampai dua minggu.

Jika obat batuk kering yang Anda gunakan tidak manjur dan batuk tidak juga mereda, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan diagnosis mengenai pemicu batuk kering dan memberikan pengobatan yang sesuai.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324912.php
Diakses pada 15 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-dry-cough
Diakses pada 15 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed