Mengenal Ciri-ciri Cinta Monyet yang Biasa Terjadi pada Remaja


Cinta monyet adalah perasaan romantis pertama yang muncul saat kematangan usia belum sempurna. Umumnya, cinta monyet tidak menuntut komitmen jangka panjang.

(0)
04 May 2020|Azelia Trifiana
Ciri-ciri cinta monyetCinta monyet sering timbul saat remaja
Pernahkah Anda mengalami cinta monyet? Bagi sebagian besar orang, crush atau cinta monyet mereka rasakan saat berusia remaja. Ini adalah perasaan romantis pertama yang muncul saat kematangan usia belum sempurna. Artinya, ciri-ciri cinta monyet adalah tidak ada komitmen jangka panjang.Namun menariknya, cinta monyet bisa terasa begitu intens dan membuat seseorang berbunga-bunga. Jika ada perasaan yang terwakili dengan munculnya kupu-kupu di perut, cinta monyet adalah salah satunya.

Apa itu cinta monyet?

Meskipun terasa menggemaskan dan manis pada saat merasakannya, cinta monyet bukan hal yang pasti berlangsung permanen. Akan ada perubahan perasaan seiring dengan berjalannya waktu.Bagi remaja, sangat mudah untuk merasakan apa itu cinta monyet. Mereka dengan mudah bisa tertarik pada orang lain karena berbagai faktor. Entah itu karena penampilan fisik, kecocokan, atau komunikasi yang intens.Cinta monyet juga dapat berupa obsesi. Obsesi yang didefinisikan di sini adalah rasa kagum yang dicirikan oleh harapan yang tidak realistis akan gairah bahagia tanpa pertumbuhan dan perkembangan positif. Hal ini dapat berbentuk kurangnya kepercayaan, kurangnya loyalitas, kurangnya komitmen, dan kurangnya timbal balik.

Ciri-ciri cinta monyet

Tak hanya perasaan saja, tubuh juga bisa mengalami perbedaan ketika mengalami cinta monyet. Beberapa ciri-ciri cinta monyet di antaranya:
  • Tak berhenti menatap atau curi pandang

Ketika merasakan cinta monyet, seseorang sebisa mungkin akan mencari cara agar bisa melihat atau setidaknya curi-curi pandang kepada orang yang ditaksirnya. Bahkan meski harus melakukan hal di luar jadwal atau kesehariannya.
  • Merasa “melayang”

Sangat normal ketika cinta monyet membuat seseorang merasa “melayang” dan tidak bisa berpikir jernih. Otak seseorang yang tengah merasakan jatuh cinta bekerja sama seperti orang yang baru mengonsumsi kokain. Substansi yang berperan dalam hal ini adalah dopamine.
  • Selalu memikirkan orang yang ditaksir

Bahkan saat situasi tak memungkinkan untuk melihat langsung orang yang ditaksir, remaja yang sedang mengalami cinta monyet selalu memikirkannya. Bahkan, mereka bisa dengan sengaja melihat foto, video, atau profil media sosial gebetan. Ini terjadi karena otak melepas hormon “love drug” atau phenylethylamine.
  • Ingin membahagiakan

Meskipun hanya cinta monyet, pengorbanan hingga perlakuan bisa tidak main-main. Termasuk, melakukan segala hal yang sekiranya bisa membahagiakan orang yang ditaksir. Misalnya dengan memberi kado, membawakan makanan kesukaan, atau sekadar memberi pujian setiap hari.
  • Merasa stres

Meskipun beberapa ciri-ciri cinta monyet di atas menyenangkan, ada pula rasa yang negatif dan sangat mungkin terjadi yaitu merasa stres. Terlebih, jika cinta monyet yang dirasakan bertepuk sebelah tangan atau tidak berbalas dengan rasa yang sama. Hal ini bisa membuat orang uring-uringan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Berapa lama cinta monyet berlangsung?

Tentu cinta monyet bukan seperti makanan yang sudah tertera jelas kapan masa kedaluwarsanya. Artinya, tidak ada petunjuk kapan seseorang akan berhenti merasakan cinta monyet.Menariknya lagi, orang yang sedang mengalami cinta monyet akan merasa bahwa inilah cinta yang mereka nanti-nantikan dan akan berlangsung selamanya. Faktanya, hal itu tidak tepat. Akan ada episode-episode kehidupan lain yang mengakhiri cinta monyet. Terkadang, episode ini dipenuhi drama patah hati.Mengenal apa itu cinta monyet adalah hal normal, bahkan sehat untuk seseorang. Belum lagi betapa menyenangkannya merasakan berbagai sensasi dan euforia dalam fase cinta monyet.Terlepas dari betapa menyenangkannya perasaan saat mengalami cinta monyet, beberapa hal ini bisa menjadi bekal saat mengalami patah hati:
  • Boleh merasa sedih

Tidak ada salahnya merasa sedih ketika merasa patah hati saat gebetan memilih orang lain atau tidak membalas perasaan cinta monyet yang sama. Luapkan emosi yang dirasakan di fase ini, sama seperti patah hati sungguhan. Namun beri batasan berapa lama merasa sedih dan kembali melanjutkan kehidupan.
  • Jaga jarak

Sebisa mungkin, jaga jarak dengan orang yang disukai. Tak hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia maya seperti berhenti melihat akun media sosial mereka. Lama kelamaan, kebiasaan ini akan membantu melupakan cinta monyet.
  • Bertemu orang baru

Jangan habiskan waktu terlalu lama untuk meratapi cinta monyet, tapi justru perluas jaringan dengan bertemu orang baru dan mencoba aktivitas yang tak kalah menarik. Pastinya, pilih kegiatan yang positif dan sebisa mungkin tidak beririsan dengan gebetan.

Catatan dari SehatQ

Merasakan cinta monyet adalah hal yang sehat dan sepenuhnya manusiawi. Nikmati saja fase ini karena suatu saat nanti akan menjadi kenangan yang meskipun tidak happy ending, setidaknya menyenangkan dan menjadi memori tak terlupakan di masa remaja.
percintaanmenjalin hubunganputus cinta
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/ca/blog/making-the-grade/201011/is-it-just-puppy-loveDiakses 17 April 2020Independent. https://www.independent.co.uk/life-style/love-11-scientific-signs-romance-relationships-attraction-a7944751.htmlDiakses 17 April 2020Love Panky. https://www.lovepanky.com/love-couch/broken-heart/how-long-does-a-crush-lastDiakses 17 April 2020Psychcentral. https://psychcentral.com/lib/love-versus-infatuation/Diakses 23 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait