Pria Masih Perjaka atau Tidak, Apakah dapat Dibedakan?

0,0
19 Jul 2021|Rhandy Verizarie
Anda tentu sudah tidak asing dengan yang namanya tes keperawanan wanita. Tes ini kerap kali menjadi kontroversi, Namun, bagaimana dengan tes keperjakaan? Bisakah tes ini membedakan pria yang perjaka dengan yang tidak? Simak penjelasannya berikut ini. 

Apa itu perjaka?

Jika menilik pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, perjaka berarti seorang laki-laki yang belum berumah tangga. Namun, makna itu mungkin sedikit berbeda dengan yang berkembang di masyarakat.Kebanyakan orang mengamini bahwa perjaka memiliki arti seorang pria yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Alih-alih kondisi medis, perjaka sejatinya merupakan sebuah konsep dalam tatanan sosial dan budaya masyarakat.Akan tetapi, definisi pria perjaka pun sebenarnya masih abu-abu. Hal ini tentunya berhubungan dengan sudut pandang dan pemikiran orang mengenai hubungan seksual itu sendiri. Ada yang menganggap bahwa yang dinamakan hubungan seks adalah ketika penis melakukan penetrasi ke dalam vagina. Namun, ada juga yang beranggapan bahwa stimulasi seks yang diberikan pasangan, seperti hand job ataupun seks oral, sudah bisa dikatakan sebagai hubungan seks.Jadi, status perjaka pada seorang sangat bervariasi, bergantung bagaimana konsep kepercayaan masyarakat yang ada di sekitarnya, juga cara pria itu sendiri mendefinisikan keperjakaan. 

Apakah pria perjaka dan tidak bisa dibedakan?

Apakah kita bisa membedakan mana pria yang masih perjaka dan mana yang tidak? Jawabannya adalah tidak, jika yang dijadikan tolak ukur adalah penampakan atau kondisi fisik.Hal ini sebenarnya satu prinsip dengan keperawanan wanita. Keduanya tidak bisa dibedakan dan dinilai secara fisik, karena konsep keperjakaan dan keperawanan yang dipegang setiap orang berbeda-beda.Tes keperawanan sendiri hingga saat ini masih menjadi perdebatan. Pasalnya, kondisi selaput dara yang dijadikan acuan untuk mengetahui wanita masih perawan atau tidak adalah suatu kekeliruan. Selaput dara robek tidak bisa serta-merta mengindikasikan wanita sudah pernah melakukan hubungan seks (jika hubungan seks menjadi tolok ukur indikasi keperawanan atau keperjakaan). 

Apakah ada tes keperjakaan untuk pria?

Tidak ada tes keperjakaan untuk pria. Jika Anda menemukan ada suatu perusahaan atau institusi yang menerapkan cara tes perjaka sebagai salah satu syarat untuk diterima bekerja, sama seperti tes keperawanan, hal tersebut merupakan suatu kekeliruan. Kecuali Anda bertanya langsung pada pria yang bersangkutan dan ia bersedia untuk menceritakannya, Anda tidak akan tahu perbedaan pria perjaka dan tidak perjaka.

Mitos seputar pria perjaka

Ada mitos yang beredar di masyarakat bahwa pria sudah tidak perjaka sebenarnya dapat dikenali melalui sejumlah tanda. Apa saja mitos ciri lelaki yang ‘katanya’ tidak perjaka tersebut?

1. Tidak gugup saat bercinta

Konon, pria yang masih perjaka akan terlihat gugup ketika baru pertama kali bercinta. Namun, hal ini tidak bisa dibenarkan. Faktanya, setiap orang memiliki kontrol psikologis yang berbeda-beda. Ada pria yang meskipun baru berhubungan seks untuk pertama kalinya, tapi tetap terlihat tenang.Sebaliknya, ada pria yang tetap saja merasa gugup saat bercinta dengan pasangannya kendati ia sudah sering melakukannya. 

2. Bisa melepas bra wanita dengan mudah

Bisa melepas bra wanita dengan mudah juga disebut-sebut sebagai tanda pria sudah tidak perjaka. Hal ini masih berkaitan dengan mitos sebelumnya, yakni pria tidak merasa gugup jika memang sudah pernah berhubungan seks sebelumnya.Lagi-lagi, hal ini adalah anggapan yang keliru. Bisa saja pria tersebut memang baru pertama kalinya berhubungan seks, tetapi karena ia bisa mengontrol diri, membuka bra pasangan bukanlah hal yang sulit.

3. Tidak mengalami ejakulasi dini 

Sudah tidak perjaka disebut-sebut membuat pria tidak akan mengalami yang namanya ejakulasi dini. Faktanya, cepat atau tidaknya air mani keluar dipengaruhi oleh sejumlah faktor.Perasaan senang, antusias, tidak sabar, hingga gugup faktanya dapat membuat pria mengalami ejakulasi dini saat bercinta, terlepas dari kegiatan ini baru pertama kali dilakukan olehnya atau tidak.Selain itu, pria yang sudah pernah berhubungan seks pun tidak lepas dari risiko ejakulasi dini.Ini karena ejakulasi dini terjadi akibat sejumlah gangguan medis, seperti:
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes
  • Gangguan prostat
  • Gangguan hormon
Jadi, pria yang dalam kondisi sehat dan dapat mengontrol diri dengan baik bisa saja tidak mengalami ejakulasi dini kendati ia baru pertama kali berhubungan intim. 

Catatan dari SehatQ

Tidak ada cara untuk membedakan pria masih perjaka atau tidak. Satu-satunya cara untuk mengetahui hal tersebut adalah dengan menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.Jika masalah “status” ini cukup membuat hubungan Anda dan pasangan terganggu, kuncinya adalah di komunikasi. Berikan pemahaman kepada pasangan Anda dan berbicaralah secara terbuka.Punya pertanyaan seputar kesehatan pria? Anda bisa chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play. 
hubungan seksualkesehatan priareproduksi pria
Columbia University. https://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/male-virginity-detectable Diakses pada 1 Juli 2021One How To. https://relationships.onehowto.com/article/how-to-tell-if-a-man-is-a-virgin-or-not-5999.html Diakses pada 1 Juli 2021Times. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/photo-stories/5-classic-signs-that-tell-if-a-man-is-virgin/photostory/64050802.cms Diakses pada 1 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait